Kualitas sebuah karya lahir dari ragam usaha dan kerja keras yang saling bergantungan satu sama lain, mulai dari usaha yang besar hingga berbagai keputusan kecil yang bahkan tak terlihat. Seperti halnya di balik mobil yang melesat di lintasan Formula One™, terdapat perhitungan panjang yang menentukan setiap geraknya. Begitu pun dalam pembuatan whisky, ketika karakter rasa terbentuk melalui lintasan panjang waktu, pemilihan kayu, dan ketelitian dalam meracik setiap elemennya.
BACA JUGA: Bagaimana Jika Hotel Paling Elegan di Dunia Ternyata Berwujud Sebuah Kapal Pesiar?
Kesamaan pandangan tentang pentingnya detail dalam menciptakan sesuatu yang luar biasa inilah yang mempertemukan Glenfiddich dan Aston Martin Formula One™ Team. Memasuki tahun kedua kemitraannya, keduanya memperkenalkan Glenfiddich & Aston Martin Formula One™ Team 16-Year-Old Limited-Edition Release No. 2, sebuah single malt Scotch whisky berusia 16 tahun yang dimatangkan melalui lima jenis cask.
Dua Keahlian dengan Satu Cara Pandang
Di balik rilisan ini, ada Brian Kinsman, Malt Master Glenfiddich, dan Adrian Newey, sebagai Managing Technical Partner Aston Martin Formula One™ Team. Keduanya bekerja pada bidang berbeda, akan tetapi dapat sama-sama membayangkan hasil akhir jauh sebelum karya mereka hadir dalam wujud yang utuh.
Brian memilih dan memadukan karakter whisky yang berkembang selama proses maturasi. Sementara itu, Adrian merancang aliran udara bagi mobil yang bahkan belum hadir di lintasan. Jika salah satunya bekerja dengan waktu dan karakter, yang lain mengandalkan perhitungan teknis dan performa. Keduanya kemudian dipertemukan dalam kesamaannya akan perhatian terhadap keputusan-keputusan kecil yang menentukan hasil akhir.
Kolaborasi multi-tahun ini diumumkan pada November 2024. Bagi Glenfiddich, perhatian terhadap proses berakar pada tradisi panjangnya sejak didirikan William Grant di Dufftown, Skotlandia, pada 1887. Warisan tersebut seolah masih memeluk erat karya-karya Glenfiddich, bahkan hingga masa kini melalui paduan dengan eksplorasi rasa baru yang terkandung di Release No. 2.
Lima Cask dalam Satu Racikan
Dalam pembuatan whisky, jenis kayu atau cask turut membentuk aroma, rasa, dan tekstur. Tantangannya bukan hanya perihal menggabungkan karakter berbeda, melainkan menyatukannya tanpa membuat salah satunya mendominasi.
Pada Release No. 2, Brian memadukan karakter fruit-led khas Glenfiddich dengan pengaruh first-fill bourbon barrels, Port pipes, Oloroso sherry casks, dan wine casks, sebelum memberikan sentuhan akhir melalui Fino sherry butts. Perpaduan ini membangun lapisan rasa yang kaya, mempertemukan karakter buah dan manis yang datang dari sentuhan kayu oak yang lebih tegas.
“Performa yang menentukan sering kali lahir dari sesuatu yang tidak langsung terlihat,” tutur Brian, menggambarkan kesamaannya dengan pendekatan Adrian. Seperti keputusan-keputusan kecil di balik mobil balap, setiap elemen dalam racikan whisky perlu menemukan tempatnya agar membentuk satu kesatuan yang seimbang.
Menelusuri Lapisan Rasa
Karakter Release No. 2 disambut dengan aroma buah matang dan nuansa bunga, diikuti sentuhan marzipan serta kulit yang dipoles. Dengan sedikit tambahan air saat dicicipi, nuansa buah segar dalam aromanya dapat terasa lebih menonjol.
Saat mencicipi racikan spesial ini, kelembutan teksturnya seolah berpadu dengan rasa manis buttery toffee dan gula tebu yang dikaramelisasi. Di balik lapisan manis tersebut, turut hadir tanin kayu oak yang kering, memberi kontras pada karakter rasanya. Perpaduan ini diakhiri dengan sentuhan manis bernuansa oak yang bertahan lama, meninggalkan kesan hangat setelah tegukan terakhir.
Membawa Perayaannya ke Jakarta
Peluncuran Release No. 2 turut dirayakan di Jakarta melalui An Evening Beyond di SKYE, pada 10 Oktober 2026. Berlatarkan citylight indah ibu kota yang terlihat dari ketinggian, acara ini menghadirkan welcome cocktail, sesi guided whisky tasting, dan canapé pairing. Selain mencicipi si pemeran utama yakni rilisan terbarunya, sesi pencicipan turut memperkenalkan Glenfiddich Solera Vat Aged 15 Years dan Glenfiddich Small Batch Aged 18 Years.
Melalui Release No. 2, Glenfiddich dan Aston Martin Formula One™ Team mempertemukan dua dunia yang bertumpu pada kesabaran, presisi, dan perhatian terhadap detail.
Lewat karakter rasanya yang berlapis, Release No. 2 menerjemahkan gagasan di balik kolaborasi ini bahwa, keistimewaan tidak selalu terletak pada satu elemen, melainkan pada bagaimana setiap detail berpadu menjadi satu kesatuan.
BACA JUGA:
Apakah Kita Semua Mengalami Trauma akibat Reboot?
Art Jakarta 2026 Kembali Hadir Oktober Ini dengan 75 Galeri
(Penulis: Bunga A. Hara; Foto: Courtesy of Glenfiddich; Edited by SS)
