Hari ini, Gap mengumumkan sebuah kemitraan multi-musim yang menarik dengan fashion dan beauty mogul, Victoria Beckham. Kolaborasi ini secara resmi diluncurkan secara online dan di beberapa toko pilihan secara global pada 24 April dan lini ini akan mencakup reinterpretasi dari gaya klasik Gap era 1980-an dan 1990-an yang terdiri dari: jeans, denim jackets, khaki pants, t-shirts, dan fleece sets dengan harga mulai dari $34 hingga $328. Sentuhan Victoria terlihat pada beberapa structured outerwear dan slim silhouettes, serta red stitching khasnya di seluruh koleksi. Seperti dijelaskan oleh CEO Gap, Mark Breitbard dalam sebuah pernyataan pagi ini, “Kami ingin bekerja sama dengan Victoria Beckham mengingat pengaruh ikoniknya di dunia fashion serta peluang untuk menafsirkan ulang produk-produk ikonik kami melalui sudut pandang desainnya yang unik. Kemitraan ini terasa benar-benar autentik dan di situlah letak keajaibannya. Hal ini memungkinkan kami menciptakan produk-produk yang kami harap akan terasa wajib dimiliki oleh pelanggan kami.”
BACA JUGA: Victoria Beckham Padukan Setelan Longgar dengan Tas Birkin Croc Burgundy
Kolaborasi ini merupakan salah satu dari deretan kerja sama yang terus berkembang yang telah ditampilkan Gap selama satu setengah tahun terakhir, bersama koleksi lain seperti Gap x Doen, Gap x Sandy Liang, dan Gap x Katseye. Namun, yang dibawa Victoria adalah sebuah pendekatan yang berfokus pada luxury yang semakin mendorong batasan keahlian high-fashion, selera, dan teknik yang telah diintegrasikan oleh Executive VP dan Creative Director Gap, Zac Posen ke dalam mega-brand tersebut sejak ia memulai perannya pada tahun 2024. Selain pakaian yang juga mencakup capri jeans, crisp white button-downs, dan cinched waist anorak, kampanye ini juga tampil lebih elevated: model Mica Argañaraz dan Lina Zhang difoto dalam gaya portrait yang tajam oleh Mert & Marcus dan ditata oleh Alastair McKimm.
“Koleksi ini pada dasarnya adalah tentang menyempurnakan pieces yang sudah diandalkan perempuan dalam keseharian seperti denim, t-shirts, tailoring, dan outerwear, namun dengan proporsi dan detail yang sangat diperhatikan,” ujar Victoria kepada Bazaar. “Denim menjadi titik awal yang alami mengingat ini menjadi salah satu inti warisan Gap, sehingga kami mengeksplorasi bentuk yang lebih sculptural serta potongan modern yang tetap terasa timeless. Kami juga meluangkan waktu di arsip Gap, meninjau kembali referensi ikonik dari akhir 1980-an hingga awal 1990-an, sebuah periode yang ditandai dengan kepercayaan diri dan kesan playful tertentu yang masih terasa sangat relevan hingga saat ini.
Sejak meluncurkan label fashion-nya pada tahun 2008, Victoria telah mengembangkan koleksinya dari yang awalnya hanya berfokus pada dresses menjadi koleksi ready-to-wear yang lengkap, sekaligus membangun lini beauty yang sangat sukses serta menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari Mango hingga Mackintosh. Kemitraan terbaru dengan Gap ini menandai pencapaian penting lainnya bagi mantan pop star tersebut yang kemungkinan besar akan cepat terjual habis mengingat hampir semua yang disentuh Victoria, mulai dari makeup, high fashion, hingga dokumenter Netflix biasanya selalu berujung sukses.
BACA JUGA:
Victoria Beckham Menghidupkan Kembali Posh Spice untuk Satu Hari Saja
Pertunjukan Perdana Kolaborasi Yeezy dan Gap Akhirnya Hadir
(Penulis: Brooke Bobb; Artikel ini disadur dari: BAZAAR US; Alih bahasa: Alleia Anata; Foto: Courtesy of BAZAAR US)
