Timbulnya helaian rambut berwarna putih atau uban normal dialami bagi seseorang yang memasuki fase penuaan. Sementara bagi orang-orang yang masih muda, tumbuhnya uban pada rambut tidak sepenuhnya normal, meskipun lebih sering tidak berbahaya. Namun, nyatanya, sebagian orang dengan usia yang masih muda bisa mengalami pertumbuhan uban yang kemudian bisa menghilangkan kepercayaan diri mereka.
Penyebab uban di usia muda bisa beragam. Mulai dari faktor genetik, kondisi medis, hingga gaya hidup, semua bisa menjadi faktor yang memengaruhi pertumbuhan uban. Sebelum mengetahui lebih jelas mengenai penyebab-penyebabnya, pahami dahulu mengapa uban bisa muncul di usia muda berikut ini!
Mengapa Uban Bisa Muncul di Usia Muda?
Perubahan warna rambut alami menjadi uban yang berwarna putih bisa terjadi karena berkurang dan berhentinya produksi melanin dalam tubuh. Melanin merupakan sebuah pigmen yang terdapat dalam kulit dan rambut yang bekerja untuk memberikan warna. Dengan berkurangnya produksi melanin ketika penuaan terjadi, uban dapat muncul secara natural.
Dilansir dari WebMD, biasanya rambut orang Asia mulai tumbuh uban di akhir usia 30-an. Namun, beberapa kasus pertumbuhan uban di usia muda atau yang disebut juga dengan premature graying terjadi pada sebagian orang. Oleh karena itu, uban yang tumbuh pada rambut orang Asia sebelum umur 25 tahun dapat dikategorikan sebagai premature gray hair.
Dapat disimpulkan jika kondisi premature graying (uban prematur) terjadi ketika pigmen warna rambut atau melanin hilang sebelum waktunya. Munculnya uban di usia yang masih muda sering dianggap sebagai tanda dari penuaan dini, sehingga kerap membuat orang yang mengalaminya semakin merasa tidak percaya diri. Meskipun begitu, bukan berarti premature graying selalu menjadi tanda jika ada penurunan fungsi pada tubuh.
Beberapa hal yang menjadi faktor pendukung tumbuhnya uban di usia muda, di antaranya:
- Genetik
- Stres tinggi
- Kebiasaan merokok
- Kekurangan vitamin B12
- Gangguan tiroid
- Kondisi autoimun
- Konsumsi obat tertentu
- Paparan sinar UV dan bahan kimia.
Faktor Penyebab yang Dapat Mempercepat Rambut Beruban
Rambut beruban di usia muda dapat disebabkan oleh beberapa faktor yang berbeda-beda. Berikut ini penjelasan lebih lengkap di balik penyebab uban di usia muda:
1. Genetik
Secara alami, genetik memainkan peranan paling penting yang menyebabkan ubanan di usia muda atau di sekitar umur 20-an. Uban dini karena genetik dapat ditelusuri dengan mengetahui apakah orang tua, kakek, atau nenek mengalami hal yang sama. Jika ada keluarga terdekat yang mulai beruban sebelum waktunya, maka Anda berisiko memiliki premature gray hair 3-5 kali lipat dibandingkan orang lain tanpa genetik tersebut.
Premature gray hair yang disebabkan oleh genetik umumnya tidak menjadi pertanda jika ada masalah kesehatan pada tubuh.
2. Stres Akut
Sebuah penelitian terhadap tikus menunjukkan jika stres akut mampu menyebabkan rambut beruban akibat berkurangnya sel, yang berfungsi dalam meregenerasi pigmen rambut, lebih cepat. Stres secara emosional atau psikologis dapat memunculkan zat oksidatif yang dapat merusak melanin, sehingga memicu timbulnya uban rambut di usia muda.
Oleh karena itu, sebaiknya hindari stres berlebihan untuk mengurangi risiko premature gray hair. Anda disarankan untuk mengelola stres dengan baik dalam aktivitas pekerjaan atau kehidupan sehari-hari.
3. Kebiasaan Merokok
Penyebab uban di usia muda lainnya dapat disebabkan oleh kebiasaan merokok. Keterkaitan antara kebiasaan merokok dengan munculnya uban sebelum usia 30 tahun ditunjukkan dalam sebuah penelitian terkait.
Selain dampak buruk terhadap kesehatan yang disebabkan oleh merokok, zat kimia dan racun yang ditemukan pada rokok juga dapat merusak folikel rambut dan memengaruhi produksi melanin.
4. Kekurangan Vitamin B12
Salah satu nutrisi yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan rambut adalah vitamin B12. Ketika uban rambut tumbuh di usia muda, hal tersebut bisa menjadi pertanda jika tubuh mengalami defisiensi vitamin B12. Kekuatan sel-sel rambut dan produksi melanin berpotensi terganggu jika tubuh kekurangan vitamin B12.
Selain disebabkan oleh defisiensi vitamin B12, premature gray hair juga berisiko terjadi ketika tubuh kekurangan vitamin dan mineral lainnya, seperti kalsium, protein, zat besi, zinc, dan tembaga. Namun, kekurangan vitamin penyebab uban di usia muda dapat diatasi jika Anda mulai memperhatikan pola makan untuk memastikan terpenuhinya asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.
5. Gangguan Tiroid
Rambut yang beruban sebelum waktunya bisa juga disebabkan oleh perubahan hormon akibat gangguan kelenjar tiroid. Kesehatan tiroid yang terganggu dapat berpengaruh terhadap perubahan warna rambut, karena hormon tiroid berperan dalam mengatur produksi melanin dalam tubuh. Jika mencurigai timbulnya uban secara mendadak, Anda disarankan untuk segera konsultasi dengan dokter.
6. Kondisi Autoimun
Penyakit autoimun merupakan kondisi di mana sistem kekebalan tubuh menyerang dan merusak sel. Ada kemungkinan yang memicu munculnya uban di usia muda bagi para penderita autoimun tertentu yang menyerang kulit dan kulit kepala.
Kondisi-kondisi medis lainnya yang mungkin disebabkan oleh penyakit autoimun dan dapat menyebabkan premature gray hair antara lain alopecia areata dan vitiligo. Sistem imun pada penderita kedua penyakit tersebut dapat menyerang sel rambut dan menyebabkan rambut kehilangan pigmen.
7. Konsumsi Obat Tertentu
Premature gray hair dapat dipicu oleh konsumsi obat-obatan tertentu. Seseorang yang memiliki kondisi medis tertentu dan perlu mengonsumsi obat-obatan tertentu berisiko mengalami pertumbuhan uban secara tiba-tiba di usia muda.
Berikut ini beberapa obat yang berpotensi memicu premature gray hair:
- Chloroquine
- Hydroxychloroquine
- Imatinib
- Interferon
- Phenytoin dan valproate
- Tamoxifen.
8. Paparan UV dan Bahan Kimia
Produksi melanin pada folikel rambut juga dapat rusak karena paparan sinar UV matahari. Sebagai sumber dari stres oksidatif (ketidakseimbangan radikal bebas dan antioksidan), sinar UV dapat merusak sel-sel rambut sehingga berisiko menimbulkan uban di usia muda.
Selain itu, kerusakan akibat bahan kimia dan penggunaan alat styling panas dapat meningkatkan risiko premature gray hair. Struktur rambut yang sehat dapat rusak karena bahan kimia dari cat rambut atau alat styling seperti hair dryer dan catokan.
Apakah Uban di Usia Muda Bisa Kembali Hitam?
Mengembalikan rambut yang mulai beruban di usia muda kembali menjadi warna hitam tidak sepenuhnya memungkinkan dan tergantung dengan penyebab yang memicunya.
Pada sebagian orang yang mengalami premature graying karena memiliki kebiasaan hidup yang buruk, defisiensi vitamin dan mineral, atau kondisi medis tertentu, rambut mungkin saja bisa kembali hitam jika akar masalah teratasi.
Namun, jika penyebab utamanya adalah genetik atau kerusakan folikel secara permanen, maka uban di usia dini tidak dapat dihindari dan rambut tidak bisa kembali hitam.
Jika Anda tidak memiliki genetik yang menyebabkan premature graying, Anda dapat mencoba untuk mencegahnya terjadi. Beberapa cara mencegah uban di usia muda yang dapat dilakukan adalah dengan:
- Mengelola tingkat stres
- Memperbaiki pola makan dan asupan nutrisi
- Tidur cukup selama 7–8 jam
- Menghilangkan kebiasaan merokok
- Pertimbangkan untuk mengonsumsi suplemen
- Hindari perawatan rambut berbahan kimia keras.
Kapan Uban Dini Perlu Diperiksakan ke Dokter?
Pada dasarnya, rambut yang beruban tidak berarti terdapat komplikasi kesehatan khusus, tetapi bisa menjadi pertanda awal suatu kondisi tubuh tertentu. Memiliki uban di usia muda mungkin dapat membuat seseorang merasa tidak percaya diri dan selalu mencoba menutupinya dengan cat rambut atau penutup rambut.
Namun, jika Anda mencurigai adanya kondisi kesehatan yang terganggu dengan munculnya uban di usia muda, sebaiknya segera menemui dokter untuk memeriksanya lebih lanjut. Dengan memeriksakannya ke dokter, Anda dapat menemukan penyebab pastinya dan pengobatan yang tepat dapat dilakukan sesegera mungkin.
