Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Lahirnya Menu-Menu Eksklusif Dalam Rangka Perayaan 21 Tahun Room4Dessert

Ketika para chef terbaik dunia berkumpul dan berkolaborasi di Bali demi merayakan sebuah perjalanan rasa.

Lahirnya Menu-Menu Eksklusif Dalam Rangka Perayaan 21 Tahun Room4Dessert
Layout by Adzkia Asakiinah

Ada satu malam di Ubud ketika dapur Room4Dessert terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Sang pemilik, Chef Will Goldfarb, baru saja merayakan hari jadi restorannya yang ke-21. Namun, alih-alih merayakannya dengan pesta biasa, ia mengundang 10 chefs ternama dari berbagai belahan dunia untuk berkumpul dan berkolaborasi. Dalam satu malam yang sangat eksklusif tersebut, mereka menciptakan 15 hidangan spesial yang hanya ada di hari perayaan itu saja, menjadikannya sebuah momen sekali seumur hidup bagi para pencinta kuliner yang hadir.

BACA JUGA: Selebrasi Gran Meliá Jakarta Raih Rekor MURI Lewat Beef Rendang Wellington

Room4Dessert memang bukan sekadar destinasi pencuci mulut biasa. Terletak di Ubud, Bali, tempat ini terkenal secara internasional karena berhasil mengubah cara orang menikmati dessert lewat konsep musiman dan bahan lokal yang kuat. Chef Will Goldfarb sendiri pernah dinobatkan sebagai World’s Best Pastry Chef pada tahun 2021 dan ceritanya sempat diangkat di serial Netflix, Chef’s Table. Melalui restoran dan The Room4Dessert Academy, Will dan timnya juga aktif membagikan ilmu tentang teknik kuliner modern seperti fermentasi dan praktik zero-waste (tanpa limbah) kepada sesama pelaku industri.

Di malam perayaan ini, beberapa chef saling berpasangan untuk menggabungkan teknik, latar belakang budaya, dan ide kreatif mereka. Perjalanan rasa malam itu dimulai dari tangan dingin Chef Hans Christian dari August, Jakarta. Sebagai pembuka, ia menyajikan Asinan Jakarta dan Cakalang Noodles. Hidangan lokal yang sangat akrab di lidah masyarakat Indonesia ini diterjemahkan ulang lewat sentuhan teknik modern yang apik.

Asinan Jkt
Asinan Jakarta

Cakalang Noodles
Cakalang Noodles

Selanjutnya, suasana berganti menjadi dialog antar benua lewat kolaborasi Chef Prateek Sadhu dari Restaurant NAAR India dan Chef Manoella Buffara dari Restaurante Manu Brasil. Dua chef yang sama-sama peduli pada kelestarian alam ini menyajikan hidangan Lobster dan Crab. Di tangan mereka, kekayaan laut berpadu sempurna dengan bumbu rempah yang eksotis, menciptakan harmoni rasa baru yang unik.

Crab or Lobster
Lobster

Butternut Squash
Crab

Eksperimen yang tidak kalah seru datang dari Chef Jake Kellie dari arkhé Adelaide dan Chef Karime López dari Gucci Osteria Florence. Mereka bertiga menyuguhkan Tuna Tostada, Heritage Pork, dan Dry Aged Heritage Duck. Menu-menu ini menjadi sangat menarik karena mempertemukan teknik memasak dengan api langsung khas Jake, dengan sentuhan presisi tingkat tinggi ala restoran bintang Michelin dari Karime.

Dry Aged Duck
Dry Aged Heritage Duck

Sementara itu, Chef Rachel Tjahja dari Firstborn Jakarta dan Chef Sabrina Alatas yang dikenal sebagai The Grumpy Chef membawa narasi yang sangat personal ke atas meja. Melalui menu Oyster dan Kombujime Prawn, dua chef perempuan berbakat ini menjahit memori warisan budaya Tionghoa-Indonesia dan teknik Prancis modern menjadi hidangan laut yang segar sekaligus penuh cerita.

Oyster
Oyster

Aroma persilangan budaya juga terasa kuat saat Chef Tala Bashmi dari Bahrain berpasangan dengan Chef Aditya Muskita dari ESA Jakarta. Mereka menyajikan Molokhiya dan Butternut Squash, sebuah hidangan yang berhasil menyatukan karakter kuliner Timur Tengah dan bahan lokal Indonesia dalam satu piring yang seimbang.

Molokhiya

Butternut Squash

Sebagai akhir dari perjamuan, pakar pastry asal Thailand, Chef Dej Kewkacha dari Kyo Roll En, mengambil alih panggung pencuci mulut. Ia menyajikan rangkaian dessert yang terdiri dari Stracciatella, Jasmine Rice, Cacao, dan Passion Mojito. Mengawinkan pengaruh Jepang dan bahan lokal, hidangan penutupnya menjadi penutup yang ringan, kreatif, dan menyegarkan.

Passion Mojito
Stracciatella

Cacao
Cacao

Perayaan 21 tahun Room4Dessert ini akhirnya selesai, dan 15 menu tersebut tidak akan bisa ditemukan lagi di hari lain. Namun, bagi dunia gastronomi, malam itu menjadi bukti nyata bagaimana makanan bisa menjadi medium yang indah untuk menyatukan banyak orang, budaya, dan cerita di satu meja makan yang hangat.

BACA JUGA: 

Restoran di Bali dengan Hiburan Live Music Setiap Hari

Table Talk: Restoran Fusion Indonesia yang Menyediakan Ambience Hangat dan Penuh Intimasi

(Penulis: Emma Maryjade; Foto: Courtesy of Room4Dessert)