Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

10 Ide Sarapan Sehat untuk Diet yang Praktis dan Bergizi

Penyajian menu sarapan yang simpel ini mendukung program diet Anda.

10 Ide Sarapan Sehat untuk Diet yang Praktis dan Bergizi
Courtesy of Freepik

Saat menjalani diet, pola makan dan makanan yang masuk ke dalam tubuh diatur sedemikian rupa dan dengan penuh perhatian. Mengurangi frekuensi makan saat diet bukan berarti sarapan pagi harus dilewatkan. Bagi beberapa orang, memulai pagi hari dengan sarapan adalah hal krusial yang tidak dapat dilewatkan, bahkan ketika sedang diet sekalipun.

Oleh karena itu, perubahan yang dapat dilakukan adalah dengan memperhatikan pemilihan menu sarapan sehat untuk diet. Dengan berbagai menu sarapan yang bergizi, rendah kalori, dan praktis, diet dapat dilakukan secara konsisten dan menyehatkan tanpa terlalu ekstrem.

Ide Sarapan Sehat untuk Diet yang Praktis dan Bergizi Seimbang

Menu sarapan sehat untuk diet didasarkan pada pemilihan bahan-bahan makanan yang penuh gizi dan baik dalam membantu proses diet. Beberapa ide menu sarapan yang praktis dan penuh nutrisi ini dapat membuat Anda menghemat waktu di pagi hari dan memberikan rasa kenyang hingga siang hari.

1. Smoothies Buah atau Sayur

Courtesy of Freepik

Salah satu menu sarapan praktis yang digemari ketika sedang diet adalah smoothies. Dengan tekstur seperti liquid yang kental, lembut, dan berserat, smoothies terasa ringan saat dikonsumsi, tetapi tetap mengenyangkan. Serat dan vitamin yang diperoleh dari buah atau sayur pada smoothies dapat memberikan nutrisi yang cukup untuk memulai hari.

Smoothies dapat dengan mudah dibuat sebagai berikut:

  1. Siapkan buah beku seperti pisang, mangga, strawberry, buah naga, atau sayuran segar seperti bayam atau kale.
  2. Blender buah atau sayuran pilihan dengan yogurt plain atau susu cair rendah lemak.
  3. Tambahkan pemanis alami, seperti madu atau bubuk protein, untuk meningkatkan asupan protein harian (opsional).
  4. Sajikan smoothies dengan topping menyehatkan seperti chia seed, granola, flaxseed, atau lainnya.

Total Kalori: 150–250 kalori

2. Oatmeal atau Overnight Oats

Courtesy of Freepik

Menu sarapan sehat untuk diet dengan bahan utama oat sangat disarankan untuk konsumsi harian. Oat kaya akan serat dan jika disajikan dengan berbagai topping menyehatkan dapat memberikan nutrisi, seperti protein, vitamin, dan probiotik. Oatmeal dan overnight oats cocok untuk sarapan pagi karena tidak memakan banyak waktu dan praktis. Cara membuatnya:

  1. Campurkan oat dengan air hangat atau susu rendah lemak dan yogurt plain.
  2. Sajikan oatmeal langsung dengan berbagai topping pilihan. Adapun campuran oat untuk overnight oats dapat dimasukkan ke dalam kulkas untuk didiamkan semalaman.
  3. Topping dapat dipilih sesuai selera, misalnya buah-buahan segar, selai kacang, chia seed, madu, atau kayu manis.

Total Kalori: 250–350 kalori

3. Chia Pudding

Courtesy of Freepik

Biji chia (chia seed) bukan hanya bisa dijadikan topping, tetapi juga bisa dijadikan menu sarapan yang sehat dan cukup mengenyangkan dalam bentuk chia pudding. Kandungan yang terdapat pada chia pudding dapat memberikan asupan serat, protein, vitamin, dan probiotik. Menu sarapan dengan chia pudding dapat dibuat dengan mudah dan hemat waktu.

  1. Rendam 2 sdm biji chia dengan 200 ml susu rendah lemak dalam wadah yang bisa ditutup.
  2. Tambahkan 1 sdm yogurt untuk menambah tekstur creamy.
  3. Berikan pemanis alami seperti madu, sirup maple, atau stevia.
  4. Tutup wadah dan diamkan di kulkas hingga semalaman.
  5. Tambahkan topping pilihan seperti buah, selai kacang, granola, dan lainnya.

Total Kalori: 150–300 kalori

4. Greek Yoghurt dan Buah

Courtesy of Freepik

Tidak punya banyak waktu untuk menyiapkan sarapan di pagi hari? Greek yoghurt bisa menjadi solusi praktis untuk sarapan penuh nutrisi. Greek yoghurt merupakan sumber protein, kalsium, dan probiotik yang sehat untuk kesehatan usus. Mengonsumsi greek yoghurt untuk sarapan di pagi hari dapat dilakukan setiap hari dengan cara penyajian yang singkat.

  1. Pilih greek yoghurt plain yang rendah lemak dan rendah kalori.
  2. Konsumsi 4-5 sdm yogurt dan berikan tambahan topping, seperti buah-buahan, granola, atau madu sebagai pemanis alami.

Total Kalori: 130–200 kalori

5. Avocado and Egg Toast

Courtesy of Freepik

Menu hidangan menggunakan roti gandum, alpukat, dan telur ini merupakan menu sarapan sehat untuk diet yang digemari. Selain karena perpaduan rasanya yang lezat dan mengenyangkan, menu ini diperkaya dengan protein dan serat yang tinggi. Penyajian menu avocado and egg toast tidak memakan banyak waktu dan cukup praktis.

  1. Panggang 2 roti gandum hingga kecokelatan.
  2. Buat varian telur yang diinginkan: telur rebus, telur mata sapi, scrambled egg.
  3. Potong atau hancurkan setengah atau satu buah alpukat.
  4. Tata potongan alpukat dan telur di atas roti gandum.
  5. Tambahkan bumbu seperti garam, lada, atau perasan lemon.

Total Kalori: 250–400 kalori

6. Tortilla Wrap

Courtesy of Freepik

Agar menu sarapan tidak membosankan, Anda dapat mencoba membuat sajian kulit tortilla dari gandum atau jagung dengan varian isi seperti daging, telur, sayuran, atau sesuai selera.

Menu sarapan ini tidak hanya memberikan asupan serat, tetapi juga tinggi protein dan rendah kalori yang dibutuhkan saat sedang diet. Tortilla wrap dapat dengan mudah dibuat di rumah dan tidak memakan banyak waktu untuk mempersiapkannya.

  1. Siapkan isian tortilla wrap sesuai selera, baik dengan telur rebus, ayam suwir/panggang, atau daging sapi cincang.
  2. Siapkan sayuran seperti selada, irisan kol, potongan tomat, atau mentimun.
  3. Panggang kulit tortilla berukuran diameter 18–20 cm hingga agak kecokelatan.
  4. Tata isian termasuk daging/telur dan sayuran dan tambahkan saus sesuai selera, lalu gulung dan nikmati.

Total Kalori: 350–400 kalori

7. Vietnamese Spring Roll

Courtesy of Freepik

Sarapan tinggi serat dan protein tetapi rendah kalori bisa Anda dapatkan dari menu spring roll ala Vietnam. Memiliki ciri khas berupa gulungan dari rice paper, menu satu ini diisi dengan bahan-bahan yang sehat, seperti sayuran dan pilihan protein dari ayam atau udang. Menu sarapan ini terlihat simpel tetapi sangat mengenyangkan. Biasanya spring roll disajikan dengan cocolan saus untuk menambah kelezatan. Cara membuatnya:

  1. Siapkan bahan-bahan isian spring roll yang sudah dipotong kecil dan memanjang, seperti selada, mentimun, kol ungu, wortel, udang/ayam, serta bihun.
  2. Rendam rice paper sebentar di air untuk membuatnya lunak.
  3. Susun isian di atas rice paper dan gulung hingga berbentuk lonjong.
  4. Berikan saus pendamping seperti sambal autentik Vietnam atau salad dressing seperti saus wijen.

Total Kalori: 50–100 kalori per gulung

8. Salad Sayur

Courtesy of Freepik

Menu yang satu ini sudah menjadi andalan dalam program diet untuk membantu menurunkan berat badan dan juga sangat baik untuk dikonsumsi sebagai menu sarapan.

Isian salad yang penuh dengan sayuran, daging, dan telur, membuat menu sehat ini sangat mencukupi kebutuhan serat, vitamin, dan protein harian. Untuk memudahkan penyajian di pagi hari, sebaiknya Anda mempersiapkan bahan-bahan yang telah dicuci bersih dan dipotong-potong sebelumnya.

  1. Siapkan berbagai macam sayuran, seperti selada, bayam, kale, wortel, mentimun, dan tomat ceri.
  2. Rebus atau panggang dada ayam dan rebus telur.
  3. Campurkan semua sayuran dan daging atau telur ke dalam satu mangkuk besar.
  4. Tambahkan salad dressing sesuai selera, seperti wijen sangrai, mayones, atau vinaigrette.

Total Kalori: 300–500 kalori

9. Protein Pancake

Courtesy of Freepik

Pancake merupakan menu sarapan yang dikenal mengenyangkan karena berasal dari bahan tepung. Namun, menu ini dapat dibuat dengan versi yang lebih sehat dan baik untuk diet dengan mengganti tepung dengan bubuk protein.

Sarapan dengan protein pancake dapat memberikan hidangan yang kaya akan protein dan juga mengenyangkan. Berikut ini resep praktis dalam membuat protein pancake:

  1. Siapkan bahan-bahan seperti bubuk protein, telur, pemanis alami seperti madu, dan mentega.
  2. Buat adonan dari bubuk protein, telur, dan madu, kemudian kocok dengan merata.
  3. Panaskan teflon dan oleskan sedikit mentega.
  4. Tuangkan sedikit adonan pancake dan tunggu munculnya gelembung-gelembung kecil di permukaan sebelum dibalik.
  5. Tambahkan topping yang bernutrisi dan rendah kalori, seperti pisang, madu, dan strawberry.

Total Kalori: 250–450 kalori

10. Rebusan Telur dan Kukusan Sayur

Courtesy of Freepik

Telur dan sayuran dapat menjadi pilihan menu sarapan rendah kalori yang mengenyangkan. Tanpa melalui proses memasak yang rumit dan makan waktu, Anda dapat menikmati makanan alami yang penuh akan protein dan serat.

Makanan rebusan dan kukusan untuk diet dapat berupa telur, ubi ungu, pisang, jagung, bayam, brokoli, dan bahan makanan sehat lainnya. Proses penyajiannya juga sangat mudah, hanya dengan mengukus sayur-sayuran dan merebus telur, tanpa menggunakan saus apa pun.

Total Kalori: 100–150 kalori tergantung jumlah kukusan

Tips Menyiapkan Sarapan Sehat untuk Diet di Tengah Kesibukan

Menyiapkan sarapan di pagi hari terkadang terasa memberatkan, terutama jika waktu yang dimiliki terbatas. Untuk itu, ada beberapa tips menyiapkan sarapan sehat di sela-sela kesibukan.

1. Lakukan Meal Prep

Persiapkan semua bahan yang dibutuhkan di malam sebelumnya agar penyajiannya menjadi lebih mudah di pagi hari. Anda juga bisa menyusun menu-menu yang akan dibuat untuk seminggu ke depan dan menyiapkannya di kulkas.

2. Pilih Menu yang Praktis

Berbagai menu sehat untuk sarapan tidak membutuhkan banyak waktu untuk menyiapkannya. Pilihlah menu seperti overnight oats, smoothies, yogurt dengan buah, atau kukusan sayur dan telur.

3. Hindari Hidangan yang Perlu Dimasak Lama

Proses memasak seperti menggoreng dengan minyak mungkin membutuhkan waktu yang lebih lama dan tidak begitu baik untuk diet. Oleh karena itu, hindari proses memasak yang terlalu rumit.

(Edited by SW)