Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Bukan Sekadar Tren, Ini 10 Manfaat Kombucha untuk Kesehatan!

Mengenal lebih dalam di balik tren minuman kesehatan yang menyegarkan ini!

Bukan Sekadar Tren, Ini 10 Manfaat Kombucha untuk Kesehatan!
Courtesy of Magnific

Dari deretan tren minuman yang dipopulerkan melalui media sosial, hanya beberapa yang sungguh-sungguh mampu memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh. Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, minuman seperti kombucha turut digemari dan dijadikan bagian dari gaya hidup sehat tersebut. Terlebih, segudang manfaat kombucha untuk kesehatan membuat minuman ini lebih dari sekadar tren minuman yang menyegarkan.

Kenali lebih dalam tentang teh kombucha, manfaatnya untuk kesehatan, dan efek samping yang mungkin terjadi dengan mengonsumsinya di bawah ini!

Apa Itu Kombucha dan Bagaimana Teh Ini Difermentasi?

Courtesy of Magnific

Kombucha merupakan minuman fermentasi yang terbuat dari teh hijau atau teh hitam, gula, bakteri baik, dan juga ragi. Jauh sebelum kombucha menjadi tren minuman sehat, masyarakat Tiongkok dan Jepang telah mengonsumsinya sejak 2.000 tahun yang lalu karena khasiatnya yang baik bagi kesehatan tubuh.

Minuman kombucha memiliki perpaduan rasa asam, sedikit manis, dengan sensasi bersoda setelah melewati proses fermentasi yang dilakukan selama satu minggu hingga satu bulan.

Selama fermentasi, bakteri dan ragi dapat membentuk sebuah lapisan di permukaan menjadi SCOBY (Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast). Gumpalan SCOBY yang muncul tersebut dapat digunakan kembali sebagai bahan untuk fermentasi kombucha baru nantinya.

Proses fermentasi kombucha akan mengubah gula menjadi alkohol dan berkarbonasi, sementara bakteri dapat mengubah kafein dari teh dan alkohol menjadi probiotik. Meskipun alkohol dapat terbentuk dari proses fermentasi, kadarnya relatif rendah, berada di bawah 0,5 persen, dan tidak memabukkan sehingga dapat dijual sebagai minuman nonalkohol.

Manfaat Kombucha untuk Pencernaan dan Kesehatan: Mana yang Didukung Bukti?

Courtesy of Magnific

Kandungan probiotik, vitamin B, polifenol, dan peran antioksidan dari kombucha dipercaya memiliki kemampuan dalam menjaga kesehatan pencernaan dan tubuh. Berikut ini penjelasan tentang manfaat kombucha untuk kesehatan yang didukung oleh kandungan-kandungan tersebut.

1. Meningkatkan Kesehatan Usus

Usus membutuhkan probiotik atau bakteri baik guna menjaga kesehatannya, termasuk dalam meningkatkan pencernaan dan mencegah permasalahan pencernaan, seperti diare dan sembelit.

Dalam hal ini, kombucha dapat mendukung dan menjaga kesehatan usus karena kandungan probiotik yang terdapat di dalamnya. Studi menyebutkan kombucha sebagai sumber probiotik yang dapat menyuplai bakteri baik yang dibutuhkan usus.

2. Mengurangi Risiko Peradangan

Kandungan polifenol yang ditemukan pada kombucha bekerja sebagai antioksidan kuat yang mampu mengurangi risiko peradangan yang dapat berujung pada masalah kesehatan serius lainnya.

Dengan menekan peradangan, tubuh terhindar dari penyakit jantung, radang sendi, dan penyakit pernapasan yang mungkin terjadi karena peradangan. Meski begitu, kombucha tidak dapat dijadikan solusi untuk menyembuhkan permasalahan tersebut.

3. Mendukung Kekuatan Imun Tubuh

Sistem imun tubuh yang baik dan kebal didukung dengan kesehatan usus yang sama baiknya. Nutrisi dan bakteri baik pada kombucha dapat mendukung kesehatan usus yang juga berarti dapat menguatkan imun secara bersamaan.

Bahkan, penggunaan green tea atau black tea untuk membuat kombucha juga menjadikan minuman tersebut memiliki sifat antibakteri yang mampu melawan bakteri jahat seperti E. coli dan Salmonella typhi.

4. Mendukung Proses Diet untuk Menurunkan Berat Badan

Klaim kombucha dapat menurunkan berat badan tidak sepenuhnya benar. Kombucha memang memiliki kandungan probiotik dan kemampuan yang sama seperti green tea dalam membantu meningkatkan metabolisme dan mendukung mengurangi berat badan. Namun, mengonsumsi kombucha sebagai cara utama untuk menurunkan berat badan secara langsung bukan pilihan yang tepat karena masih ada sedikit kandungan gula di dalamnya.

Kombucha dapat dijadikan minuman sehat untuk menurunkan berat badan jika diimbangi dengan diet sehat dan olahraga.

5. Menjaga Kesehatan Jantung

Kesehatan jantung dapat dijaga dengan mempertahankan kadar kolesterol di angka normal. Sebuah penelitian pada tikus menunjukkan kemampuan kombucha dalam meningkatkan kadar kolesterol baik dan menurunkan kolesterol jahat. Oleh karena itu, kombucha berpotensi menjaga kadar kolesterol agar tidak tinggi karena dapat memicu penyakit jantung.

6. Mengontrol Kadar Gula Darah

Beberapa penelitian tentang konsumsi kombucha menunjukkan hasil terjadinya penurunan kadar gula darah. Gula darah yang tinggi dan resistensi insulin bisa menjadi pertanda dari masalah penyakit diabetes tipe 2.

Dalam hal ini, kombucha memiliki potensi dalam mengatur kadar gula darah dalam tubuh, meskipun dibutuhkan penelitian lebih lanjut pada manusia tentang keterkaitannya tersebut.

7. Mencegah Kanker

Kandungan antioksidan dan polifenol yang kaya pada kombucha didapatkan dari bahan pembuatnya, yaitu teh hijau atau teh hitam. Sebagai antioksidan, kombucha memiliki kemampuan menjaga tubuh dari radikal bebas yang berpotensi pada kerusakan sel yang memicu pertumbuhan sel kanker yang mematikan.

Meskipun demikian, pengaruh kombucha dan efeknya untuk antikanker memerlukan studi lebih lanjut.

8. Menjaga Kesehatan Kulit dan Rambut

Kemampuan kombucha dalam menjaga kesehatan kulit dan rambut didapatkan karena perpaduan kandungan seperti vitamin B, antioksidan, dan probiotik. Kesehatan usus yang terjaga karena kombucha juga dapat berpengaruh baik terhadap kulit dan rambut. Selain itu, antioksidan juga dapat menjaga sel-sel dalam tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

9. Mendukung Kesehatan Mental

Permasalahan mental seperti depresi dan anxiety dapat dipengaruhi oleh perubahan mikrobioma atau lingkungan bakteri pada usus. Dalam hal ini, kombucha berpotensi mendukung kesehatan mental dengan meningkatkan suasana hati, karena dukungan probiotik yang menjaga kesehatan usus.

Namun, manfaat kombucha untuk kesehatan mental belum pasti dan diperlukan penelitian ilmiah lebih lanjut tentang hal tersebut.

10. Meningkatkan Fungsi Hati

Kombucha sering kali dikaitkan dengan kemampuan detoks tubuh yang bekerja dengan menghilangkan atau mengeluarkan racun dalam tubuh. Klaim potensial ini didapatkan dari kandungan antioksidan pada kombucha yang mampu melawan radikal bebas pada organ hati.

Penelitian pada tikus memang menunjukkan konsumsi kombucha yang mampu mengurangi racun dalam hati, tetapi penelitian pada manusia belum ditemukan hingga saat ini.

Cara Memilih dan Minum Kombucha dengan Aman

Courtesy of Magnific

Klaim sehat yang terdapat pada produk minuman kombucha belum memastikan bahwa kualitas kombucha tersebut baik dan dapat memberikan manfaat kepada tubuh secara optimal. Untuk memastikan Anda memilih dan mengonsumsi kombucha dengan aman, ikuti langkah-langkah seperti ini:

  1. Perhatikan penggunaan bahan: Pilih produk kombucha yang dibuat dari seratus persen bahan alami dan berkualitas tinggi.
  2. Cek klaim proses pembuatan: Cari produk kombucha yang memiliki probiotik hidup lewat proses alami dan melalui proses fermentasi tanpa pasteurisasi.
  3. Perhatikan pemanis tambahan: Pada label nutrisi, perhatikan jika produk tersebut memiliki pemanis tambahan atau perasa manis, seperti jus, sirup, dan lainnya. Sebaiknya Anda memilih kombucha yang rendah gula dan tanpa pemanis tambahan.
  4. Cek label alkohol: Kadar alkohol kombucha biasanya berada di bawah 0,5 persen dan masih aman diminum. Namun, Anda tetap perlu memastikan jika produk kombucha yang ditawarkan tersebut merupakan produk beralkohol.
  5. Porsi terbaik meminum kombucha: Kombucha aman diminum setiap hari, tetapi dengan porsi yang wajar, sekitar 120 ml per hari. Sangat disarankan untuk tidak meminum satu botol dalam sekali duduk, dan sebaiknya mulailah konsumsi dengan porsi sedikit untuk melihat seberapa banyak kombucha yang dapat diterima tubuh Anda.

Efek Samping serta Siapa yang Sebaiknya Menghindari Kombucha

Courtesy of Magnific

Sebagai minuman bersoda dan memiliki sedikit kandungan gula, mengonsumsi kombucha secara berlebihan dapat menimbulkan efek samping. Kombucha juga berisiko terkontaminasi yang justru dapat memunculkan bakteri atau jamur berbahaya jika membuatnya sendiri di rumah atau jika Anda membeli produk yang tidak tepercaya. Efek samping dan reaksi yang mungkin dirasakan seperti:

  • Bloating
  • Rasa tidak nyaman di perut
  • Sakit kepala
  • Mual
  • Alergi
  • Diare atau gangguan pencernaan.

Di samping itu, meskipun potensi manfaat kombucha untuk kesehatan sangat beragam, kandungan gula dan alkohol kombucha mungkin tidak baik untuk sebagian orang. Konsumsi kombucha sebaiknya dihindari oleh:

  • Wanita hamil atau menyusui
  • Seseorang dengan sistem imun yang terganggu
  • Seseorang dengan permasalahan pencernaan seperti Irritable Bowel Syndrome (IBS)
  • Tidak disarankan dikonsumsi anak kecil.
(Edited by SW)