Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

10 Parfum Klasik yang Kembali Populer di Musim Panas 2026

Dari rumah parfum heritage hingga media sosial, kenali wewangian legendaris yang kembali naik daun musim panas ini.

10 Parfum Klasik yang Kembali Populer di Musim Panas 2026
Foto: Courtesy of BAZAAR UK

Ada sesuatu yang begitu menenangkan setiap kali kita kembali pada satu wewangian tertentu. Entah ia membawa kembali ingatan akan seseorang, sebuah tempat, atau fase tertentu dalam hidup, aroma memang punya cara tersendiri untuk membuka pintu emosi yang tak bisa ditandingi indra lain. Thierry Wasser, master perfumer Guerlain, bahkan menyebut parfum sebagai "bahasa dari indra." Wajar rasanya bila kita terus kembali pada wewangian yang sudah lama menjadi bagian dari cerita hidup kita, baik secara personal maupun kolektif.

BACA JUGA: 20 Parfum Rambut Terbaik untuk Musim Panas

Tren parfum memang datang dan pergi, mulai dari pistachio dan pisang, hingga daun tomat dan matcha. Namun beberapa aroma seolah punya cara sendiri untuk bertahan melampaui waktu. Menurut Thierry, wewangian paling ikonik tidak pernah mengejar tren, mereka bertahan berkat craftsmanship yang matang, keseimbangan sempurna, serta identitas yang tetap dikenali kapan pun ia ditemui.

Lantas, apa sebenarnya yang membuat sebuah parfum layak disebut klasik? Ternyata bukan semata soal usia. Parfum yang benar-benar timeless memiliki karakter aroma yang khas, cerita yang bertahan lama, serta kemampuan untuk tetap relevan lintas generasi. Alih-alih mengejar trends viral yang datang lalu menghilang dengan cepat, banyak legenda dunia perfumery justru sedang menikmati masa kebangkitannya kembali, dari kehangatan vanilla dan amber pada Shalimar milik Guerlain, hingga buket mawar yang lembut dari À la Rose karya Maison Francis Kurkdjian.

Fenomena ini didorong oleh rasa nostalgia, kebangkitan tren quiet luxury, serta apresiasi baru terhadap craftsmanship, yang membuat generasi masa kini menemukan wewangian legendaris untuk pertama kalinya. Di sisi lain, rumah-rumah parfum heritage pun mulai membuka kembali arsip mereka, sementara media sosial turut memperkenalkan karya-karya ikonik ini kepada audiens baru. Semua ini membuktikan satu hal: parfum klasik sejati tidak pernah benar-benar hilang.

Berikut adalah 10 Parfum Klasik yang Kembali Populer

1. Guerlain Shalimar L'Essence Eau de Parfum Intense

guerlain
Foto: Courtesy of BAZAAR UK

Baru genap berusia 100 tahun, Shalimar kini menikmati masa kejayaannya kembali, seiring komposisi vanilla dan amber yang mewah perlahan menggeser tren skin scent yang serba minimalis.

2. Estée Lauder Beautiful Eau de Parfum

estee
Foto: Courtesy of BAZAAR UK

Floral yang tampil mewah tanpa ragu, Beautiful telah menjelma menjadi warisan modern, menghadirkan semangat romansa dan perayaan sekaligus membungkus penggunanya dengan rasa percaya diri, kehangatan, dan keanggunan.

3. Maison Francis Kurkdjian À La Rose Eau De Parfum

maison
Foto: Courtesy of BAZAAR UK

Diciptakan oleh Francis Kurkdjian sebagai penghormatan pada kecintaan Marie Antoinette terhadap mawar, À la Rose kini ikut menikmati kembalinya tren floral elegan, menghadirkan rasa femininitas yang seolah timeless.

4. Chanel No5 Eau de Toilette Spray

chanel
Foto: Courtesy of BAZAAR UK

Dengan aroma citrus yang lebih cerah dan aldehida yang berkilau, versi Eau de Toilette dari Chanel No. 5 kini kembali diminati oleh para pencinta parfum yang mulai beralih ke interpretasi klasik yang lebih ringan dan segar.

5. Dior Poison Eau De Toilette

dior
Foto: Courtesy of BAZAAR UK

Perpaduan pekat plum, tuberose, melati, dan rempah eksotis ini pernah mendefinisikan era parfum power di dekade 1980-an. Kini, seiring aroma berani dan maksimalis kembali diminati, Poison pun ikut kembali populer.

6. Lancôme Trésor Eau de Parfum

lancome
Foto: Courtesy of BAZAAR UK

Seiring kecantikan era '90-an yang terus menginspirasi generasi baru, komposisi floral-amber elegan milik Trésor terasa sama relevannya hari ini seperti saat pertama kali diperkenalkan.

7. Clinique Aromatics Elixir Eau de Toilette

clinique
Foto: Courtesy of BAZAAR UK

Aroma chypre yang earthy dan didominasi patchouli tengah kembali menjadi sorotan. Namun bila Anda mencari yang memadukan kompleksitas timeless dengan signature yang sulit dilupakan, Aromatics Elixir tetap jadi jawabannya.

8. Diptyque L'Eau des Hespérides Eau de Toilette

diptyq
Foto: Courtesy of BAZAAR UK

Terinspirasi dari resep potpourri era Renaissance dan kisah mitologi Taman Hesperides, parfum pertama dari Diptyque ini lahir dari craftsmanship yang luar biasa serta cerita yang begitu menggugah, menjadikannya salah satu karya paling abadi dari rumah parfum ini.

9. YSL Opium Eau de Parfum

ysl
Foto: Courtesy of BAZAAR UK

Bagi Anda yang menyukai aroma berani, spicy, dan mewah tanpa kompromi, Opium dari Yves Saint Laurent adalah jawabannya. Smoky, menggoda, dan pernah menjadi simbol glamor serta kemewahan berlebih di masanya, Opium membuktikan bagaimana parfum oriental yang berani kini kembali bangkit.

10. Acqua di Parma Colonia Eau de Cologne

acqua
Foto: Courtesy of BAZAAR UK

Diperkenalkan pertama kali pada 1916, ledakan citrus khas Sisilia ini menjadi klasik Italia yang merepresentasikan sophistication. Kesegarannya yang understated begitu selaras dengan selera masa kini terhadap quiet luxury dan wewangian bernuansa Mediterania.

BACA JUGA:

Wajib Tahu! Ini 19 Parfum Mewah Terbaik Sepanjang Masa

10 Parfum Beraroma Melati Terbaik untuk Dipakai Musim Ini

(Penulis: Jenna Waggitt; Artikel ini disadur dari: BAZAAR UK; Alih bahasa: Elaine Mary; Foto: Courtesy of BAZAAR UK)