Kedutaan Besar Swedia resmi membuka pameran bertajuk “Tyra Kleen – A Swedish Artist Celebrating Indonesian Culture: A Journey Through Java and Bali 1919–1921” di Jakarta. Pameran ini menghadirkan kembali karya-karya pilihan Tyra Kleen yang merupakan seorang seniman, penulis, fotografer, dan peneliti budaya asal Swedia ke tempat karya tersebut lahir lebih dari satu abad yang lalu.
Berlokasi di lantai 85 Autograph Tower yang juga merupakan gedung tertinggi di Indonesia, pameran ini menjadi ruang perjumpaan antara warisan sejarah dan dinamika perkembangan Indonesia. Bekerja sama dengan Museum Etnografi di Stockholm, pameran ini menampilkan reproduksi karya seni, sketsa, dan fotografi pilihan dari penjelajahan Tyra Kleen di Jawa dan Bali sepanjang tahun 1919 hingga 1921. Periode tersebut menjadi masa penting dalam perjalanan artistiknya, di mana Tyra Kleen mendalami tradisi lokal, tari keraton, hingga praktik spiritualitas Nusantara.
BACA JUGA: Artjog 2026 Menelusuri Jejak Warisan Generasi Melalui Ars Longa Trilogia
Deretan karya utama yang dipamerkan kali ini merangkum ketelitian Tyra Kleen dalam mendokumentasikan kebudayaan Nusantara. Di antaranya hadir ilustrasi dari buku Het Serimpi yang merekam keanggunan tari keraton Surakarta, serta sketsa detail dalam buku Mudrãs yang secara presisi mengabadikan gerakan tangan sakral para pemuka agama Hindu di Bali. Pameran ini kian lengkap dengan sajian koleksi fotografi langka era 1920-an, memperlihatkan potret hangat kehidupan sehari-hari, figur penari, hingga sosok-sosok pemuka agama Bali pada awal abad ke-20.
Tyra Kleen memadukan pendekatan seni dengan dokumentasi etnografi. Sebagai seorang perempuan yang melakukan perjalanan mandiri di era awal abad ke-20, karya-karyanya memancarkan rasa ingin tahu intelektual yang kuat terhadap hubungan antara budaya, agama, dan pengetahuan manusia.
Pameran ini diselenggarakan sebagai bagian dari perayaan 76 tahun hubungan diplomatik antara Swedia dan Indonesia. Kehadiran karya Tyra Kleen di Jakarta menjadi simbol pertukaran budaya yang telah terjalin lama antar kedua bangsa.
Duta Besar Swedia untuk Indonesia, Daniel Blockert menyampaikan rasa bangganya atas terselenggaranya acara ini. "Saya sangat bangga bahwa kami berhasil membawa kembali sebagian kecil dari karya seni Tyra Kleen ke Indonesia. Karya-karyanya menunjukkan ketertarikan yang mendalam terhadap budaya, seni, dan spiritualitas Indonesia, sekaligus memberikan sudut pandang luar biasa mengenai hubungan antara Swedia dan Indonesia," ujarnya.
BACA JUGA:
7 Contoh Lukisan Realisme Indonesia dan Dunia yang Terkenal
(Penulis: Graceilla Alexandra; Edited by JM; Foto: Courtesy of Embassy of Sweden Jakarta)
