Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Panduan Ahli untuk Raih Kaki Halus & Terawat

Menambahkan kaki selembut kulit bayi ke dalam daftar pencapaian kita.

Panduan Ahli untuk Raih Kaki Halus & Terawat
Foto: Courtesy of BAZAAR US

Ibu kami selalu menanamkan beberapa kebiasaan skincare penting dalam diri Bazaar, yang tidak hanya soal memakai SPF setiap hari atau menggunakan serum dan krim hingga ke area leher dan décolletage. Salah satunya adalah menghindari kaki yang kering dan pecah-pecah, sampai-sampai bila ia melihat tumit retak atau kaki kering, ia langsung menyodorkan kaus kaki silikon dan foot cream untuk mengembalikan kondisi kaki Bazaar.

BACA JUGA: 3 Perawatan Kecantikan Terbaru untuk Mempercantik Langkah Kaki Anda

Baik musim mengenakan sandal maupun di tengah musim dingin, memiliki kaki yang lembut sama pentingnya dengan memiliki kulit wajah yang kenyal dan terhidrasi. "Kaki adalah fondasi," ujar Marcela Correa, terapis kuku medis bersertifikat sekaligus pendiri Medi Pedi NYC. Perawatan tangan memang menjadi sorotan beberapa tahun terakhir, tapi bukankah memberikan perhatian yang sama pada perawatan kaki juga sama pentingnya?

"Banyak orang baru mulai merawat tumit mereka setelah kondisinya benar-benar kering parah, pecah-pecah, atau terasa tidak nyaman," ujar Kaitlyn Laube Ward, dokter podiatri sekaligus ahli bedah kaki dan pergelangan kaki bersertifikat di Voyage Healthcare, Minnesota sekaligus pakar residen di ZenToes. "Kaki membutuhkan pembersihan dan pelembapan yang konsisten, sama seperti bagian kulit tubuh lainnya. Ditambah lagi, karena kaki kita menanggung begitu banyak tekanan dan gesekan setiap hari, perawatan rutin bisa memberikan dampak yang besar."

Bila Anda rentan mengalami kaki kering dan pecah-pecah atau sekadar ingin lebih proaktif, berikut lima cara menjaga kaki tetap lembut dan terhidrasi, agar Anda bisa dengan percaya diri memamerkannya sepanjang tahun.

Simak 5 Cara Merawat Kaki dari Para Ahli:

1. Gunakan Foot File

Bila tumit atau telapak kaki Anda sudah terlalu kering untuk sekadar diatasi dengan foot cream, foot file atau pumice stone bisa menjadi solusi yang tepat. Marcela merekomendasikan untuk mengikir tumit dan telapak kaki seminggu sekali setelah mandi, saat kaki dalam keadaan masih lembut namun tidak basah. "Kalau terlalu sering dilakukan, bisa timbul lecet," tambahnya. "Semua air saat kita mandi, dari sampo, kondisioner, hingga sabun badan semuanya mengalir turun ke kaki, jadi kaki sebenarnya tidak pernah benar-benar bersih sepenuhnya, itulah kenapa mengikir setelah mandi jadi penting." Bila tumit Anda sangat kering, coba rendam kaki dalam air hangat (bukan panas, menurut peringatan Kaitlyn) dengan garam Epsom selama 15 hingga 20 menit sebelum menggunakan foot file atau pumice stone untuk melembutkan area yang lebih kasar.

Ada cara yang benar dan salah dalam mengikir kaki. Marcela menyarankan untuk menjaga foot file atau batu tetap menyentuh kaki, lalu menggerakkannya maju mundur untuk menciptakan gesekan. "Ini bukan soal kekuatan, tapi soal teknik," jelasnya. Jangan mencoba menghilangkan seluruh kulit pecah-pecah sekaligus. Lakukan dengan lembut dan perlahan, hindari menggosok terlalu agresif.

Foto: Courtesy of BAZAAR US
Kiri ke kanan: Tweezerman Sole Smoother Antibacterial Callus Stone, Kate McLeod The Foot File, ONYX Professional Dual Action Foot Polisher, Dr. Scholl's Callus Remover Electronic Foot File

2. Kenakan Aksesori Kaki Saat Tidur

Kita punya berbagai gadget setingkat Apple Store untuk wajah dan sudah menguasai seni rutinitas semalaman untuk kulit dan rambut, tapi ternyata ada juga rutinitas semalaman khusus untuk kaki. Inilah produk yang mungkin terdengar kurang menarik namun benar-benar efektif: aksesori perawatan kaki. Kaus kaki silikon untuk tumit dan pemisah jari kaki bisa membuat perbedaan besar dalam menjaga kaki tetap lembut dan sejajar.

Kaus kaki silikon yang memiliki lapisan gel di bagian dalam sebagai penghalang di atas tumit dapat membantu mengunci kelembapan, terutama setelah Anda melakukan eksfoliasi dan mengaplikasikan krim atau emollient. "Kaus kaki gel bisa membantu melembutkan kulit kering dan melindungi area seperti tumit, sekaligus memudahkan Anda memasukkan pelembap ke dalam rutinitas malam hari," jelas Kaitlyn. Bila dikenakan secara konsisten, kelembapan yang terperangkap ini mampu membantu menjaga tumit tetap lembut dan terlindungi.

Untuk menjaga kaki tetap sejajar, pemisah jari kaki bisa bermanfaat bagi siapa saja yang banyak menghabiskan waktu berdiri (yang sebenarnya, hampir semua orang). "Jari-jari kaki kita menghabiskan berjam-jam terhimpit di dalam sepatu, jadi memberi mereka waktu untuk melebar dan rileks di penghujung hari bisa memberikan kenyamanan yang besar," ujar Kaitlyn yang merekomendasikan pemisah jari kaki berbahan gel seperti dari ZenToes karena mudah dibersihkan dan membantu meredakan tekanan.

Sementara kaus kaki gel pelembap bisa digunakan setiap hari, Marcela menyarankan penggunaan pemisah jari kaki cukup seminggu sekali. "Ini bukan untuk penggunaan sehari-hari," jelasnya. "Alat ini melebarkan jari-jari kaki sehingga bentuk 'segitiga' pada kaki hilang, bukan melebarkan kaki, hanya membuatnya lebih sejajar."

Foto: Courtesy of BAZAAR US
Kiri ke kanan: ZenToes Moisturizing Fuzzy Sleep Socks, Mind Bodhi Toe Separators, Medi Pedi NYC Gel Heel Protectors, ZenToes Gel Toe Separators for Overlapping Toes — 4 Pack (White)

3. Eksfoliasi

Sama seperti kulit wajah dan tubuh, kaki juga perlu dieksfoliasi. "Eksfoliasi fisik membantu mengangkat kulit menebal yang berlebih, sementara bahan seperti urea bisa membantu melembutkan dan melembapkan kulit tersebut seiring waktu," jelasnya. Mengangkat sel kulit mati bisa dilakukan dengan foot file atau pumice stone, atau untuk pendekatan yang lebih lembut, dengan masker eksfoliasi kimiawi.

Foot peel sempat menjadi tren beberapa tahun lalu berkat sensasi memuaskan dari pengelupasan kulit akibat kandungan BHA dan AHA, namun cara ini juga terbukti efektif untuk memperbarui kulit kaki dan mengungkap kulit yang halus dan cerah seperti kulit bayi.

Foto: Courtesy of BAZAAR US
Kiri ke kanan: Baby Foot Baby Foot Peel Mask-Original, Patchology POSHPEEL Pedi Cure, Earth Therapeutics Tea Tree Foot Peeling Spray, ONYX Professional Callus Care Callus & Corn Peeling Gel

4. Rajin Menggunakan Foot Cream

Setelah eksfoliasi, kunci untuk menjaga kulit tetap lembut, terhidrasi, dan cerah adalah rajin menggunakan foot cream atau balm. Bila Anda cenderung sensitif terhadap tekstur tertentu atau khawatir tergelincir setelah mengaplikasikan foot cream, oleskan balm, krim, atau emollient yang melembapkan, lalu kenakan kaus kaki biasa, atau kaus kaki gel pelembap Anda.

Foto: Courtesy of BAZAAR US
Kiri ke kanan: Tenoverten The Sole Mate, Olive and June Foot Care Essentials Set, PAUME Overnight Hand and Foot Hydration Mask.

Foto: Courtesy of BAZAAR US
Kiri ke kanan: Isdin Foot Care Uradin Podos Hydrating Gel Oil, Flamingo Estate Sage Rich Cream for Hands & Feet

5. Coba Medical Pedicure

Untuk total reset pada kaki Anda, cobalah medical pedicure yang sangat berbeda dari pedicure spa biasa di salon kuku setempat. Marcela, yang memang mengkhususkan diri pada medical pedicure mengatakan bahwa perawatan ini menangani berbagai masalah, mulai dari kuku tumbuh ke dalam, kutu air, kulit kering, hingga kapalan. Inilah kunci untuk menjaga kaki tetap terlihat muda, jelasnya. Perawatan ini bekerja baik pada kulit kaki maupun kuku. Hasil akhirnya: pedicure versi "super", meski tanpa aplikasi cat kuku.

Marcela menyarankan untuk melakukan medical pedicure sebulan sekali selama empat hingga enam minggu pertama, lalu secara berkala setelahnya. "Pedicure biasa sebulan sekali memang cukup, tapi tidak untuk medical pedicure," tambahnya. "Kalau saya melihat pasien yang sama setiap bulan, berarti ada yang salah dengan penanganan saya."

BACA JUGA: 

10 Perawatan Sederhana untuk Mencegah Kulit Kaki Kering

Rekomendasi Skincare untuk Kulit Kering agar Selalu Terhidrasi

(Penulis: Katie Intner; Artikel ini disadur dari: BAZAAR US; Alih bahasa: Elaine Mary; Foto: Courtesy of BAZAAR US)