Seusai kemeriahan pernikahan Taylor Swift di akhir pekan Fourth of July, di mana ia dilaporkan mengenakan Dior custom karya Jonathan Anderson, sang desainer mempresentasikan koleksi Haute Couture Fall 2026-nya yang terinspirasi dari seniman dan pematung, Lynda Benglis. Pepohonan rimbun dan dedaunan hijau membalut seluruh runway, menjadi latar sempurna untuk riasan hijau keemasan yang diciptakan Peter Philips, direktur kreatif dan citra Christian Dior Makeup guna melengkapi elemen-elemen struktural di atas panggung.
"Untuk Haute Couture, Jonathan ingin para model tetap terlihat keren dan muda," ungkap Peter kepada Bazaar. "Kulit yang bercahaya tanpa terlalu banyak contouring dan highlighting yang natural membuat segalanya terasa sangat segar, muda, dan keren."
BACA JUGA: Jonathan Anderson Membawa Nuansa Baru Pada Dunia Riasan di Dior
Meskipun nuansa hijau biasanya identik dengan bulan-bulan yang lebih hangat, Peter Philips menghadirkan riasan mata hijau yang tak terduga di musim gugur sebagai look khas cool girl paling utama. "Eyeshadow hijau ini adalah interpretasi saya tentang warna-warna musim gugur." Setelah eyeliner kristal yang ia ciptakan untuk pertunjukan runway Dior Cruise 2027, Peter melanjutkan tren kilap-kilauannya dengan menciptakan berbagai tampilan mata hijau keemasan, menggunakan palet yang belum dirilis dari koleksi makeup Fall 2026 yang akan datang.
"Para model keluar dari kotak hitam ini menuju palet rona pakis dan dedaunan hijau di runway, jadi ketika mereka muncul dengan kilau di mata mereka, itu menangkap cahaya, dan tiba-tiba Anda akan memiliki momen seperti kembang api," tambahnya. "Ini memberikan efek kejutan."
Dalam palet baru dari koleksi makeup Fall 2026 yang akan datang, terdapat trio warna hijau, mulai dari chartreuse hingga sage pucat. Untuk tampilan kelopak mata berlapis emas penuh, Peter memilih warna chartreuse. "Warna ini terlihat lebih seperti emas-hijau dan menjadi lebih hangat serta lebih keemasan di mata," jelasnya. Untuk memperkuat tampilan mata berlapis emas tersebut, Peter menambahkan kilau keemasan yang nyaris tak terasa di atas warna chartreuse.
Model-model lainnya tampil dengan eyeliner grafis berwarna hijau gelap yang, menurut Peter, "melengkapi elemen struktural yang Anda temukan dalam kreasi Jonathan." Untuk tampilan runway yang lebih terstruktur, Peter menjaga tampilan mata tetap sederhana, dengan sedikit sentuhan eyeshadow berwarna merah muda salmon.
Peter juga menjaga tampilan wajah tetap minimalis, memperbanyak penggunaan skincare yang menghidrasi dan menciptakan lapisan tipis blush dengan mencampurkan pigmen persik dan merah muda bersama sedikit foundation, lalu meratakanya ke kulit. Meskipun Peter tidak menggunakan produk kontur atau teknik bayangan apa pun, ia menciptakan struktur pada wajah dengan Glassy Glow Stick dalam warna yang memberikan tekstur basah ketimbang kilau. Untuk bibir, Peter mengaplikasikan gloss merah muda sederhana, yaitu Dior Addict Lip Maximizer dalam nuansa merah muda.
Penata rambut Guido Palau juga mengikuti elemen struktural dari pertunjukan ini. Sementara beberapa model membiarkan rambut mereka panjang, halus, dan terselip di belakang telinga, yang lain mengenakan hiasan kepala berwarna perak atau emas metalik yang melengkapi koleksi dan riasan mata berkilau dengan sempurna.
BACA JUGA:
Membedah Koleksi Cruise Pertama Jonathan Anderson untuk Dior
Dioriviera 2026 Hadir dengan Nuansa Mediterania dalam Interpretasi Baru Jonathan Anderson
(Penulis: Katie Intner; Artikel ini disadur dari: BAZAAR US; Alih bahasa: Graceilla Alexandra; Foto: Courtesy of BAZAAR US)
