Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Mission Voyage: Koleksi Sepatu Terbaru dari Cole Haan dengan Program Liburan Penuh Makna

Upayanya untuk menjadi lebih ramah lingkungan semakin nyata.

Mission Voyage: Koleksi Sepatu Terbaru dari Cole Haan dengan Program Liburan Penuh Makna

Dalam rangka merayakan lansiran sepatu-sepatu terbarunya untuk musim panas tahun ini, jenama sepatu dan gaya hidup asal Amerika Serikat, Cole Haan, mengajak beberapa influencers dan media untuk berlibur ke pulau Karang Bongkok, Kepulauan Seribu. Bazaar menjadi salah satu yang mendapatkan pengalaman dengan privilese unik ini.

Selain mengajak kami untuk rehat sejenak dari kesibukan hiruk-pikuk ibu kota, rangkaian aganda yang menanti juga didampingi dengan berbagai workshop edukatif yang dirancang khusus untuk menyorot isu berkelanjutan di dunia mode, serta upaya Cole Haan untuk berkontribusi lebih banyak pada pemulihan dan pelestarian alam. Seperti yang diketahui, limbah fashion menjadi salah satu kontributor terbesar perubahan iklim.

Dengan kesadaran ini, Cole Haan memiliki misi untuk menjadi semakin ramah lingkungan, dan hal ini dimulai dengan melansirkan sederet sepatu yang terbuat dari setidaknya 25 persen material daur ulang. Selaras dengan misi ini, tempat berlibur kami kali ini merupakan sebuah resor eco regeneratif bernama Desa Laguna yang sepenuhnya menggunakan energi solar. Resor ini juga memiliki hutan mangrove dan coral nursery yang sangat dijaga dan dikembangkan, demi merestorasi keindahan alam, serta meng-offset emisi karbon yang dihasilkan saat menaiki kapal speedboat untuk menuju dan meninggalkan pulau. 

4.0 Zerogrand Regatta Boat Shoes Men

Sesampainya di Desa Laguna, kami disambut dengan hidangan lezat, sebelum memilih untuk  snorkeling atau paddle boarding. Sesuai dengan konsep #SummerSplendor dan spirit pelesir musim panas, aktivitas kami hari itu didampingi dengan salah satu sepatu teranyar Cole Haan, yakni 4.0 Zerogrand Regatta boat shoes, yang digagas dengan teknologi Tidal Flow untuk drainase optimal.

Dengan lubang-lubang ventilasi dan pemanfaatan material kulit waterproof yang inovatif, sepatu ini menjadi alas kaki sempurna untuk berlibur di pulau. Ya, Anda pun dapat menggunakannya di pantai, bahkan memasuki air laut. Tentunya kaki Anda akan tetap basah saat terendam air, namun dari pengalaman pribadi semua orang yang mengikuti trip ini, sepatu ini sangat cepat kering dan tidak meninggalkan bau yang tidak sedap layaknya sepatu kulit biasa. Insole sepatu pun dapat dikeluarkan untuk kemudahan membersihkan bagian dalamnya dari pasir, tanah, dan sebagainya.

Perlu diketahui, perjalanan kami kali ini juga difasilitaskan oleh Bumi Journey yang menyediakan berbagai informasi edukatif tentang opsi-opsi berlibur secara ramah lingkungan. Salah satu yang menjadi highlight adalah workshop dari Ibu Mahariah, seorang pengrajin tangan dari pulau tetangga, yang telah lama mengolah limbah plastik yang ditemukan di sekitar Pulau Seribu.

Ia dan sekelompok ibu-ibu lainnya mengumpulkan limbah plastik dan mengubahnya menjadi rangkaian aksesori fungsional seperti dompet, kotak pensil, bahkan celemek dan tas. Untuk demonstrasi workshop hari itu, kami diajarkan cara membuat sebuah kotak pensil dengan teknik anyam yang memanfaatkan plastik-plastik bungkusan mie, kopi, dan lainnya. 

Classic Sandal Men

Fraya Sandal Women

Saat sedang bersantai di sekitar pulau, atau hanya ingin menikmati secangkir kopi dan suguhan buah segar di sore hari, kami didampingi dengan sandal kulit yang nyaman dan kontemporer. Bagi para perempuan, koleksi sandal terbaru bertajuk Fraya membanggakan desain feminin dalam rona emas serta hitam, sedangkan model sleek dan klasik tak lekang waktu dari Classic Sandal hadir untuk para pria yang ingin tampil kasual dan nyaman.

5.Zerogrand Embrostitch Running Shoes

5.Zerogrand Embrostitch Running Shoes

Sebelum menikmati makan malam, kami pun dipandu untuk berolahraga di sekitar pulau. Untuk ini, kami ditemani oleh sepatu 5.Zerogrand Embrostitch running shoes dengan desain dinamis dan cushion nyaman untuk aktivitas performa tinggi. Setelah jogging mengitari sekeliling pulau, kamu juga menikmati pemandangan matahari terbenam seiring melaksanakan aktivitas stretching kemudian yoga. Kami pun menutup hari dengan makan malam dan bersosialisasi dengan teman-teman baru.

Yang menyusul esok paginya sebelum meninggalkan Desa Laguna adalah sesi informatif dari Hutan itu Indonesia yang memberikan insight baru mengenai pentingnya konservasi dan regenerasi hutan mangrove di pulau Seribu. Nyatanya, pelestarian hutan mangrove menjadi salah satu cara paling krusial dan efektif untuk menjaga kesehatan alam karena sifatnya yang protektif bagi berbagai ekosistem.

Selain menjadi wadah habitat banyak ikan dan spesies laut lainnya di bawah permukaan air, hutan mangrove juga dapat mengurangi abrasi dan pengikisan pantai, serta menahan gelombang laut yang dapat menyebabkan berbagai bencana alam. 

Bermitra dengan Hutan itu Indonesia, Cole Haan pun mengumumkan untuk pertama kalinya agenda Mission Green yang bertujuan menanam satu pohon mangrove untuk setiap pasang sepatu yang terjual di Indonesia setidaknya hingga akhir tahun ini. Dalam rangka menandai komitmen ini, kami pun diajak untuk menanam mangrove bersama-sama. Hal ini juga menjadi sebuah keharusan standar bagi setiap pengunjung yang menginap di Desa Laguna untuk mengembalikan keseimbangan dampak emisi karbon dari perjalanan speedboat.

All in all, I can speak on behalf of everybody that went, pengalaman ini menjadi memori menyenangkan yang tidak terlupakan, bukan hanya karena udara segar dan pemandangan yang indah. Sedikit emotional note dari saya, walaupun mungkin hanya sekitar satu setengah jam dari dermaga Marina 16 di Ancol Jakarta, jutaan bintang-bintang yang melukis langit di malam hari yang terlihat dari pulau ini membuat saya terasa seperti tidak sedang di Jakarta. Tetapi justru karena kesadaran baru yang kami dapatkan mengenai cara-cara lain yang lebih baik dan bijaksana sebagai konsumen ketika berbelanja dan berlibur.  

Thank you Cole Haan, Desa Laguna, Bumi Journey, dan Hutan itu Indonesia.

(Foto: Courtesy of Cole Haan)