Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Membedah Makna Sebenarnya Lagu Oceans and Engines dari Niki 

"Oceans & Engine" is sure to make you sob once you hear it and gain a deeper understanding of the meaning behind the lyrics.

Membedah Makna Sebenarnya Lagu Oceans and Engines dari Niki 
Courtesy of Instagram/@nikizefanya

Rentetan rilisan lagu Nicole Zefanya, atau yang dikenal dengan nama panggung Niki, memang tidak pernah mengecewakan para pendengar setia lokal dan global. Pada jajaran lagu teratas di profil platform streaming musik seperti Apple Music atau Spotify miliknya, track berjudul "Oceans & Engines" dari album Nicole tampak menempati posisi atas tersebut. Lebih dari sekadar musik yang bermelodi indah, makna lagu "Oceans & Engines" Niki tersimpan dalam hati pendengar karena merepresentasikan realita pahit perjalanan cinta yang berkaitan dengan perpisahan.

Bagi Anda yang baru mulai mendengarkan "Oceans & Engines" atau sudah familier dan ingin mengupas lebih dalam makna tersimpan di balik lirik-liriknya, simak paparan di bawah ini!

Makna Lagu "Oceans & Engines" dari Niki tentang Perpisahan yang Tak Terhindarkan

Bukan sebuah rahasia jika Niki selalu berhasil membawa pendengarnya ikut hanyut dalam melodi dan lirik yang mengusung kisah cinta. Dari deretan lagu cinta yang dirilisnya, "Oceans & Engines" bisa disebut sebagai salah satu lagu patah hati yang mampu mewakilkan sebuah hati yang tersayat karena suatu hubungan asmara yang tidak dapat dilanjutkan. Perpisahan antara dua sejoli yang tak terhindarkan dan proses melepaskan menjadi tema utama dari lagu rilisan tahun 2022 tersebut.

Penjelasan arti lagu "Oceans & Engines" Niki beserta maknanya diinterpretasikan oleh Bazaar seperti berikut ini:

1. Hubungan Cinta yang Berubah dan Tak Dapat Dilanjutkan

Realita pahit dari menjalin suatu hubungan romantis adalah perjalanannya yang tidak selalu penuh dengan pelangi dan matahari. Sepasang kekasih mungkin saja di mabuk cinta pada satu waktu, kemudian keadaan atau situasi dapat mengubah segalanya.

“How is it now that, somehow, you're a strangеr?

You were mine just yеsterday”

Dari potongan lirik "Oceans & Engines" milik Niki, hubungan yang semula penuh cinta dikisahkan berubah menjadi asing dan berujung kandas di tengah jalan. Lagu Barat tersebut menunjukkan suatu perpisahan menjadi tidak terhindarkan karena hubungan yang berakhir sudah tidak bisa diperbaiki atau dilanjutkan.

2. Berusaha Terlihat Baik-Baik Saja dan Keinginan dalam Diam untuk Terus Bersama

Di bagian awal lagu, Niki melantunkan lirik yang menunjukkan bahwa dirinya berlagak baik-baik saja dalam perpisahan tersebut, meskipun perasaannya bertolak belakang dari apa yang ditunjukkan.

“I pray the block in my airway dissipates

And instead deters your airplane's way”

Kenyataannya, hati dan napasnya justru terasa penuh sesak karena rasa sedih yang menghantui. Di balik itu semua, terdapat harapan di lubuk hati yang paling dalam, agar mereka bisa terus bersama dan ada sesuatu yang mungkin menghalangi kepergian sang kekasih.

3. Lika-liku Proses Penerimaan dan Melepaskan yang Membutuhkan Waktu

Ungkapan “People come and go” mungkin terasa mudah diucapkan. Namun, realitanya, merelakan seseorang tidaklah mudah, terutama pada suatu hubungan yang dipenuhi dengan kenangan baik. Makna lagu "Oceans & Engines" mewakilkan perasaan yang sulit saat mencoba menerima kenyataan hingga melepaskan seseorang terkasih bersamaan dengan kenangan yang diciptakan bersamanya.

Niki menuliskannya dalam bagian chorus,

“But I'm lettin' go

I'm givin' up the ghost”

Ia menggunakan kata "the ghost" sebagai metafora yang merujuk kepada sesuatu yang telah hilang atau lenyap dari hubungan tersebut.

Pada bagian lain dalam lagu ballad-nya tersebut, ditunjukkan berbagai cara untuk mendistraksi dirinya dari perasaan yang menyakitkan. Melalui lagu "Oceans & Engines", Niki membawa pendengar merasakan proses merelakan seseorang yang dicintai yang penuh dengan lika-liku dan membutuhkan waktu. Meskipun begitu, di balik sulitnya proses tersebut, ia meyakini bahwa semuanya akan menjadi baik-baik saja suatu saat nanti.

4. Mencintai Bukan Berarti Harus Memiliki

“But don't get me wrong

I'll always love you”

Perpisahan yang terjadi selalu menyisakan rasa cinta yang tidak dapat hilang begitu saja. Potongan lirik tersebut membuktikan bahkan setelah mencoba merelakan orang terkasih dan berusaha menerima situasi pahit, perasaan cinta yang kuat masih tetap dirasakan. Namun, makna lagu "Oceans & Engines" menegaskan bahwa terkadang mencintai bukan berarti harus memiliki sepenuhnya. Beberapa hubungan yang tidak dapat dilanjutkan perlu direlakan, sekalipun terasa berat.

5. Salam Terakhir untuk Berpisah dengan Cinta yang Hilang

Bagaikan sebuah surat yang disampaikan dalam bentuk musik, "Oceans & Engines" menjadi sebuah salam terakhir untuk berpisah dengan seseorang yang pergi dan membawa cintanya. Di bagian akhir lagu, Niki menutupnya dengan potongan lirik berikut:

“I marked the end with this last song I wrote

I'm lettin' go

This is the last falsetto

I'll ever sing to you, my great, lost love”

Sembari bergelut dengan perasaan yang pilu, lirik tersebut menampilkan sebuah akhir dari keinginan dan harapan untuk terus bisa bersama. Dalam lagu tersebut, ia menggunakan permainan kata seperti yang digunakan pada judul, "Oceans & Engines". Ia menyebutkan bahwa dirinya melepaskan rasa penasarannya ke "oceans" (samudra) dan mencoba menyalakan "engine"-nya (mesin) untuk melangkah ke depan.

Kisah Nyata di Balik "Oceans & Engines" yang Ditulis Niki saat Berusia 17 Tahun

Courtesy of Instagram/@nikizefanya

Melalui postingan Instagramnya saat sebelum lagu "Oceans & Engines" dirilis, Niki menyampaikan bahwa lagu ini ditulis pada tahun 2016 ketika ia masih berusia 17 tahun. Ia menyatakan bahwa kisah cinta dan perasaan yang disampaikan pada lagu tersebut merupakan sebuah kisah nyata yang diambil dari pengalaman pribadinya.

Di masa remajanya saat berada di bangku SMA, Niki mengalami patah hati besar disebabkan cinta pertamanya yang pindah selamanya. Akan terpaut jarak dan waktu, hubungannya harus berakhir begitu saja. Akhirnya ia mengalami perasaan menyakitkan karena harus berpisah, meskipun masih mencintai pasangannya saat itu.

Niki menyebutkan bahwa kisah yang penuh dramatisasi, naif, dan terasa polos tersebut menjadi sebuah kenangan indah ketika dirinya berusia 23 tahun. Tak disangka, kisah yang menginspirasi lagu "Oceans & Engines" itu kini telah didengarkan ratusan juta kali dan menjadi lagu sedih yang mewakili perasaan para pendengar dengan cerita yang sama.

Arti Judul "Oceans & Engines" dan Simbol Jarak dalam Lagunya

Courtesy of Spotify

Bagi sebagian orang yang mendengarkan lagu ini tanpa mengetahui konteks di baliknya, judul "Oceans & Engines" mungkin bisa terasa asing. Namun, sebenarnya, kedua kata tersebut merepresentasikan hal yang penting dari kisah cinta yang terpisahkan yang Niki coba sampaikan.

Arti Judul "Oceans & Engines"

“Oceans and engines, you're skilled at infringin'

On great love affairs”

Pada bagian tersebut, "oceans" atau samudra menjadi suatu gambaran jarak. Sementara "engines" atau mesin digunakan untuk merepresentasikan pergerakan yang berubah, bisa berupa pesawat seperti yang sempat disebutkan dalam salah satu bait lagunya.

Simbol Jarak pada Lagu

Niki mengambil inspirasi untuk membuat lagu ini berdasarkan kisah cinta yang kandas dikarenakan jarak yang memisahkan. Sebagai penulis lagu yang genius, dibandingkan menulis kata yang menunjukkan jarak secara eksplisit, ia menggunakan simbol "oceans" ke dalam lagu tersebut. Dalam "Oceans & Engines", samudra yang luas menjadi simbol dari jarak yang memisahkan keduanya dari kemungkinan untuk tetap terus bersama.

Hubungan "Oceans & Engines" dengan "Before", "High School in Jakarta", dan Album Nicole

Courtesy of Instagram/@nikizefanya

Lagu "Oceans & Engines" pada album Nicole merupakan versi remake dari postingan orisinalnya yang diunggah di saluran YouTube lama Niki, “nzee24”. Sebagai bagian dari album Nicole, "Oceans & Engines" merupakan single lagu promosi bersama dengan "Before" dan "High School in Jakarta". Menariknya, Niki menghubungkan ketiga lagu tersebut secara menarik melalui masing-masing video musik yang dirilisnya.

Semuanya diawali dari lagu "Before" yang menarasikan sebuah hubungan jarak jauh yang terasa berubah dan berbeda dari yang diharapkan. Pada video musik "Before", Niki memerankan pemeran wanita utama yang merasa hubungannya berada di ambang keruntuhan. Kemudian, narasi cerita dari video musik tersebut dilanjutkan pada "Oceans & Engines" yang lebih menitikberatkan pada proses menerima dan merelakan perpisahan yang terjadi.

Video musik "Oceans & Engines" mengambil latar belakang yang sama dengan "Before", tetapi menggambarkan imajinasi yang diharapkan dibandingkan dengan kenyataan yang terjadi. Namun tidak selesai di situ, Niki menghadirkan video musik "High School in Jakarta" yang menjadi prequel dari kedua lagu sebelumnya untuk menampilkan bagaimana pertama kali kisah cinta mereka bersemi. Ketiga musik video tersebut pun memiliki simbol-simbol yang saling berkaitan satu sama lain, salah satunya seperti gerakan hand shake yang kerap dilakukan keduanya.

(Edited by SW)