Seiring berkembangnya berbagai model rambut pria saat ini, salah satu potongan rambut yang semakin populer dan banyak diminati adalah potongan rambut low taper. Low taper merupakan teknik memangkas bagian sisi dan belakang rambut, di mana bagian atas yang lebih panjang dipangkas memendek dan semakin tipis ke bawah. Pada potongan low taper, transisi dibuat secara halus dan rapi di area dekat telinga dan garis.
Potongan rambut low taper sering kali dipilih karena mampu menciptakan penampilan yang rapi, tetapi tetap stylish, pada pria. Apalagi, potongan rambut ini termasuk mudah dirawat dan versatile serta dapat dipadukan dengan beragam pilihan model rambut atas yang classic maupun trendi.
Pemilihan model rambut dengan low taper yang tepat adalah hal krusial yang dapat memengaruhi kepercayaan diri pada penampilan pria. Di artikel ini, kami akan menyajikan beberapa potongan rambut low taper dengan berbagai model atas yang dapat dijadikan referensi untuk gaya rambut Anda selanjutnya.
Perbedaan Low Taper dengan Low Fade dan Taper Fade
Sebelum melihat beberapa kombinasi potongan rambut low taper dengan model atas yang trendi, ada baiknya Anda kenali dahulu perbedaan low taper dengan low fade dan taper fade.
Beberapa teknik pangkasan rambut seperti low taper, low fade, dan low taper fade sering kali membuat beberapa orang kebingungan karena tampilannya yang mirip. Namun, ketiga potongan ini sebenarnya memiliki ciri khas yang berbeda berdasarkan gradasi dan kehalusan transisinya. Berikut ini beberapa hal yang membedakan potongan low taper dengan low fade dan taper fade.
Low Taper Vs Low Fade
Kedua potongan rambut ini terlihat serupa karena gradasi rambut dimulai di area bawah yang mendekati telinga. Beda taper dan fade haircut adalah taper memiliki transisi memendek yang lebih lembut dibandingkan dengan fade yang lebih kontras dan dramatis.
Pada potongan low taper, biasanya rambut dibiarkan lebih panjang sedikit serta berfokus memendekkan rambut di bagian samping (sideburns) dan tengkuk. Sementara low fade umumnya memangkas rambut menjadi sangat tipis di bagian bawah pada seluruh kepala.
Low Taper Vs Low Taper Fade
Potongan taper fade sendiri merupakan gabungan dari teknik taper dan fade. Karakteristik dari taper fade adalah memotong rambut seperti taper yang fokus di bagian pelipis dan tengkuk saja, tetapi gradasi pada rambut dibuat menjadi sangat tipis seperti teknik fade.
Ketiga haircut tersebut memiliki pesonanya masing-masing. Jika Anda menginginkan tampilan dengan gradasi yang lebih halus dan terlihat lebih profesional, maka low taper bisa menjadi pilihan yang tepat dibandingkan low fade yang lebih bold dan kontras. Namun, jika Anda ingin mendapatkan tampilan yang seimbang, maka pilih potongan taper fade.
Kombinasi Low Taper dengan Model Atas yang Trendi
Potongan rambut low taper merupakan potongan yang versatile yang dapat dipadukan dengan berbagai model atas yang trendi. Berikut ini beberapa kombinasi terbaik dengan potongan low taper:
1. Low Taper dengan Textured Quiff Haircut
Potongan rambut quiff berfokus pada bagian atas rambut yang dibiarkan agak panjang dan bervolume, terutama di bagian depan atas dahi. Bagian atas rambut dapat dibuat ber-layer, sehingga memberikan tekstur yang lebih alami. Model atas yang trendi ini biasanya dipadukan dengan bagian samping rambut yang tipis seperti low taper untuk menciptakan gradasi yang lembut dan alami.
2. Soft Low Taper dengan Short Textured Crop Haircut
Low taper sangat cocok dipadukan dengan potongan rambut pendek di bagian atas. Untuk memberikan sedikit volume pada bagian atas dahi, rambut dipotong dengan teknik layering agar memberikan tekstur “berantakan” yang natural.
Di bagian samping, rambut dapat di-taper dengan lembut mengikuti bentuk telinga. Tampilan low taper dengan model short textured crop seperti ini membuat penampilan menjadi rapi, bersih, dan menyegarkan.
3. Low Taper dengan Side Part Haircut
Tampilan yang profesional dan rapi dapat diraih dengan memadukan potongan rambut low taper dengan side part atau belah samping. Bagian pinggir rambut dibuat memendek dan memudar secara lembut, tetapi tetap menyisakan ketebalan yang alami. Untuk menciptakan penampilan sleek dan polished di bagian atas, rambut dapat ditata dengan styling cream atau pomade ringan.
4. Low Taper dengan Modern Curly Mullet Haircut
Model atas yang trendi seperti mullet akan tampak lebih natural dan halus saat dikombinasikan dengan low taper di samping rambut. Perpaduan ini menciptakan gaya rambut mullet yang modern dan berbeda dengan tampilan mullet klasik pada umumnya. Pada potongan rambut ini, bagian atas rambut dibiarkan agak panjang dan alami untuk memberikan volume, sedangkan di bagian pelipis dan di atas telinga, rambut dipangkas dengan teknik taper yang rendah.
5. Low Taper dengan Crew Cut Haircut
Model rambut crew cut merupakan potongan rambut pendek yang biasanya di-taper pada bagian samping dan belakang rambut, tetapi membiarkan rambut agak panjang di bagian atas. Dengan menggunakan teknik low taper, bagian samping dan belakang dirampingkan secara bertahap secara halus dan tetap menyisakan rambut, tidak seperti teknik fade.
6. Low Fade dengan Slicked Back Haircut
Potongan rambut slick back yang dibuat menjadi lebih rapi dengan low taper akan memberikan sebuah tampilan yang profesional dan berwibawa. Ciri khas dari potongan rambut ini terletak pada cara styling rambut yang dibuat menjadi klimis ke belakang menggunakan produk seperti pomade.
Namun, untuk memberikan sentuhan casual pada penampilan ini, bagian poni dibiarkan jatuh secara natural di satu sisi dahi. Rambut bagian samping dibuat menipis secara halus ke bawah, menciptakan siluet yang clean dan elegan.
7. Low Taper Fade dengan High Top Haircut
Pada rambut curly yang padat, tampilan yang rapi dan bersih dapat diraih dengan memadukan model high top dengan low taper fade. Bagian atas rambut dapat dibiarkan agak tinggi dan dipangkas rapi, sedangkan rambut pada bagian dahi dan pelipis dicukur dengan tajam, memberikan framing pada wajah. Untuk menciptakan tampilan yang stylish, bagian samping dirapikan dengan model rambut low taper fade yang halus.
8. Low Taper dengan Two Block Haircut
Potongan rambut atas two block yang trendi jika dipadukan dengan low taper akan menciptakan tampilan yang proporsional pada wajah. Dengan gaya khas two block, rambut bagian atas dibiarkan panjang dan bagian samping dicukur memendek yang memperlihatkan kontras. Model low taper pada tampilan ini akan membantu memberikan kesan yang bersih dan tajam pada bagian samping dan belakang rambut.
9. Low Taper dengan Ivy League Haircut
Penampilan yang maskulin, rapi, dan profesional didapatkan dengan mengombinasikan potongan ivy league dengan sentuhan low taper. Rambut di bagian atas dipotong dengan rapi, tidak terlalu panjang atau terlalu pendek. Untuk membuat tampilan menjadi rapi, padukan dengan teknik low taper yang menyisakan sedikit rambut dengan halus di bagian samping.
10. Low Taper dengan Curtain Haircut
Gaya rambut yang populer seperti curtain style juga dapat terlihat cocok dengan potongan rambut low taper. Dengan gayanya yang khas, bagian depan rambut dibelah di bagian tengah dan dibuat menutupi masing-masing dahi ke samping. Di area samping dekat telinga, rambut dapat dibuat memendek dengan teknik low taper yang lebih halus dibandingkan teknik fade. Secara keseluruhan, potongan rambut ini akan membuat tampilan menjadi stylish tapi tetap rapi.
Cara Merawat Potongan Rambut Low Taper agar Tetap Tegas
Rambut yang dipotong dengan low taper pada umumnya termasuk low-maintenance dan tidak membutuhkan perawatan yang kompleks. Meskipun begitu, perawatan tetap perlu dilakukan agar tampilan tetap tegas. Beberapa cara merawat low taper adalah sebagai berikut:
1. Pangkas Rambut dengan Rutin: Pangkas rambut secara rutin setiap 2–3 minggu sekali agar bagian yang di-taper tetap terlihat tajam dan segar.
2. Gunakan Produk Styling Rambut: Dengan kombinasi model atas yang bervariasi, temukan cara yang cocok untuk menata rambut dengan produk yang sesuai. Beberapa produk yang dapat dipakai antara lain cream untuk hasil akhir yang natural, lightweight pomade, atau wax.
