Di balik gemerlap dunia mode dengan ragam jenis busananya, ada kemeja putih yang menyimpan makna begitu berarti, kemeja yang dijahit dari kreativitas, kolaborasi, dan dari kepedulian bersama. Melalui kepiawaian tangan 22 desainer, bentuk busana yang sangat sederhana dan universal ini menyimpan makna yang jauh melampaui nilai estetikanya, bahkan jahitan kemeja tersebut turut merajut harapan bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur.
BACA JUGA: Art Jakarta 2026 Kembali Hadir Oktober Ini dengan 75 Galeri
Semangat itulah yang diwujudkan oleh Indonesian Fashion Designer Council (IFDC) lewat IFDC Pop-Up Store Installation. Melalui kampanye "Shop with Impact", IFDC bersama uluran tangan para mitra lainnya berhasil merajut kepedulian hingga mencapai 208.752.900 rupiah yang kemudian dananya akan digunakan untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana.
Dana itu diserahkan secara resmi kepada YCAB Foundation, mitra penyalur bantuan, melalui pertemuan intim bersama awak media di MeraDelima Restaurant, Jakarta pada Selasa, 20 Oktober 2026. Veronica Colondam, Founder sekaligus CEO yayasan tersebut turut hadir ditemani para perwakilan IFDC, yakni Sjamsidar Isa, Sebastian Gunawan, Liliana Lim, dan Wilsen Willim.
Kemeja Putih dengan Ragam Cerita
Sepanjang tanggal 2 hingga 30 September 2026, Lower Ground Senayan City telah menjelma menjadi ruang bagi karya para desainer IFDC untuk bertemu dengan publik. Dengan material yang didukung Cotton USA, para desainer menafsirkan kemeja putih yang sama lewat perspektif dan pendekatan yang berbeda, menjelajahi siluet, konstruksi, dan detail, lalu turut membubuhkan karakter personal masing-masing pada setiap helainya.
Hasil penjualan dari karya-karya tersebut akan dialokasikan sebagai bantuan dana bagi mereka yang terdampak di Flores. Lewat Shop with Impact, kini berbelanja tak hanya menjadi bentuk apresiasi bagi para desainer, tetapi juga membuka kesempatan bagi publik untuk turut serta mengulurkan tangan membantu saudara setanah air yang tengah dalam kondisi kurang beruntung.
Bergandengan Tangan, Memperluas Arti Sebuah Karya
Bagi IFDC, penyerahan ini menjadi bagian penting dari perjalanannya, berawal dari karya yang semula hanya dinikmati lewat pajangan dan busana yang dikenakan. Kini, nilainya jauh lebih bermakna karena membawa manfaat bagi mereka yang membutuhkan.
Kolaborasi yang terjalin pada program istimewa ini turut menjadi pembuktian bahwa ketika berbagai pihak saling bergandeng tangan maka kekuatan dan tujuan dari niat baiknya akan tersalurkan dengan baik dan mampu memberi dampak yang jauh lebih baik pula.
BACA JUGA:
Sedang Kehilangan Motivasi dalam Karier? 7 Buku Inspiratif untuk Kembali Mencintai Pekerjaan
Apakah Kita Semua Mengalami Trauma akibat Reboot?
(Penulis: Bunga A Hara; Edited by JM; Courtesy of: IFDC)
