Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Root Tapping: Tren untuk Membiarkan Rambut Beruban Tumbuh Alami

Cara halus untuk menampilkan helai rambut beruban.

Root Tapping: Tren untuk Membiarkan Rambut Beruban Tumbuh Alami
Foto: Courtesy BAZAAR US

Memiliki rambut yang beruban bukan berarti harus langsung meninggalkan pewarna rambut secara drastis. Setelah bertahun-tahun melakukan retouch akar rambut sendiri dengan hasil yang kurang memuaskan atau mengalami kegagalan saat menggunakan pewarna rambut kemasan, transisi menuju warna alami dapat dilakukan secara bertahap dan terencana. Kate Moss dan Salma Hayek menjadi contoh figur yang merangkul helai rambut perak alami mereka dengan tetap mempertahankan warna rambut yang lembut.

BACA JUGA: 8 Penyebab Uban di Usia Muda yang Bisa Turunkan Percaya Diri

Rahasia di balik tampilan ini adalah teknik root tapping, yaitu metode pewarnaan yang menyamarkan garis batas antara pertumbuhan rambut baru yang beruban dan rambut yang telah diwarnai sehingga menghasilkan perpaduan warna yang lebih halus dan alami. Alih-alih mengubah seluruh rambut menjadi perak, teknik ini memberikan kesan lembut, kilau, dan berdimensi, membuat proses transisi menuju rambut beruban terasa lebih effortless.

Foto: Courtesy BAZAAR US

Apa Itu Root Tapping?

Bagi perempuan yang mulai menunjukkan uban alami, root tapping menawarkan alternatif yang lebih lembut dan minim perawatan dibandingkan retouch akar rambut secara rutin maupun penggunaan pewarna permanen. Teknik ini menggunakan pewarna semi permanen pada bagian akar untuk menyamarkan uban dengan warna rambut lainnya sehingga menghasilkan transisi pertumbuhan rambut yang lebih menyatu tanpa garis batas warna yang kontras. Seiring memudarnya warna, pertumbuhan rambut baru pun terlihat lebih samar.

Katie Collins, spesialis pewarnaan rambut di Haug London Haus menjelaskan bahwa teknik ini dikenal di salon sebagai “lip gloss method” karena memberikan warna, kilau, dan kesan rambut lebih bervolume tanpa menghasilkan coverage sepekat lipstik. Ia juga menambahkan bahwa teknik ini dapat menutupi hingga 70 persen uban.

Foto: Courtesy BAZAAR US

Siapa yang Cocok Mencoba Root Tapping?

Teknik root tapping ideal bagi siapa pun yang menginginkan tampilan uban dengan warna yang menyatu secara alami dan perawatan yang lebih praktis. Karena menggunakan pewarna semi permanen, teknik ini berpotensi lebih lembut dibandingkan pewarna permanen, terutama bagi rambut yang tipis atau mengalami kerusakan. Katie menjelaskan, “Untuk menyamarkan uban, root tapping paling sesuai bagi mereka yang menginginkan perawatan uban dengan intensitas rendah karena pertumbuhan rambut baru yang tampak lebih samar memungkinkan klien memperpanjang jeda kunjungan ke salon.”

Dengan pertumbuhan akar rambut yang terlihat lebih menyatu, Anda dapat memberi jeda lebih panjang di antara jadwal perawatan sekaligus mengurangi frekuensi paparan pewarna permanen pada rambut. Hasilnya, transisi menuju uban alami tampak lebih halus, dengan kilau dan tekstur warna yang relatif mudah dipertahankan.

Foto: Courtesy BAZAAR US

Mengapa Root Tapping Cocok untuk Rambut Dewasa?

Seiring bertambahnya usia, rambut dapat menjadi lebih tipis dan rapuh. Katie menjelaskan, “Produk yang kami gunakan di salon untuk perawatan ini mengandung bahan khusus, termasuk Aquaxyl yang dapat membantu menjaga kestabilan kadar kelembapan rambut dan melindunginya dari kerusakan. Hasilnya, rambut juga tampak lebih berkilau.”

Root tapping dapat menjadi pilihan yang lebih lembut bagi rambut dewasa yang mulai kehilangan kelembutan dan kilaunya. Penggunaan pewarna semi permanen sebagai alternatif pewarna permanen mampu membantu mengurangi paparan berulang terhadap proses pewarnaan yang lebih intens, sehingga rambut tetap terasa lembut dan terjaga kelembapannya.

Foto: Courtesy BAZAAR US

Seberapa Praktis Perawatan Root Tapping?

Teknik root tapping tergolong minim perawatan, meski ketahanan warnanya bergantung pada gaya hidup dan rutinitas perawatan rambut di rumah. “Pewarna semi permanen dapat bertahan hingga sekitar 25 kali keramas,” ujar Katie. Untuk mempertahankan warna, ia menyarankan penggunaan shampoo khusus rambut diwarnai, heat protectant, serta air bersuhu dingin saat keramas.

Umumnya, klien kembali ke salon setiap 8–12 minggu untuk menyegarkan warna. Namun, mereka yang tidak keberatan jika sebagian uban mulai terlihat dapat memperpanjang jeda perawatan. Proses penyegaran warna biasanya meliputi aplikasi root tap pada akar rambut, dilanjutkan dengan pengaplikasian singkat selama 5–10 menit pada bagian tengah hingga ujung rambut.

BACA JUGA: 
Ide Model Rambut Medium Terbaik untuk Rambut yang Lebih Mature
Cara Memelihara Uban Anda

(Penulis: Jenna Waggitt; Artikel ini disadur dari: BAZAAR US; Alih bahasa: Kirana Anindya; Foto: Courtesy of BAZAAR US)