Dolly Parton, penyanyi legendaris yang mendefinisikan ulang musik country, meninggal dunia di usia 80 tahun.
BACA JUGA: Dolly Parton Bikin Ulang Cover Majalah Playboy Tahun 1978 untuk Ulang Tahun Sang Suami, Carl Dean
Keponakannya, Bryan Seaver, mengumumkan kabar tersebut melalui sebuah video yang dibagikan di akun Instagram resmi Dolly pada 25 Agustus.
“Pengumuman melalui video ini adalah sesuatu yang Dolly minta dariku bertahun-tahun lalu, jauh sebelum aku benar-benar memahami bahwa suatu hari hal ini akan menjadi kenyataan,” ujar Bryan dalam video tersebut. “Sebagai kepala keamanannya selama lebih dari dua dekade, sebuah peran yang sebelumnya dipegang ayahku, Larry, aku sudah sering membayangkan betapa beratnya momen ini, tetapi baru sekarang aku benar-benar merasakannya. Ini adalah sebuah kehormatan, kehormatan yang bercampur dengan rasa bangga yang begitu besar dan kesedihan mendalam. Namun, kesedihan itu milik kami, bukan Dolly. Dolly telah hidup dalam terang dan kini berada dalam pelukan Yesus, pasti telah disambut oleh Carl, kedua orang tuanya, serta banyak orang lain yang selama ini menjaganya dan menantikan untuk bertemu dengannya di surga.”
Ia melanjutkan, “Aku dan keluargaku memiliki kenangan indah seumur hidup bersama Dolly, tetapi begitu pula kalian. Ia selalu hadir di televisi kalian, pemutar piringan hitam, CD, hingga daftar putar di ponsel, dan tanpa disadari menjadi bagian dari keluarga kalian, entah kalian menyukainya atau tidak. Keluarga kami dan tim yang telah ia percayakan untuk menjaga warisannya akan bekerja dengan sungguh-sungguh agar semangatnya terus hidup bersama kita selamanya.”
Bryan mengakhiri pernyataannya dengan mengenang keinginan terakhir Dolly. “Dolly adalah seorang petani, sama seperti ayahnya. Ayahnya mengolah tanah, sementara ia mengolah lagu dan kebahagiaan,” katanya. “Dolly meneleponku dan berkata bahwa ia ingin beristirahat di tempat tidur indah berlapis kapas lembut karena setelah seumur hidup mengenakan rhinestone yang berat, akhirnya ia pantas merasa nyaman dan beristirahat. Beristirahatlah dengan tenang, Bibi Dolly, Bibi, Nenek, Gigi. Semoga Tuhan memberkati Dolly Parton dan memberkati kalian semua. Ia akan selalu mencintai kalian.”
Dolly sebelumnya sempat memberikan kabar terbaru mengenai kondisi kesehatannya yang menurun setelah sang suami, Carl Dean, meninggal dunia pada Maret 2025. Dalam pernyataan yang dibagikan kepada sebuah media pada 21 Agustus, Dolly mengatakan, “Seperti yang sudah kubagikan melalui berbagai pesan video sepanjang tahun terakhir, aku sedang menghadapi beberapa masalah kesehatan yang sebelumnya tidak terlalu kuperhatikan ketika sibuk merawat Carl.”
“Kalian tahu, ini bukan pertama kalinya aku harus menghadapi hal seperti ini. Pada awal 1980-an, aku sempat tidak beraktivitas selama beberapa bulan karena masalah kesehatan perempuan, dan saat itu aku juga mengalami kesulitan dengan berat badan, jadi bukan berarti aku belum pernah melewati masa-masa sulit terkait kesehatan. Meski masih dalam proses pemulihan, aku tetap bekerja! Kalian mengenalku, seperti yang sering kukatakan, aku telah bermimpi sampai menyudutkan diriku sendiri dan masih banyak sekali hal yang ingin kuraih, jadi aku akan terus bekerja selama aku mampu untuk melihat semuanya menjadi nyata.” Dolly meninggal dunia empat hari setelah pernyataan tersebut.
Dikenal luas sebagai Queen of Country, Dolly memulai karier musiknya enam dekade lalu dan merilis hampir 50 album studio solo, dimulai dengan debutnya pada 1967, Hello, I’m Dolly. Setelah itu, ia melahirkan sederet lagu yang menduduki tangga lagu, termasuk “I Will Always Love You,” “Jolene,” “9 to 5,” dan “Coat of Many Colors.” Dengan lebih dari 100 juta rekaman terjual di seluruh dunia, Dolly menjadi salah satu musisi terlaris sepanjang sejarah.
Dolly Parton tampil langsung di atas panggung UK Country Music Festival pada 1976.
Lahir pada 1946 di sebuah kabin satu ruangan di Tennessee, Dolly merupakan anak keempat dari 12 bersaudara dari pasangan Avie Lee Caroline dan Robert Lee Parton Sr. Ketertarikannya terhadap musik muncul sejak usia dini. Penampilan publik pertamanya berlangsung saat ia berusia enam tahun di gereja milik sang kakek. Ia kemudian mulai tampil dalam berbagai program radio lokal di East Tennessee.
Dolly kerap berbicara mengenai masa kecilnya yang sederhana di Smoky Mountains dan mengenang bagaimana keluarganya hidup dengan keterbatasan finansial. “Kami selalu bercanda dan mengatakan bahwa kami bahkan tidak tahu kalau kami miskin sampai ada seseorang yang sok pintar memberi tahu kami,” katanya dalam wawancara bersama sebuah media pada 2015. “Kami memang tidak punya uang, tetapi kami kaya akan hal-hal yang tidak bisa dibeli dengan uang. Seperti cinta, kebaikan, dan pengertian.”
Sepanjang kariernya yang membentang selama puluhan tahun, Dolly meraih 11 Grammy Awards dan tiga Emmy Awards, serta memperoleh nominasi untuk dua Academy Awards, enam Golden Globe Awards, dan satu Tony Award. Pada 2025, Academy menganugerahkan Jean Hersholt Humanitarian Award, sebuah penghargaan kehormatan Academy Awards, kepada Dolly atas kontribusinya dalam bidang kemanusiaan.
Selain karier musiknya yang legendaris, Dolly juga memperoleh pengakuan kritis melalui dunia akting. Perannya dalam film komedi 9 to 5 pada 1980 serta film musikal The Best Little Whorehouse in Texas pada 1982 membawanya meraih dua nominasi Golden Globe untuk kategori aktris terbaik. Ia juga tampil dalam Steel Magnolias pada 1989, komedi romantis Straight Talk pada 1992, serta film musikal komedi Joyful Noise pada 2012.
Dolly juga dikenal karena kerap membimbing dan berkolaborasi dengan generasi musisi yang lebih muda. Dalam beberapa tahun terakhir, ia bekerja bersama Beyoncé dan Sabrina Carpenter. Ia juga merupakan ibu baptis Miley Cyrus.
Melalui Dollywood Foundation, Dolly memimpin berbagai kegiatan filantropi. Salah satu yang paling dikenal adalah Imagination Library, program yang mengirimkan buku kepada anak-anak yang terdaftar setiap bulan sejak lahir hingga mereka mulai memasuki taman kanak-kanak. Program tersebut terinspirasi dari sang ayah, yang tidak pernah belajar membaca maupun menulis.
Dolly merilis album studio yang kemudian menjadi karya terakhirnya, Rockstar, pada 2023. Album tersebut debut di posisi ketiga Billboard 200 dan menjadi album studio dengan peringkat tertinggi sepanjang kariernya.
BACA JUGA:
Dalami Kehidupan Para Figur Publik Dunia melalui 13 Dokumenter yang Tersedia di Netflix Ini
Koleksi Parfum Dolly Parton akan Resmi Debut di Acara Super Bowl
(Penulis: Chelsey Sanchez; Artikel ini disadur dari: BAZAAR US; Alih bahasa: Devon Satrio; Foto: Courtesy of BAZAAR US)
