Di era di mana berbagai variasi gaya rambut pria terus bermunculan, terkadang memilih potongan rambut yang tepat merupakan dilema yang dialami sebagian besar pria.
Dari banyaknya gaya rambut untuk tampil lebih bersih dan rapi dengan bagian sisi rambut yang pendek, potongan rambut low fade merupakan pilihan yang cukup populer di kalangan pria. Bukan hanya karena potongannya yang memberi pesona maskulin, model rambut low fade juga populer karena sifatnya yang versatile untuk dikombinasikan dengan gaya rambut lainnya.
Pangkasan gaya fade pada pria juga memiliki variasi berbeda dengan tingkatan tingginya seperti low fade, mid fade, dan high fade. Simak penjelasan tentang low fade dan perbedaannya dengan gaya fade lain, serta temukan beberapa inspirasi potongan rambut low fade dan cara merawatnya.
Apa Itu Potongan Rambut Low Fade?
Potongan rambut low fade pada pria merupakan sebuah teknik memangkas rambut dengan transisi memudar di bagian samping rambut. Karakteristik dari model rambut ini adalah potongan rambut dengan transisi memendek secara bertahap dari rambut yang lebih panjang di bagian atas dan pendek di bawah.
Gaya fade (memudar) pada potongan ini dimulai di bagian rambut yang lebih rendah sehingga dapat menciptakan tampilan yang seimbang antara bagian atas dan bawah rambut.
Pria sering memilih potongan rambut ini untuk memberikan kesan profesional yang rapi dan bersih tetapi tetap terlihat stylish. Apalagi potongan rambut low fade dapat dikombinasikan dengan gaya rambut lainnya yang lebih bervariasi seperti slick back atau textured hair untuk tampil lebih menarik.
Perbedaan Low Fade dengan Mid Fade dan High Fade
Teknik potongan fade pada pria memiliki macam-macam variasi berdasarkan pada posisi awal bagian samping rambut mulai menunjukkan gradasi atau saat memudar. Berikut ini perbedaan dari potongan rambut low fade, mid fade, dan juga high fade:
- Low Fade: Gradasi pada model ini dimulai pada bagian yang lebih rendah seperti di atas telinga dan leher. Model rambut low fade pria termasuk pilihan yang konservatif dan halus. Potongan ini tidak begitu mencolok tetapi sangat ideal bagi tampilan rapi.
- Mid Fade: Beda low fade dengan mid fade terletak pada gradasi rambut mid fade yang dimulai dari bagian tengah, dari sekitar pelipis. Potongan mid fade cukup versatile, tetapi membutuhkan perawatan yang ekstra agar tetap terlihat tajam.
- High Fade: Pada model high fade, gradasi dimulai sangat tinggi, biasanya di atas pelipis. Pria dengan potongan rambut ini akan sangat terlihat tajam karena menonjolkan fitur wajah secara tegas.
Perbedaan teknik pada potongan fade ini punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jika Anda menginginkan tampilan yang lebih profesional dan lebih mudah dirawat, maka potongan low fade adalah pilihan yang paling cocok untuk Anda coba.
Kombinasi Low Fade dengan Model Atas yang Populer
1. Classic French Crop with Low Fade Haircut
Untuk mendapatkan tampilan bold dan maskulin pada model rambut low fade, Anda dapat memadukannya dengan gaya french crop yang klasik. French crop memiliki gaya yang khas dengan bagian depan rambut yang dipotong rata dan lurus menutupi dahi serta bagian samping dipangkas pendek dan tipis. Saat dipadukan dengan model low fade, gaya rambut ini dapat menonjolkan fitur wajah, sehingga tampilan pun menjadi lebih tegas dan tajam.
2. Textured Messy Quiff with Low Fade Haircut
Potongan rambut low fade merupakan pilihan yang cocok dipakai bagi pemilik rambut ikal atau bergelombang. Model dengan karakteristik bagian samping yang tipis ini dapat menyeimbangkan bagian atas rambut yang dibiarkan panjang dan bervolume.
Contohnya pada model rambut textured messy quiff, potongan yang ditata ke atas dan memberikan kesan “berantakan” ini menciptakan penampilan yang santai tetapi terlihat stylish.
3. Buzz Cut Low Fade Haircut
Sebuah penampilan yang clean pada pria dapat diraih dengan memilih gaya rambut buzz cut dengan teknik potongan low fade. Potongan rambut ini memiliki karakteristik bagian rambut atas dan di atas dahi dipangkas lebih tajam dan rapi, sementara gradasi pada samping rambut dimulai dari bagian agak bawah.
Gaya low fade pada model atas rambut seperti ini akan memberikan transisi yang mulus dari bagian atas lalu semakin memudar ke samping. Secara keseluruhan, potongan buzz cut dengan low fade dapat memberikan pesona pria maskulin dan rapi.
4. Low Fade Classic Side Part Haircut
Low fade merupakan salah satu potongan rambut yang sering ditemukan pada atlet seperti pemain bola. Dengan sifatnya yang versatile, potongan ini juga dapat dikombinasikan dengan potongan rambut belah samping atau side part.
Bagian rambut atas yang dapat di-styling tetap memberikan tampilan yang stylish meskipun bagian samping lebih tipis. Perpaduan ini akan menciptakan kesan rapi dan sangat cocok untuk aktivitas dengan mobilitas yang tinggi, seperti olahraga.
5. Slicked Back with Low Taper Fade Haircut
Tak terbatas pada potongan low fade klasik saja, ada juga variasi low taper fade yang menambah teknik taper untuk memangkas bagian samping rambut. Model rambut ini memiliki transisi rambut yang memudar secara halus dari bagian atas yang lebih panjang hingga bagian bawah yang semakin pendek.
Pada rambut yang panjang dan bertekstur, gaya low taper fade dapat dipadukan dengan tatanan rambut slicked back. Padanan rambut dengan model seperti ini dapat menjadi pilihan Anda yang menginginkan tampilan rapi tanpa terlihat kaku pada model slick back umumnya.
6. Two Block Low Fade Haircut
Two block hairstyle yang dikenal dengan model rambut Korea, memiliki ciri khas bagian belakang dan samping rambut dipangkas pendek, sedangkan bagian atas dibiarkan panjang hingga menutup bagian samping.
Teknik low fade dapat menjadi pilihan yang serasi untuk gaya rambut ini, karena memberikan kontras yang rapi dan lembut di bagian samping. Selain two block, potongan rambut low fade juga dapat dikombinasikan dengan model comma hair yang juga populer.
Cara Merawat Potongan Rambut Low Fade agar Tetap Rapi
Pada dasarnya, rambut yang dipangkas dengan teknik low fade tidak memerlukan perawatan ekstra layaknya potongan mid fade atau high fade. Namun, rambut dengan potongan low fade juga tetap membutuhkan perawatan secara rutin agar tampilan rambut tetap tajam dan tegas. Ada beberapa cara merawat rambut low fade agar tetap rapi, di antaranya:
1. Memangkas Secara Rutin: Untuk mempertahankan gradasi agar tetap terlihat tajam, lakukan pemangkasan rambut setiap 3-4 minggu sekali. Meskipun low fade tumbuh secara natural dan tidak merusak tampilan, pemangkasan rutin perlu dilakukan, agar rambut tidak terlihat terlalu berantakan.
2. Styling dengan Produk Sesuai: Gaya rambut yang dipadukan dengan low fade memerlukan styling yang sesuai agar penampilan semakin tertata rapi. Gunakan produk seperti pomade untuk tampilan sleek pada rambut slick back, wax untuk memberikan tekstur pada rambut, dan gel ringan untuk menata rambut keriting.
3. Hindari Mencuci Rambut Terlalu Sering: Kelembapan rambut adalah hal yang perlu dijaga agar rambut tidak terlihat kering. Oleh karena itu, hindari mencuci rambut terlalu sering agar kelembapan alaminya tetap terjaga. Bersihkan rambut dengan sampo dan kondisioner 2-3 hari sekali dengan produk yang sesuai kebutuhan.
