Setiap tanggal 24 Juli, Indonesia memperingati Hari Kebaya Nasional, momen yang selalu jadi pengingat kalau kebaya bukan cuma soal fashion, tapi juga soal identitas. Tahun ini, Bakti Budaya Djarum Foundation kembali merayakannya lewat cara yang berbeda dari biasanya. Setelah dua tahun terakhir mengangkat kebaya lewat kampanye "Kebaya Kala Kini" dan "#KitaBerkebaya", kali ini mereka hadir dengan sesuatu yang jauh lebih personal, sebuah film pendek berjudul Jalan Pulang.
Kalau dua karya sebelumnya lebih banyak bicara soal kebaya sebagai identitas budaya yang hidup, Jalan Pulang justru mengajak kita masuk lebih dalam ke ruang yang jauh lebih intim, yaitu rumah dan keluarga. "Kebaya bukan hanya sesuatu yang dikenakan, tetapi juga membawa jejak keluarga, kenangan, nilai, dan perjalanan hidup yang membentuk siapa diri kita hari ini," ujar Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation.
Ceritanya sendiri berpusat pada Dara, seorang creative director muda yang dipercaya me-rebranding rumah fashion kebaya legendaris milik Madame Yati. Namun ketika ide segarnya justru menerima penolakan, Dara jadi mempertanyakan ulang cara pandangnya sendiri soal kebaya. Titik baliknya datang ketika ia pulang ke rumah sang ibu dan di antara tumpukan kebaya lama yang nyaris disumbangkan, ia justru menemukan kembali kenangan dan kasih sayang yang selama ini ia lupakan.
Melibatkan Nama-Nama Besar di Balik dan Depan Layar
Di kursi sutradara, ada Bramsky yang berhasil meracik cerita sederhana ini jadi sesuatu yang hangat dan personal. "Di balik setiap lipatan kainnya ada kenangan, ada rumah, ada ibu, dan ada keluarga," ujarnya ketika menggambarkan bagaimana kebaya merupakan saksi perjalanan hidup.
Untuk karakter Dara, dipercayakan pada Sheila Dara Aisha, peraih Piala Citra FFI 2025 lewat perannya di Sore: Istri dari Masa Depan. Ia mengaku langsung merasa dekat dengan karakter Dara begitu membaca naskahnya. Deretan pemain lain juga tidak kalah kuat, ada aktris senior Widyawati yang pernah menerima Lifetime Achievement Award FFI 2018, Asri Welas yang berperan sebagai Madame Yati, serta model Sharon Sitania yang menjadi representasi generasi muda dalam cerita ini.
Di balik layar, Jalan Pulang juga digarap oleh tim lintas disiplin, mulai dari penulisan naskah oleh Widya Arifianti dan Ayesha Alma Almera, tata artistik oleh Dita Gambiro, hingga penataan busana oleh Hagai Pakan yang memastikan setiap kebaya di film ini ikut "berbicara."
Lebih dari sekadar tayangan, Jalan Pulang terasa seperti ajakan untuk menengok kembali kebaya-kebaya lama di lemari keluarga kita sendiri, siapa tahu ada cerita yang selama ini belum sempat kita dengar.
BACA JUGA:
Ini Daftar 10 Bahan Kebaya Modern Terbaik
Bakti Budaya Djarum Foundation Merayakan Warisan Wastra Lewat Film #KitaBerkebaya
(Penulis: Elaine Mary; Edited by JM; Foto: Courtesy of Dok. Bakti Budaya Djarum Foundation)
