Algoritma media sosial terkadang memiliki cara unik untuk memahami apa yang disukai audiens. Baru-baru ini, kita melihat sesuatu yang berbeda di linimasa. Banyak orang mulai tertarik dengan Traditional Chinese Medicine dan akupuntur. Ini menarik, terutama di tengah tren perawatan kulit modern seperti red light therapy, laser, dan cryotherapy. Wellness sudah lama menjadi topik hangat di industri kecantikan, tetapi sekarang maknanya semakin luas dan tidak hanya tentang perawatan modern.
BACA JUGA: The Bvlgari Spa di Bvlgari Resort Bali Hadirkan Pengalaman Wellness Baru Bersama Augustinus Bader
Kemajuan teknologi kecantikan tidak membuat metode tradisional dilupakan. Justru, metode tradisional kini kembali populer dan hidup berdampingan dengan inovasi terbaru. Pada era di mana teknologi menawarkan solusi cepat, ritual tradisional hadir untuk memberikan ketenangan batin dan kesadaran diri yang lebih dalam.
Untuk memahami fenomena ini, kami melakukan survei tentang minat terhadap perawatan alami dan holistik. Hasilnya menunjukkan bahwa lebih dari 48 persen responden lebih memilih metode tradisional. Sementara itu, 17 persen memilih perawatan yang sepenuhnya menggunakan teknologi, dan 35 persen lainnya menggunakan keduanya.
Survei ini menunjukkan bahwa orang-orang semakin tertarik dengan metode tradisional tanpa meninggalkan metode modern. Data ini juga menunjukkan bahwa banyak orang menggunakan keduanya secara bersamaan. Kami juga menemukan bahwa 43 persen responden tertarik dengan pendekatan holistik sebagai bentuk self-care. Banyak dari mereka yang sudah mencoba praktik ini dalam keseharian, sementara yang lain berminat untuk mencobanya.
Kami juga berbincang dengan seseorang yang telah mencoba teknologi kecantikan, tetapi kini lebih banyak memasukkan praktik tradisional ke dalam rutinitasnya. “Saya awalnya tertarik dengan perawatan berbasis teknologi karena hasilnya yang cepat dan instan,” katanya. “Tapi kemudian saya merasa jenuh karena harganya mahal dan beberapa perawatan memiliki downtime yang lama.” Setelah itu, ia mulai mencari pendekatan perawatan lainnya dan menemukan metode holistik. Ia juga mencoba akupunktur dan bekam yang menawarkan pendekatan natural terhadap tubuh. “Dengan treatment seperti itu, saya merasa badan jadi lebih sehat dan alami,” tambahnya.
Destinasi Alternatif
Fenomena ini juga tercermin di industri wellness global, di mana semakin banyak hotel dan resor menghadirkan ritual perawatan berbasis pendekatan tradisional. Bazaar pun merangkum beberapa destinasi yang menawarkan pengalaman tersebut.
1. Chuan Spa The Langham, Jakarta
Berlokasi di lantai enam The Langham, Jakarta, spa ini mengusung filosofi Traditional Chinese Medicine (TCM) melalui berbagai perawatan holistik. Mulai dari Chuan Balancing Massage yang memanfaatkan teknik akupresur untuk melancarkan aliran energi (Qi), Chuan Yu Facial dengan teknik gua sha dan batu giok, hingga Chuan Signature Foot Treatment yang memadukan akupresur, refleksi, herbal tradisional Tiongkok, dan hot pads untuk membantu mengembalikan keseimbangan tubuh.
2. Sculptify, Jakarta
Berlokasi di Jakarta, Sculptify mengusung pendekatan wellness holistik yang berfokus pada kesehatan lymphatic system dan nervous system sebagai fondasi tubuh yang optimal. Menurut Christma Nathali, Founder Sculptify Indonesia, keseimbangan kedua sistem tersebut tidak hanya mendukung bentuk tubuh, tetapi juga memperkuat imunitas, menstabilkan stres, dan meningkatkan proses pemulihan. Beragam perawatan yang ditawarkan meliputi somatic massage, myofascial release, bioenergetic work, hingga spinal energetics untuk membantu melepaskan ketegangan fisik maupun emosional melalui pendekatan yang lembut dan noninvasif.
3. Layan Life by Anantara, Thailand
Layan Life by Anantara memadukan pengobatan tradisional Thailand dengan pendekatan wellness modern. Berlandaskan prinsip phaet phaen boran, setiap perawatan memanfaatkan pijat nuad boran, herbal lokal, dan kompres hangat aromatik untuk menyeimbangkan energi tubuh. Seluruh pengalaman dirancang berdasarkan filosofi empat elemen melalui konsep life Method yang berfokus pada pemulihan dan keseimbangan tubuh secara holistik.
4. Ananda in the Himalayas, India
Berada di kaki Pegunungan Himalaya, Ananda in the Himalayas merupakan wellness retreat yang memadukan Ayurveda, yoga, dan meditasi dalam pendekatan holistik. Programnya mencakup terapi Panchakarma, herbal, serta perawatan khas seperti Shirodhara dan Abhyanga yang membantu menenangkan sistem saraf, meredakan stres, dan mengembalikan keseimbangan tubuh.
5. Meraki Holistic Health, Australia
Meraki Holistic Health menawarkan pendekatan wellness holistik melalui akupunktur dan pengobatan herbal Tiongkok. Perawatan ini dirancang untuk membantu meredakan nyeri, menyeimbangkan aliran energi, mendukung sistem imun, pencernaan, dan hormon, sekaligus membantu mengelola stres serta meningkatkan kesehatan secara menyeluruh.
BACA JUGA:
Retret Wellness ala Knai Bang Chatt Siap Menyambut Anda di Kamboja
5 Destinasi Spa Mewah di Bali yang Penuhi Jiwa dengan Keindahan
Baca artikel beauty Bazaar yang berjudul “Kembali ke Akar” yang terbit di edisi cetak Harper’s Bazaar Indonesia - Mei 2026; Penulis Emily Naima ; Alih Bahasa; Kirana Anindya Foto: Courtesy of Dok. Bazaar
- Tag:
- wellness
- beauty
- mental health
