Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

5 Resor yang Mengaplikasikan Pariwisata Regeneratif dengan Baik

Semakin banyak wisatawan yang mencari destinasi dengan memperhatikan dampaknya secara bijak.

5 Resor yang Mengaplikasikan Pariwisata Regeneratif dengan Baik
Courtesy of BAZAAR US

Rodrigo Juárez memulai proyek pembangunan Boca de Agua, sebuah ecoresort di Bacalar, Meksiko, setelah melibatkan sekelompok biologis untuk memetakan flora langka di lahan seluas 82 hektar dan mendanai regenerasi lima hektare hutan bakau. Ketika ia meminta arsitek pemenang penghargaan Frida Escobedo untuk membangun dengan kayu chicozapote lokal, Frida merancang vila bergaya rumah pohon yang terangkat untuk mengganggu tanah sekecil mungkin. Pembukaan resor ini sangat dinantikan, bukan hanya karena Bacalar dianggap sebagai Tulum baru atau propertinya sangat cocok untuk Instagram, tetapi juga karena ini adalah contoh utama pariwisata regeneratif.

Courtesy of BAZAAR US

Boca de Agua di Bacalar, Meksiko

Courtesy of BAZAAR US

Sebuah kamar di Boca de Agua

Di sudut-sudut terdepan dunia hospitality saat ini, keberlanjutan tidak lagi cukup. Menurut Fleur Huijskens, salah satu pendiri Sterrekopje Healing Farm di Lembah Franschhoek, Afrika Selatan, "Menjaga dunia kita berarti melestarikan apa yang kita miliki sekarang, dan itu jelas tidak berhasil." Baginya, regenerasi adalah tentang meninggalkan lingkungan dalam kondisi yang lebih baik daripada saat kita menemukannya. Bersama mitra bisnis dan kehidupannya, Nicole Boekhoorn, mereka menghabiskan tiga tahun untuk memulihkan taman dan pertanian di properti seluas 125 hektare ini. "Di sini tidak ada jadwal yang ketat," kata Fleur, hanya berenang bebas di danau air dingin, mendaki gunung, melukis pemandangan, dan meditasi di bawah bulan. Makanan berbasis tanaman dibuat dari hasil pertanian mereka. Mereka menyebut pengalaman ini sebagai "perawatan kesehatan dari tanah hingga jiwa."

Courtesy of BAZAAR US

Di Sterrekopje Healing Farm di Afrika Selatan

Courtesy of BAZAAR US

Lahan di Sterrekopje Healing Farm di Afrika Selatan

Heckfield Place di Hampshire, Inggris, sudah menerapkan prinsip regeneratif sebelum hal itu menjadi populer. William Wildsmith, seorang ahli kebun terkenal abad ke-19, bekerja sebagai tukang kebun di sana selama 25 tahun. Pada tahun 2012, pemodal ventura dan pemilik saat ini Gerald Chan bersama tim petani, tukang kebun, dan ahli konservasi mulai mengubah properti seluas 438 ekar tersebut. Mereka membuka retret kesehatan dengan 45 kamar pada tahun 2018, diikuti oleh peternakan organik dengan peternakan susu dan ratusan ayam, pohon buah, dan sarang lebah. Tahun lalu, properti ini memperkenalkan kompleks spa baru yang disebut Bothy by Wildsmith, dengan bahan-bahan untuk produk perawatan kulit mereka diambil langsung dari properti tersebut.

Courtesy of BAZAAR US

Heckfield Place di Hampshire, Inggris

Courtesy of BAZAAR US

Hidangan di Heckfield Place di Hampshire, Inggris

Di Bambu Indah, sebuah resor yang terletak di pulau Bali, inovasi berkembang berkat prinsip-prinsip regeneratif yang dipegang teguh. Proyek yang dipenuhi semangat oleh John dan Cynthia Hardy ini menghadirkan rumah pohon yang indah dan memikat yang dirancang oleh Elora Hardy, putri John. Konstruksi utamanya terbuat dari bambu yang dapat diurai secara alami.

Courtesy of BAZAAR US

Rumah bambu di Bambu Indah, Bali, Indonesia

Di Serenbe — sebuah pengembangan hunian, restoran, peternakan, dan penginapan di lahan seluas 1.400 ekar sekitar 30 mil sebelah barat daya Atlanta — komunitasnya telah tumbuh menjadi lebih dari 1.000 penduduk dalam dua dekade terakhir. Komunitas ini terus berkembang, Tahun lalu mereka memulai proyek untuk mengubah 13 ekar lahan bekas padang rumput menjadi padang bunga liar asli.

Courtesy of BAZAAR US

Penginapan di Serenbe dekat Atlanta

Courtesy of BAZAAR US

Pertanian organik di Serenbe

BACA JUGA:

Magnet Wisata di Ujung Timur Jawa: Dialoog Banyuwangi

Project Black Luncurkan Restoran Baru “Fu House” dengan Cita Rasa Thai

(Penulis: Gisela Williams; Artikel ini disadur dari: BAZAAR US; Alih bahasa: Vanesa Novelia; Foto: Courtesy of BAZAAR US)