Coach memperkenalkan Coach Pure Platinum, wewangian terbaru untuk pria yang lahir dari energi New York City. Kota besar ini memiliki sebuah karakter dimana orang-orang di dalamnya berpindah dari satu versi diri ke versi lain, dari keramaian ke momen sunyi di antara dua kereta bawah tanah. Di situlah Coach Pure Platinum lahir, sebagai pendamping bagi setiap pria untuk mengekspresikan dirinya, menjalani hidupnya sepenuhnya, dan menuliskan kisahnya sendiri.
BACA JUGA: Pancaran Kilau Feminitas Modern Bersama Coach Gold
“Who Am I?” Menurut Omar Apollo
Coach memilih Omar Apollo sebagai global ambassador barunya bukan tanpa alasan. Ada sesuatu dalam caranya menjalani karier dan identitas yang beresonansi dengan satu pertanyaan sederhana: "Who Am I?”
Dalam kampanyenya bersama Coach, pertanyaan itu dijawab oleh Omar Apollo lewat pecahan-pecahan momen dan ekspresi yang dialaminya. Dari momen penuh energi hingga melambat menjadi jeda yang lebih dalam dan personal. Ia memegang ceritanya sendiri dengan percaya diri, ketenangan, dan membiarkan Coach Pure Platinum turut hadir menemani dalam setiap jejaknya.
Coach Pure Platinum dibuka dengan lavender, apel, dan mandarin segar, sebuah kombinasi yang memberi kesan bersih dan energetik sejak semprotan pertama. Rum absolute kemudian hadir di tengah, membawa kehangatan yang lebih matang diimbangi oleh orange flower dan moss yang menambah kedalaman tanpa menghilangkan kesegaran di atasnya. Di akhir, ambrox dan cedarwood mengendap woody dan musky, meninggalkan jejak yang magnetis dan bertahan lama.
Sebuah komposisi aromatik yang bergerak dengan jelas dari satu fase ke fase berikutnya, tanpa kehilangan karakter di sepanjang perjalanannya.
Kemasan Coach Pure Platinum berbicara dalam bahasa yang sama dengan wanginya. Sebuah look yang sleek, tenang, namun penuh detail. Finishing gunmetal pada botolnya memantulkan sesuatu yang familiar bagi siapa pun yang pernah menatap skyline New York.
Emblem Horse and Carriage, simbol signature Coach sejak awal perjalanannya, terukir langsung pada tubuh botol. Hangtag kulit menegaskan sisi heritage, sementara woven leather pada outer pack menjadi jembatan antara warisan craftsmanship dan sensibilitas yang lebih kontemporer. Hasil akhirnya adalah look yang tidak pernah terasa berlebihan, justru memberikan kesan chic yang muncul dari presisi dan kepercayaan diri.
Menjadi Banyak Hal, Tanpa Kehilangan Diri
Di tengah kebisingan kota yang tak pernah berhenti bergerak, New York tetap mengenali jantungnya sendiri. Coach Pure Platinum mengajak Anda untuk mengikuti energi itu, memegang setiap sisi dari diri Anda, yang tajam maupun yang lembut, dan membawanya ke mana pun kisah Anda selanjutnya membawa.
Bukan definisi baru tentang pria maskulin yang ditawarkannya, melainkan sesuatu yang lebih menantang sekaligus lebih membebaskan. Coach dengan parfum terbarunya memberikan izin untuk tidak pernah selesai menjawab pertanyaan tentang diri sendiri.
Created by Harper's Bazaar Indonesia for Coach
BACA JUGA:
Merefleksikan Jati Diri Pria Modern Lewat Semerbak Aroma dari Coach For Men Eau de Parfum
27 Parfum Terbaru Hingga Terbaik untuk Setiap Pria
(Penulis: Elaine Mary; Foto: Courtesy of Coach)
