Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

9 Tren Fashion Musim Dingin yang Dapat Anda Kenakan di Indonesia

Iklim tropis tak akan bisa menghalangi naluri fashion Anda!

9 Tren Fashion Musim Dingin yang Dapat Anda Kenakan di Indonesia
Layout by Sophie El Fasya

Meskipun banyak pihak sudah mulai menyambut koleksi musim liburan, kenyataannya kita masih berada di bulan-bulan musim dingin. Yang artinya, pilihan pakaian pun masih cukup berbau kehangatan. Sayangnya, bagi kita semua yang berada di Indonesia (atau negara "panas" lainnya), sepertinya sedikit kesulitan untuk membedakan mana musim dingin dan musim panas, ya, karena negara kita adalah negara beriklim tropis. Sulit juga untuk memadukan busana hangat ke cuaca hujan (yang dingin hanya sebentar bahkan bisa dihadapi dengan jaket atau hoodie saja). 

Baca juga: Tren Aksesori yang Akan Naik Daun dari Akhir Tahun 2021 sampai 2022

Namun, Anda para pencinta fashion jangan berkecil hati, bukan berarti kita tidak bisa memadukan beberapa tren musim dingin. Bazaar telah merangkum segelintir tren koleksi musim dingin yang tetap bisa Anda kenakan walau berada di negara kita. Anda hanya perlu pandai dalam mix and match dan mengambil inti dari yang diperagakan oleh desain-desain yang memukau seperti di bawah ini.

1. Kekuatan Warna

Sejak pertengahan pandemi, warna tampaknya menjadi salah satu tren yang paling mendapat perhatian banyak orang. Dan hal tersebut masih terbukti hingga sekarang lewat koleksi Moschino, Loewe, dan Maisie Wilen. Mulai dari abstrak, colorblocking, pop of color, apapun itu yang berhubungan dengan warna akan menjadi kreasi indah. Anda hanya perlu meningkatkan kepercayaan diri saat mengakainya, atau bahkan mendapatkan kepercayaan diri dari apa yang Anda kenakan.

2. Material Kulit

Bahan kulit tidak akan membuat Anda gerah, terkadang justru membuat sejuk. Jika Anda perhatikan pakaian musim dingin yang menggunakan kulit sebagai bahannya pasti mempunyai lapisan bulu di dalamnya. Karena memang kulit bekerja tidak seampuh jaket puff yang khusus untuk menghadapi cuaca dingin. Anda bisa memilih sedikit yang lebih hangat dengan setelan jaket biker dan celana yang ditampilkan Hermès, atau kami menyarankan busana kulit seperti gaun tanpa lengan dari Courrèges atau low neck David Koma.

3. Merenggut Rajut

Tidak mungkin Anda tidak pernah memakai bahan rajutan di tengah cuaca panas. Selain, sangat nyaman saat digunakan, rajutan tidak sepanas yang dibayangkan jika disesuaikan dengan acara (jangan pakai saat liburan ke destinasi pantai pastinya). Terlebih, bagi Anda yang mengeluh bahwa pendingin ruangan kantor terlalu dingin, Anda dapat selalu membawa atau mengenakan busana rajutan di tas Anda seperti Chloé dan Etro. Sedangkan rancangan dari Fendi akan lebih cocok untuk berpergian santai ke mal ataupun bertemu orang-orang terdekat.  

4. Loco Logos

Belakangan ini, para desainer terlihat sedang berlomba-lomba dalam menempatkan logo brand pada koleksinya. Tetapi kami tidak bisa complain, karena memang itu membuatnya terlihat sangat chic dan unik. Masing-masing merek memiliki logo tersendiri untuk identitas mereka, yang terlihat adalah Chanel, Givenchy, dan juga Versace. Tren satu ini tidak ada hubungannya dengan musim, Anda bisa memilihnya potongan yang sesuai dengan selera. 

5. Setelan Berani

Selain busana knit, tentunya ada blazer dan celana yang memang dibuat untuk pergi ke kantor. Stella McCartney, Michael Kors, dan Dundas mempresentasikannya dengan sangat memukau dan kuat. Cocok bagi Anda yang menyukai pakaian formal tapi tetap trendi. Dan kabar baiknya, busana ini sekaligus bisa menjadi investasi. Karena dalam musim apapun, Anda akan selalu terlihat modis mengenakannya.

6. Croppies

Tidak perlu penjelasan panjang, Anda pasti tahu sendiri bahwa crop top masuk dalam pakaian cuaca panas. Perbedaannya, ini telah menjadi tren lagi dan rumah mode memadukan dengan setelan, warna, dan tekstur. Beberapa dapat Anda lihat pada koleksi Cult Gaia, Kim Shui, dan Acne Studios. 

7. Still on 00’s

Dari musim semi/panas 2021 hingga tahun 2022, Y2K memang layak untuk dipertahankan sebagai tren. Entah apa yang Anda pikirkan, menurut kami roaring twenties, dengan berbagai macam modifikasinya, memberikan tampilan kuno yang cantik. Mulai dari celana flare yang ditampilkan Prabal Gurung, aksesori tali kacamata Anna Sui, hingga kalung chocker Schiaparelli.

8. So Mini

Meski tidak untuk semua orang, rok mini telah menjadi salah satu pilihan kami. Dapat digunakan untuk acara makan siang, minum teh, dan makan malam mewah juga bisa. Bagi Anda yang cenderung memiliki gaya tomboi, Anda bisa memadukannya dengan sepatu platform tebal, blazer, atau jaket jeans. Dan untuk yang menyukai gaya feminin, ada beberapa inspirasi dari Valentino, Saint Laurent, dan Laquan Smith.

9. Crafty Creation

Seni bertemu seni. Karya para desainer dunia telah banyak dirancang dengan craftmanship yang lucu dan menyenangkan. Dua hal yang perlu dimasukkan dalam busana, terutama untuk kami. Lihat saja rancangan penuh patch dan kancing oleh Dolce & Gabbana yang juga serasi dengan topi bucket, sangat menarik bukan? Apalagi sentuhan bunga pada gaun Gabriela Hearst dan Elie Saab Couture. Rasanya langsung ingin memakainya.

Baca juga:

Beberapa Tren Tas dari Runway Fashion Week yang Akan Marak Tahun Depan!

Tren Kacamata 2022 untuk Menambah Gaya Tahun Depan

6 Tren Fashion Fall/Winter 2021 Pilihan Editor Bazaar untuk Anda Coba

(Penulis: Gracia Sharon, Foto: Courtesy of  Moschino, Loewe, Maisie Wilen, Hermés, Courrèges, David Koma, Chloé, Etro, Fendi, Chanel, Givenchy, Versace, Stella McCartney, Michael Kors, Dundas, Cult Gaia, Kim Shui, Acne Studios, Prabal Gurung, Anna Sui, Schiaparelli, Valentino, Saint Laurent, Laquan Smith, Gabriela Hearst, Elie Saab Couture, Dolce & Gabbana)