Kolaborasi fashion dan kuliner di BAZAAR Café diperkaya dengan sentuhan craft spirit lokal.
Dalam opening soirée yang digelar Harper’s Bazaar Indonesia pada 6 Februari 2026 di 7.AM Bakers, Grand Indonesia, Saka Gin resmi bergabung sebagai official gin partner dan menghadirkan dimensi rasa yang menyatu dengan atmosfer ruang.
BACA JUGA: Debut BAZAAR Café di Indonesia Gandeng 7.AM Bakers & SAPTO DJOJOKARTIKO
Sebagai premium craft gin asal Indonesia, Saka Gin membawa pendekatan distilasi yang berakar pada kekayaan botani Nusantara. Kehadirannya di BAZAAR Café, hasil kolaborasi antara Harper’s Bazaar Indonesia, 7.AM Bakers, dan SAPTO DJOJOKARTIKO menjadi dialog natural antara craftsmanship, fashion, dan contemporary lifestyle.
Malam itu, Saka Gin memperkenalkan Matcha Saka, koktail eksklusif yang dirancang khusus untuk perayaan pembuka. Secara visual menyerupai matcha latte klasik, racikan ini memadukan Saka Gin dengan ceremonial-grade matcha, white chocolate, mint liqueur, serta lapisan half-and-half cream foam yang lembut. Hasilnya terasa familiar pada tegukan pertama, namun menghadirkan kedalaman botani yang tak terduga saat dinikmati lebih lanjut.
Signature Gin & Tonic yang di garnish dengan serai dan lime turut disajikan untuk menonjolkan karakter botani dalam bentuk paling murni. Pendekatan ini mencerminkan filosofi brand yang merayakan ritual sehari-hari melalui interpretasi craft yang relevan dan modern.
Founder Saka Gin, Shawn Jeremy Liem menyampaikan bahwa craftsmanship melampaui batas disiplin. Baik dalam fashion, kuliner, maupun distilasi, esensinya terletak pada kemampuan menjaga akar tradisi sembari menemukan bentuk ekspresi baru yang terasa autentik hari ini. Dengan 10 signature botanicals yang sebagian besar bersumber dari berbagai wilayah Indonesia dan didistilasi di Bali, Saka Gin memposisikan diri sebagai representasi kekayaan alam dan budaya dalam bahasa kontemporer.
Lebih dari kolaborasi satu malam, partisipasi Saka Gin di BAZAAR Café mencerminkan perannya dalam ekosistem kreatif Indonesia yang terus berkembang. Di ruang tempat detail, rasa, dan estetika bertemu, kehadiran Saka Gin terasa kontekstual dan menyatu secara alami dengan percakapan tentang identitas, craft, dan ekspresi modern.
BACA JUGA:
Sapto Djojokartiko Kembali Menghelat Pergelaran Tunggal yang Penuh Optimisme
Kilas Balik Kemegahan Acara Harper's Bazaar ICONS Charity Gala 2025
(Penulis: Alisa Putri R.; Edited by JM; Fotografer: Gustama Pandu & Lintang Sukmana)
