Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Hailey Bieber Pakai Blood Flow Restriction Bands saat Olahraga. Haruskah Kamu Mencobanya?

Kami bertanya kepada fisioterapis dan pelatih untuk mendapatkan pendapat ahli mereka tentang aksesori kebugaran yang unik ini.

Hailey Bieber Pakai Blood Flow Restriction Bands saat Olahraga. Haruskah Kamu Mencobanya?
FOTO: COURTESY OF BAZAAR US

Dunia kebugaran terus berubah. Dulu, kelas HIIT yang intens menjadi olahraga pilihan utama. Kemudian pendulum berayun ke arah sebaliknya, dan berbagai bentuk pengencangan tubuh yang lebih lembut, seperti Pilates dan Lagree, melonjak popularitasnya. Kini, sosok penunjuk arah tren kebugaran, Hailey Bieber, dengan tenang telah mendeklarasikan tren berikutnya: blood flow restriction (BFR) bands.

Setelah belakangan ini menyatakan bahwa Pilates sudah "ketinggalan zaman," Hailey mengunggah mirror selfie dirinya dalam seragam olahraga, mengenakan dua aksesori latihan: rompi berbobot, yang semakin populer untuk membantu membangun kekuatan seluruh tubuh, serta blood flow restriction bands yang dikenakan di sekitar pahanya. Para selebriti memang kerap memamerkan berbagai aksesori kebugaran (termasuk rompi berbobot dan aksesori yang bisa dipakai lainnya seperti pemberat pergelangan kaki), namun tidak sering kita melihat salah satu dari mereka mengenakan blood flow restriction bands.

BACA JUGA: Hailey Bieber Sebut Pilates “Sudah Lewat Zamannya”

Jika kamu bertanya-tanya apa itu blood flow restriction band, ini hampir persis seperti yang terdengar. Molly Gearin, fisioterapis dan doktor terapi fisik di Anchor Wellness dan WAVE Physical Therapy & Pilates, mengatakan bahwa blood flow restriction bands menggunakan mekanisme yang mirip dengan manset tekanan darah yang dipasang di sekitar bisep kamu saat pemeriksaan dokter. "BFR bands dipasang di sekitar lengan atau kaki dan sementara membatasi aliran darah ke bagian tubuh tersebut," jelasnya. Aliran darah yang terbatas menciptakan kondisi rendah oksigen yang memaksa otot bekerja lebih keras, tanpa perlu menambahkan beban eksternal yang lebih berat. "Ini meniru efek latihan beban yang lebih berat dengan hanya menggunakan 20 hingga 40 persen dari maksimum repetisi seseorang," tambahnya. "Bayangkan seperti berlatih di ketinggian dengan oksigen yang lebih sedikit."

Hailey_01
FOTO: COURTESY OF BAZAAR US

Louis Chandler, direktur kebugaran di Alo Wellness Club, mengatakan kepada Bazaar bahwa alat ini dirancang untuk membantu membangun kekuatan dan otot dengan menggunakan beban yang jauh lebih ringan dari biasanya. "Aku menggunakannya dengan beban ringan dan repetisi tinggi, biasanya untuk latihan aksesori atau di akhir sesi latihan untuk memaksimalkan hasil tanpa mengangkat beban berat," tambahnya.

Sementara Hailey menunjukkan BFR bands yang melilit bagian atas pahanya dan di bawah gluteusnya sebagai cara untuk memperkuat rutinitas kebugaran tubuh bagian bawahnya, aksesori ini juga bisa digunakan di area lengan atas. "Ini sangat cocok bagi siapa saja yang ingin membangun otot dengan tekanan sendi yang lebih sedikit, terutama jika kamu sedang dalam pemulihan dari cedera atau ingin menambah volume latihan," tambah Louis. "Jika digunakan dengan benar, ini adalah cara yang bagus untuk berlatih lebih cerdas sekaligus mengurangi tekanan pada sendi kamu."

Kabar baiknya, kamu tidak perlu mengubah total rutinitas olahraga kamu, latihan tubuh bagian atas dan bawah yang biasa kamu lakukan tetap mudah dilakukan, bahkan dengan BFR bands. Selain itu, aksesori ini ramah bagi pemula, karena kamu bisa menggunakannya dengan beban yang lebih ringan dan tetap mendapatkan latihan yang efektif. Molly mengatakan bahwa BFR bands digunakan dalam praktik terapi fisiknya untuk rehabilitasi. "Klinik terapi sering menggunakannya untuk pasien pascaoperasi atau mereka yang tidak dapat mentoleransi beban berat."

Namun, ada keterbatasan pada penggunaan bands ini dan siapa yang boleh menggunakannya. "Jika kamu memiliki masalah sirkulasi, penyakit vaskular, riwayat pembekuan darah, tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol, atau sedang hamil, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu," peringatkan Louis. Selain itu, jika kamu memiliki sayatan yang belum sembuh setelah operasi, luka terbuka, atau infeksi, Molly menyarankan untuk menghindari penggunaan alat ini. Namun demikian, "sebagian besar manset memiliki batas waktu berapa lama aliran darah dapat tersumbat," kata Molly. Pastikan untuk membaca instruksi sebelum menggunakan bands tersebut. Meskipun mungkin menggoda untuk membalutnya sekencang mungkin, Louis menyarankan untuk tidak melakukannya. "Rasanya harus pas, bukan menyakitkan," katanya.

Ada banyak tren kebugaran yang bisa menjadi tren sesaat atau tren TikTok yang cepat berlalu, namun BFR bands telah terbukti menjadi alat olahraga yang efektif. "Mereka didukung oleh penelitian yang solid dan bisa menjadi alat yang bagus jika digunakan dengan benar," kata Louis. "Mereka bukan sihir, tapi juga jauh dari sekadar trik belaka."

DARI KIRI KE KANAN: BFR BANDS OCCLUSION BANDS (PRO X) – 2 PACK / TAVIEW OCCLUSION BANDS FOR WOMEN GLUTES & HIP BUILDING, BLOOD FLOW RESTRICTION BANDS

DARI KIRI KE KANAN: ROSYQUARZ BLOOD FLOW RESTRICTION BANDS, ADJUSTABLE (2 PACK) / PUXHOEA BFR BLOOD FLOW RESTRICTION BANDS FOR ARMS LEGS OCCLUSION TRAINING (FULL SET)

BACA JUGA:

Ide Outfit Gym yang Chic Tanpa Legging

Parfum Apa yang Dipakai Hailey Bieber? Kami Sudah Menemukannya

(Penulis: Katie Intner; Artikel ini disadur dari: BAZAAR US; Alih bahasa: Graceilla Alexandra; Foto: Courtesy of BAZAAR US)