Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Pangeran Harry Mengajukan Gugatan Hukum Terhadap Penerbit Daily Mail atas Pelaporan "Pencemaran Nama Baik"

Ini adalah ketiga kalinya pasangan Sussex melawan Associated Newspapers, dengan Duchess Meghan baru-baru ini memenangkan pembayaran yang "substansial".

Pangeran Harry Mengajukan Gugatan Hukum Terhadap Penerbit Daily Mail atas Pelaporan "Pencemaran Nama Baik"

Pangeran Harry kembali bertindak tegas.

Baca juga: Pangeran Harry Dikabarkan "Merasa Tidak Aman" untuk Membawa Archie & Lili ke Inggris

Seorang juru bicara kerajaan mengonfirmasi kepada Bazaar.com bahwa Duke of Sussex telah menggugat penerbit Daily Mail atas tindakan pencemaran nama baik karena sebuah cerita yang diduga mencoreng sang pelapor dan dianggap palsu.

Dokumen yang diajukan ke Pengadilan Tinggi di London lewat pengacaranya di Schillings pada hari Rabu (23 Februari) mengungkapkan bahwa Harry menantang The Mail on Sunday atas laporan "fitnah" tentang perjuangannya untuk perlindungan polisi di Inggris.

Kisah yang diterbitkan di edisi 20 Februari (yang juga diterbitkan di MailOnline) mengeklaim bahwa sang duke telah berusaha keras untuk menyembunyikan litigasi terhadap Kantor Dalam Negeri Inggris setelah mereka menolak untuk membiarkan ia membayar untuk perlindungan polisi bagi keluarganya sendiri saat mengunjungi negara tersebut. Tabloid itu juga menuduh bahwa Harry telah berbohong tentang menawarkan untuk mendanai sendiri perlindungannya selama kunjungan ke London di bulan Juni lalu untuk meresmikan patung mendiang Putri Diana.

Pada bulan Januari, The Mail on Sunday secara eksklusif menyampaikan berita tentang perjuangan Harry untuk melindungi keluarganya saat mengunjungi Inggris. Judul halaman depan mereka "Harry menggugat Inggris karena kehilangan pengawalnya," bagaimanapun, tampaknya telah menyesatkan.

Sejak bulan Februari 2020, Pangeran Harry dan Duchess Meghan telah membayar sendiri biaya keamanan pribadi untuk diri mereka sendiri dan anak-anak mereka, Archie dan Lilibet. Langkah itu dilakukan sebagai akibat dari Komite Eksekutif untuk Perlindungan Royalti dan Tokoh Masyarakat (RAVEC) menarik perlindungan resmi yang diberikan kepada Sussex sebelum mereka mundur dari peran senior kerajaan mereka.

Meskipun Harry tidak mempermasalahkan pendanaan keamanannya sendiri, baris keenam dari berita tersebut berpendapat bahwa tanpa kesempatan untuk membayar perlindungan resmi polisi Inggris, ia dan keluarganya tetap rentan karena petugas perlindungan swasta tidak dapat memperoleh akses ke intelijen keamanan nasional. atau memiliki hak untuk membawa senjata ke Inggris.

Pada awal tindakan hukum Harry terhadap Kantor Dalam Negeri pada 18 Februari, seorang hakim mendengar dari pengacara Harry, Shaheed Fatima QC, bahwa sang duke sangat ingin kembali ke rumah dan melihat keluarga dan teman-temannya, juga untuk memperkenalkan putrinya Lilibet kepada ratu, tetapi tidak merasa aman tanpa tindakan keamanan yang tepat.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis ke Bazaar.com di bulan Januari, ayah dua anak ini mengatakan bahwa ia pertama kali menawarkan untuk "membayar secara pribadi untuk perlindungan polisi Inggris" untuk dirinya dan keluarganya pada Januari 2020 di Sandringham, tetapi tawaran itu ditolak. Namun, di pengadilan bulan ini, seorang perwakilan pemerintah menyebut tawarannya “tidak relevan,” menambahkan bahwa “keamanan perlindungan pribadi tidak tersedia atas dasar yang dibiayai secara pribadi.”

Ini bukan pertarungan pertama Harry melawan The Mail on Sunday. Pada Januari 2021, ia menyelesaikan gugatan pencemaran nama baik terhadap surat kabar tersebut atas cerita yang tidak akurat tentang hubungannya dengan angkatan bersenjata. Dan awal tahun ini, Meghan memenangkan ganti rugi besar dari surat kabar yang sama karena melanggar hak ciptanya dan melanggar privasinya setelah mempublikasikan surat tulisan tangan pribadinya kepada ayahnya.

Harry saat ini memiliki klaim privasi terhadap News Group Newspapers, yang menerbitkan The Sun, dan Mirror Group Newspapers (sekarang disebut Reach), yang menerbitkan The Mirror, atas dugaan peretasan telepon dan pengumpulan informasi yang melanggar hukum.

Baca juga:

Pangeran Harry Menghadiri Super Bowl Pertamanya Bersama Sepupunya, Putri Eugenie

Pangeran Harry Merilis Penawaran Legal untuk Memastikan Keamanan Selama Meghan, Archie, dan Lilibet Berkunjung Ke Negara Inggris

(Penulis: Omid Scobie; Artikel ini disadur dari Bazaar US; Alih Bahasa: Janice Mae; Foto: Courtesy of Bazaar US