Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Bvlgari Menerjemahkan Perhiasan Jadi Wewangian di Salone Olfattivo Pertama di Asia Tenggara

Catatan sore intim Harper's Bazaar Indonesia bersama para BAZties, mencicipi petualangan sensorik aroma rasa batu mulia di Bvlgari Salone Olfattivo pertama di Asia Tenggara.

Bvlgari Menerjemahkan Perhiasan Jadi Wewangian di Salone Olfattivo Pertama di Asia Tenggara
Layout: Nisrina Nabila Benazir

Atmosfer sore di Plaza Indonesia terasa hangat saat Harper’s Bazaar Indonesia mengundang para BAZties untuk berkumpul dan mencoba langsung dimensi kemewahan terbaru dari Bvlgari. Ruangan butik seketika kian hidup dengan kehadiran sosok-sosok familier seperti Tini Sardadi, Aina Sardadi, Jenny Y. Kansil, Yukako, Theresia Tan, Ancilla, Juliana Yu, Asteria Elanda, Valeri Putri, hingga Caca Tengker.

BACA JUGA: The Bvlgari Spa di Bvlgari Resort Bali Hadirkan Pengalaman Wellness Baru Bersama Augustinus Bader

Foto: Courtesy of Roll Portraits


Bukan sekadar ajang biasa, sore itu para tamu diajak mengeksplorasi Salone Olfattivo pertama Bvlgari di Asia Tenggara. Ruang baru ini dirancang apik menjadi titik temu tempat garis batas antara perhiasan mewah dan dunia wewangian melebur. Di dalam butik yang didominasi elemen marmer dan semburat emas khas arsitektur Bvlgari Hotels di Roma ini, setiap botol parfum diperlakukan selayaknya berlian langka yang membawa napas filosofi khas Italian art of living.

Foto: Courtesy of Roll Portraits

Perjalanan para BAZties dimulai lewat pendekatan yang sangat personal, jauh dari meja konvensional tempat orang sekadar menyemprot parfum di atas kertas strip. Melalui sesi Bespoke Consultation, fokus pencarian bukan lagi tentang preferensi standar seperti wangi manis atau segar. Para pakar wewangian justru mengajak para tamu mengobrol santai untuk menggali kepribadian, memori, hingga aura yang ingin dipancarkan. Dari sanalah karakter aroma yang paling tepat dengan energi mereka dipetakan.

Foto: Courtesy of Roll Portraits


Antusiasme sore itu semakin terasa saat para tamu mulai menjelajahi lini Le Gemme, sebuah koleksi High Perfumery yang dikurasi khusus berdasarkan kemewahan batu mulia dunia. Karakter unik batu alam diaplikasikan ke dalam racikan aroma yang berkarakter kuat. Misalnya, Le Gemme Azaran yang memancarkan energi hangat lewat paduan saffron dan citrus khas batu red aventurine. Selain itu, varian lain seperti Le Gemme Kobraa hadir membawa sisi misterius dari black frankincense, disusul kehangatan sensual bourbon vanilla pada Le Gemme Orom, serta letupan segar Sichuan pepper dari Le Gemme Yasep.

Foto: Courtesy of Roll Portraits

Di antara seluruh koleksi permata tersebut, Le Gemme Tygar tetap berdiri sebagai salah satu ikon yang paling dicari secara global. Formulasi kontras antara kesegaran grapefruit dan kedalaman woody amber melahirkan sebuah penanda aroma yang karismatik. Bagi pencinta konsentrasi aroma yang lebih pekat dan melekat kuat di kulit, versi Tygar Extrait juga turut dicoba oleh para tamu di sini.

Foto: Courtesy of Roll Portraits

Foto: Courtesy of Roll Portraits


Sebagai penutup petualangan sensorik, sorotan lain jatuh pada Eau Parfumée Thé Impérial karya Master Perfumer Jacques Cavallier. Wewangian Citrus Musk yang awalnya dikembangkan secara eksklusif untuk lini Bvlgari Hotels & Resorts ini memadukan teh hitam Sri Lanka dengan kesegaran citrus Italia, sukses membawa ketenangan resor bintang lima langsung ke dalam genggaman para BAZties sebelum mereka menutup momen sore yang berkesan tersebut.

Foto: Courtesy of Roll Portraits


Foto: Courtesy of Roll Portraits

BACA JUGA:
Bvlgari Perkenalkan Eclettica, Babak Baru dalam High Jewelry

Lisa Blackpink Kenakan Koleksi Debut Bvlgari Eternal Vimini

(Edited by JM)