Saat ini menjadi momen yang tepat untuk menyempurnakan tampilan rambut beruban, terlebih dengan beragam inspirasi teknik highlight untuk rambut matang yang hadir musim ini. Sebelumnya, teknik French blending yang menjadi favorit Meryl Streep dan root tapping yang terlihat di panggung peragaan busana FW26 mencuri perhatian, disusul teknik highlight “greige” yang ditampilkan oleh Emma Thompson.
BACA JUGA: Root Tapping: Tren untuk Membiarkan Rambut Beruban Tumbuh Alami
“Teknik ini bukan untuk menutupi uban, melainkan metode fleksibel yang tidak mengharuskan komitmen jangka panjang,” ujar Siobhan Haug, spesialis pewarnaan rambut sekaligus salah satu pendiri Haug London Haus mengenai popularitas teknik highlight untuk rambut beruban. Apa pun tahap perjalanan Anda dalam menerima uban alami, teknik ini menawarkan penyegaran yang fleksibel dan personal.
“Teknik woven highlights memungkinkan warna alami rambut tetap terlihat di antara helai-helai berwarna, sehingga pertumbuhan uban baru dapat tampak menyatu dengan lembut. Jika Anda menginginkan cakupan uban yang lebih merata untuk musim tertentu, teknik ini juga mudah disesuaikan.”
Namun, bagi Anda yang ingin merangkul helaian perak alami dan menonjolkannya dengan percaya diri, silver framing bisa menjadi teknik berikutnya yang patut dicoba. Selebritas seperti Salma Hayek dan Andie MacDowell telah mengadopsinya. Sementara itu, peragaan busana terbaru, termasuk Andreas Kronthaler untuk Vivienne Westwood, kembali menghadirkan teknik ini dalam sorotan.
Berikut yang perlu diketahui tentang silver framing:
Apa Itu Silver Framing dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Sesuai preferensi, silver framing dapat menghasilkan tampilan transisi yang lembut atau kontras yang lebih tegas, menyerupai teknik money piece yang menonjolkan helaian rambut di sekitar wajah.
“Pada dasarnya, teknik ini bertujuan menciptakan highlight alami di samping rambut beruban,” jelas Christel Barron-Hough, spesialis pewarnaan rambut sekaligus pendiri Stil Salon. Sesuai namanya, helaian rambut berwarna perak yang berkilau ditempatkan di sekitar wajah untuk membingkai fitur wajah, menciptakan efek menyerupai halo.
“Saya akan menggunakan teknik weaving dengan bagian-bagian yang tebal atau sangat halus di area yang membutuhkan efek penyamaran transisi. Setelah itu, rambut dicerahkan hingga mencapai warna putih yang bersih, lalu diberi toner untuk menghasilkan rona perak.”
Siobhan menambahkan bahwa bagian rambut yang dibingkai dengan warna perak dapat dibuat setipis setengah sentimeter atau jauh lebih tebal, seperti yang terlihat pada Salma Hayek dan penata gaya Stacy London. Daya tarik teknik ini terletak pada kepercayaan diri yang ditampilkannya.
“Menempatkan helaian rambut putih atau abu-abu secara menonjol di sekitar wajah merupakan pernyataan gaya yang penuh percaya diri. Highlight kemudian menambahkan permainan cahaya dan menciptakan perpaduan warna yang kaya dengan beragam dimensi.”
Mengapa Rona Perak Menjadi Pilihan Utama?
Andie MacDowell membuktikan bahwa helaian rambut perak yang berkilau dan memantulkan cahaya, ketika ditempatkan secara strategis di sekitar wajah dapat memberikan efek cerah sekaligus dimensi pada rambut yang didominasi warna abu-abu.
“Warna platinum sangat cocok dipadukan dengan perak karena dapat menyatu dengan rambut putih,” ujar Christel. “Anda juga bisa mencoba reverse blending, yakni menambahkan lowlight untuk menciptakan efek salt and pepper.”
Sementara itu, bagi Anda yang masih memiliki rambut berwarna atau cokelat dengan uban yang baru mulai tumbuh, Siobhan menyarankan rona madu bernuansa sun-kissed atau teak toner. Keduanya dapat menghasilkan perpaduan yang lebih alami di antara helaian rambut putih.
Siapa yang Cocok Mencoba Silver Framing?
Seperti teknik pewarnaan rambut lainnya, hasil silver framing bergantung pada jenis rambut dan seberapa banyak uban yang sudah tumbuh. Menurut Christel, mencerahkan rambut cokelat sangat gelap atau hitam hingga mencapai rona perak pucat bisa menjadi tantangan. Karena itu, teknik ini umumnya lebih cocok bagi mereka yang memiliki warna dasar dark blonde atau rambut dengan uban yang cukup dominan.
Meski demikian, rambut berwarna cokelat muda tetap bisa menggunakan teknik ini. “Prosesnya hanya membutuhkan ketelitian dan teknik pencerahan yang lebih cermat,” jelas Christel. “Kuncinya adalah membuat highlight sangat tipis agar warnanya lebih mudah terangkat.”
Jika uban mulai muncul di area pelipis dan belahan rambut, sebagaimana dijelaskan Siobhan sebagai pola yang umum terjadi, silver framing juga dapat menjadi pilihan ideal. Perpaduan helaian putih alami dengan highlight yang disesuaikan secara profesional menciptakan transisi warna yang subtil dan tampak menyatu.
Untuk rambut keriting, Siobhan menyarankan penambahan dimensi melalui teknik weaving yang mengikuti tekstur rambut. Pendekatan ini membantu menegaskan definisi ikal sekaligus mempertahankan helaian putih atau abu-abu alami.
Seberapa Besar Perawatan yang Dibutuhkan?
Sebagian besar teknik highlight untuk rambut beruban dirancang agar mudah dirawat dan menyamarkan pertumbuhan akar rambut baru. Silver framing pun demikian. Menurut Siobhan, Anda dapat memberi jeda sekitar 10–12 minggu di antara kunjungan ke salon.
Untuk perawatan di rumah, kedua ahli pewarnaan rambut menyarankan penggunaan sampo dan kondisioner khusus rambut perak guna mengurangi rona kekuningan (brassiness) sekaligus menjaga kesehatan dan kondisi rambut di antara jadwal salon.
Jika memungkinkan, Anda juga dapat menjadwalkan perawatan toner di sela-sela kunjungan untuk mengembalikan kilau rambut dan mempertahankan hasil pewarnaan agar tetap terlihat sehat.
BACA JUGA:
8 Penyebab Uban di Usia Muda yang Bisa Turunkan Percaya Diri
Cara Memelihara Uban Anda
(Penulis: Urmi Pandit; Artikel ini disadur dari: BAZAAR US; Alih bahasa: Kirana Anindya; Foto: Courtesy of BAZAAR US)
