Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Seperti Apa Penampilan "Rich Girl" yang Sedang Tren Saat Ini?

Empat runway terbaru punya beberapa jawabannya.

Seperti Apa Penampilan
Foto: Courtesy of BAZAAR US

Bazaar sedang berbincang dengan aktor tampan dari serial Industry setelah peragaan busana Boss di Milan. Ia tersenyum hangat dan lebar sampai kami menyinggung soal dunia keuangan yang secara teknis memang menjadi tema serial tersebut. Penonton tahu bahwa tema sesungguhnya dari Industry adalah mainan seks, disusul oleh berbagai penampilan blazer Toteme. Meski begitu, dunia finansial tetap berada di posisi ketiga. “Industry membuat saya jadi takut pada orang-orang yang sangat kaya,” katanya secara blak-blakan. “Serial kami menunjukkan dengan jelas bahwa mereka ada di mana-mana, orang-orang super kaya dan sangat berkuasa yang diam-diam muncul dengan sweater abu-abu oversized dan legging di kafe, lalu membuka laptop dan menghancurkan hidup semua orang. Anda tidak akan pernah tahu.”

BACA JUGA: Perdebatan Tren Gaya "Old Money" dan "New Money"

Foto: Courtesy of BAZAAR US

Seolah ada ribuan CBK(Carolyn Bessette-Kennedy) kecil. Mengenakan rok pensil Boss di ruang kerja....

Foto: Courtesy of BAZAAR US

 … dan di Tod’s

Ia berbicara tentang aliran “quiet luxury” para miliarder yang disorot baik oleh serial Industry maupun sepupunya yang lebih prestisius, Succession di mana para psikopat kaya mengenakan kardigan seharga 8.900 dolar dari Brunello Cucinelli dan atasan sutra 2.850 dolar dari Loro Piana. Benar, kasmir beige tanpa logo memang mendominasi video #RichTok tentang bagaimana keluarga miliarder “sesungguhnya” berpakaian. Namun bahkan para penguasa nyata yang menghadiri Milan Fashion Week musim ini yang paling terkenal adalah Mark Zuckerberg di Prada, melampaui sekadar busana anonim yang tampak seperti dari Uniqlo tetapi harganya setara mobil.

Para penguasa itu tampak rapi sekaligus menarik, bahkan Mark Zuckerberg dengan polo camel yang pas badan dipadukan dengan celana cokelat tua dan rambut sedikit berantakan. Sementara itu, runway memunculkan perdebatan melalui kemeja dan sepatu. Apakah pakaian super mahal harus terlihat mewah atau justru pamer tertinggi adalah mengenakan sesuatu yang sempurna sampai usang lalu tetap memakainya karena Anda terlalu berkuasa untuk menggantinya? Gaun pesta bertabur kristal dan celana longgar yang tampak sudah ternoda mengambil alih panggung di Milan dan mengajukan pertanyaan. Seperti apa rupa rich girl di tahun 2026?

Foto: Courtesy of BAZAAR US

Scarf Prada dengan sentuhan gaya khas "Rich Kid": sebuah gaun yang merangkap sebagai half-zip.

Jawaban termudah adalah, maaf, Carolyn Bessette-Kennedy. Ikon gaya tersebut akan berusia 60 tahun hari ini, tetapi karena kematiannya yang tragis dan mengerikan, citranya membeku di usia 33 tahun. Kini bayangannya bergema di moodboard Pinterest dan avatarnya di layar kaca, aktris berbakat Sarah Pidgeon, hadir lewat Love Story, serial biografi yang sangat adiktif tentang hidupnya.

Love Story memicu kegilaan baru akan elegansi urban yang tenang, dengan sentuhan ironi Gen X. Carolyn terkenal bekerja di Calvin Klein pada masa kejayaan 1990-an. Milan pun tak kebal terhadap daya tarik itu. MM6 Maison Margiela, Jil Sander, Tod’s, bahkan merek sepak bola Fila menghadirkan interpretasi rok pensil camel khasnya yang dipadukan sepatu bot cokelat dan sweater hitam. Karlie Kloss, seorang miliarder karena pernikahan sekaligus investor independen tampak mengenakan versi Gucci yang mengganti wol beige dengan kanvas bermotif logo.

Foto: Courtesy of BAZAAR US

Model Abby Champion yang menikah dengan Patrick Schwarzenegger di sela-sela peragaan busana.

Ponytail berantakan khas CBK muncul di Prada, Giorgio Armani, dan Fendi. Diesel mengadaptasi kacamata oval berbingkai tebal dari Selima Optique. Rambut pirang khas aristokrat dengan tatapan lebar menguasai runway, termasuk Liisa Winkler, Bodine Van Galen, dan Abby Champion yang menikah dengan aktor Patrick Schwarzenegger.

Ada pula aliran lain gaya rich girl yang menyatakan bahwa jika Anda pewaris rahasia, Anda mungkin memanfaatkan waktu untuk membuat atau memperbaiki pakaian sendiri, bahkan membuat keramik kiln sendiri di Bard College. Ketika model Prancis, Ambre Roumeau berjalan untuk Bottega Veneta membawa tas transparan berisi proyek rajutan, pesannya jelas. Gadis Bottega punya uang, tetapi tetap suka merajut sendiri. Hal serupa terjadi di Prada ketika Bella Hadid dan Liu Wen mengenakan syal rajut tangan bergaris. Seorang editor mode Italia mengenakan syal buatannya sendiri keesokan harinya. “Saya membuatnya sendiri,” katanya. “Benangnya mungkin seharga empat euro. Namun hari ini semua orang di kantor saya bertanya apakah itu Prada. Bisa dipercaya?”

Prada juga membiarkan kemejanya tampil kusut dan kitten heels merah muda sedikit ternoda di ujungnya, menambah estetika lived-in yang dihargai mereka yang percaya bahwa terlihat berpengalaman, bukan sempurna adalah sandi rahasia kaum kaya. Mungkin itu sebabnya Marni mendaur ulang kalung plastik seharga 19,99 dolar dari kolaborasi tahun 2012 dengan H&M menjadi logam campuran perak yang kelak bisa dijual dengan harga ribuan dolar.

Foto: Courtesy of BAZAAR US

Emily Ratajkowski di Gucci runway.

Namun mungkin cara paling menyenangkan untuk terlihat mahal adalah terlihat luar biasa murah. Itu terjadi di Gucci ketika Emily Ratajkowski mengenakan gaun pesta mungil bertabur kristal. Direktur kreatif Demna memintanya mengibaskan rambut dan membenarkan tali bahu saat berjalan, meniru karakter Mikey Madison dalam film Anora tentang penari telanjang yang hampir menikahi putra oligarki. Blumarine menghadirkan nuansa Girls! Girls! Girls! dengan renda hitam dan tumpukan mutiara palsu serta rantai emas. Desainer David Koma mengenakan kacamata hitam besar di belakang panggung, berperan sebagai pengusaha sukses padahal ia pakar mode yang cermat. Roberto Cavalli lewat Fausto Puglisi menghadirkan renda hitam transparan dan anting khas tahun '80-an ala Sigourney Weaver dari Working Girl. Ketika Philipp Plein mengirim model dengan tumpukan uang palsu, itu terasa seperti pengakuan bahwa uanglah aksesori status sejati.

Mengapa kita ingin terlihat kaya, bahkan ketika tidak sepakat seperti apa rich girl sebenarnya? Jawabannya sulit. Sering kali uang adalah bentuk perlindungan terdekat yang kita miliki. Kita bisa menggunakannya secara terang-terangan untuk akses kesehatan lebih baik, air lebih bersih, makanan lebih segar, dan rumah lebih hangat, belum lagi kursi terbaik di Oh, Mary! dan sepatu terbaik di Bergdorf Goodman. Kita juga bisa menggunakannya secara terselubung untuk pasangan yang lebih menarik, tekanan kerja lebih ringan, dan kebebasan mengejar hasrat kreatif seperti merajut syal bergaris.

Foto: Courtesy of BAZAAR US

Seorang model menghamburkan uang di peragaan busana Philip Plein.

Foto: Courtesy of BAZAAR US

Tas Loro Piana seharga 7.000 dollar di luar kantor pusat merek tersebut di Milan.

Terlihat seperti anggota klub sering kali identik dengan menjadi anggota klub tersebut dan keuntungan menjadi kaya terlalu besar untuk diabaikan. Jika tampil sesuai peran membantu sepatu Miu Miu bekas kita melewati pintu, mengapa tidak mencoba? Beberapa desainer memang memuliakan borjuis chic, seperti Blaze Milano atau Emporio Armani. Sebagian merek hanya ingin membuat pakaian untuk perempuan hebat yang bekerja. Namun bahkan Bazaar pun kadang ingin menjadi seorang Radziwill alih-alih bos keren dengan koleksi musim depan dari Boss.

Foto: Courtesy of BAZAAR US

Kalung Marni by H&M by Marni di atas panggung peragaan busana.

Pada hari terakhir Milan Fashion Week, rumor beredar di Plaza Duomo bahwa Mark Zuckerberg dan istrinya, Priscilla Chan sedang berjalan melintasi kawasan tersebut. Dalam rekaman Instagram yang dirilis keesokan harinya, pasangan itu tampak bahagia dan sedikit lelah, mengenakan flanel dan sweatsuit seperti baru keluar dari asrama kampus. Pengingat bahwa menjadi kaya dan terlihat kaya adalah dua hal yang sepenuhnya berbeda. Namun rok pensil kasmir warna camel itu tetap terasa sangat menyenangkan untuk dikenakan.

BACA JUGA:

Ketahui Ciri Khas Gaya dan Preferensi Kaum Pria Old Money

10 Label Fashion yang Mencerminkan Tren 'Quiet Luxury'

(Penulis: Faran Krentcil; Artikel ini disadur dari Bazaar US; Alih bahasa: Alisa Putri Ramadhina; Foto: Courtesy of BAZAAR US)