Harper’s Bazaar Indonesia kembali merayakan dunia sinema melalui proyek akbar yang sudah kembali di tahun keduanya, menghadirkan pengalaman yang tidak hanya sinematik tetapi juga penuh makna.
BACA JUGA: Bazaar Short Movie: Finding Ratna (Karya Nia Dinata)
Setiap tahunnya, Harper’s Bazaar Indonesia menghadirkan ruang bagi eksplorasi lanskap perfilman Indonesia yang terus berkembang. Di tahun ini, Harper’s Bazaar Indonesia mewujudkannya lewat sebuah film pendek berjudul Finding Ratna sebagai karya sinematik yang terasa lebih personal sekaligus berlapis secara historis. Berkolaborasi dengan Nia Dinata bersama Melyana Tjahyadikarta, film ini mengikuti upaya pencarian karya film pertama dari sutradara perempuan pertama Indonesia, Ratna Asmara.
Lebih dari sekadar pencarian arsip, Finding Ratna menjadi refleksi tentang bagaimana sejarah dapat dengan mudah terlupakan, sekaligus bagaimana ia bisa dihidupkan kembali melalui perspektif yang baru. Film ini membuka ruang diskusi tentang jejak perempuan dalam sinema, sekaligus menyoroti relevansi suara-suara yang selama ini terpinggirkan dalam membentuk narasi masa kini.
Rangkaian acara dimulai di Burger & Lobster Jakarta, di mana para tamu undangan yang terdiri dari pihak-pihak yang telah memberikan kontribusi dalam proyek ini tiba dan menikmati suasana santai sambil makan dan berbincang. Dalam kesempatan ini, para tamu undangan pun membagikan cerita dan pengalaman lewat salah satu signature talkshow Harper's Bazaar Indonesia, yakni Brunch with Dave Hendrik.
Setelah menikmati sajian demi sajian yang menggugah selera, para tamu undangan kemudian diajak bergeser menuju XXI Plaza Indonesia untuk melanjutkan acara utama. Di area bioskop, para tamu berkesempatan mengabadikan momen di red carpet sebelum memasuki studio.
Malam berlanjut dengan sambutan dari Ria Lirungan, Nia Dinata, Melyana Tjahyadikarta, serta Zamri Mamat selaku Chief Marketing Officer Plaza Indonesia yang menegaskan kolaborasi berkelanjutan antara Bazaar dan Plaza Indonesia sebagai ruang presentasi karya kreatif. Penayangan Finding Ratna pun menjadi momen utama yang menyatukan seluruh energi malam tersebut.
Dibintangi oleh Dira Sugandi, Faradina Mufti, Tissa Biani, Arswendy Bening Swara, Jerome Kurnia, Melissa Karim, dan Dave Hendrik, serta deretan cameo spesial dari figur-figur industri kreatif, film ini menjadi perayaan kolektif akan suara perempuan.
Setelah penayangan Finding Ratna dilanjutkan dengan screening The Devil Wears Prada 2. Lebih dari itu, malam tersebut menjadi pengingat bahwa setiap langkah yang diambil perempuan hari ini turut membuka jalan bagi perempuan lainnya, menciptakan ruang, memperluas kemungkinan, dan memastikan bahwa cerita-cerita yang berani akan terus menemukan tempatnya di masa depan.
Saksikan film pendek Finding Ratna yang kini sudah tayang di kanal YouTube Harper’s Bazaar Indonesia.
BACA JUGA:
Tales of Trilogy: Tiga Kisah, Satu Cinta untuk Film Indonesia
Mengenal Badan Perfilman Indonesia yang Kini Menuju Cannes untuk Pertama Kalinya
(Penulis: Alleia Anata; Edited by JM; Fotografer: Gustama Pandu & Lintang Sukmana)
