Suhu yang lebih panas dari biasanya dilaporkan akan terjadi musim ini, yang berarti satu hal yaitu celana pendek akan menjadi bagian yang jauh lebih sering dalam rotasi pakaian. Tantangannya, tentu saja, adalah membuat celana pendek terlihat rapi dan tidak terlalu kasual.
BACA JUGA: Kenakan Jaket Ini Saat Cuaca Tidak Terlalu Dingin Dan Tidak Terlalu Panas
Meskipun celana pendek secara alami memberikan kemudahan pada sebuah pakaian, penataan gayalah yang menentukan apakah celana pendek tersebut terlihat santai dengan cara yang tepat atau malah terlihat kekanak-kanakan. Kuncinya terletak pada menyeimbangkannya dengan pakaian yang lebih terstruktur atau elegan kemeja Oxford yang rapi, sepatu bakiak yang berstruktur, blazer yang pas badan, atau aksesori ramping yang mempertajam efek keseluruhan. Dengan pendekatan yang tepat, celana pendek dapat digunakan lebih dari sekadar pakaian akhir pekan, dan sama mudahnya untuk hari-hari di kota, makan malam di restoran, atau bahkan ke kantor.
Sedangkan untuk pasangan celana pendek mana yang paling penting musim ini, peragaan busana Spring/Summer 2026 menawarkan berbagai pilihan. Celana pendek denim seperti Levi's favorit Anda tetap menjadi andalan, sementara desainer seperti Prada, Tom Ford, dan Loewe telah condong ke siluet yang lebih pendek dan lebih terarah (termasuk kulit). Di Michael Kors, celana pendek berpotongan rapi menjadi fokus utama, sementara celana Bermuda yang lebih panjang muncul di Fforme, TWP, dan The Row dengan nuansa sporty dan gaya peselancar.
Baik preferensi Anda condong ke gaya yang rapi dan profesional atau santai dan sederhana, pendekatan penataan gaya pada akhirnya yang membuat setiap siluet terasa selaras dengan lemari pakaian Anda. Di bawah ini, delapan cara berkelas untuk menata celana pendek musim ini dan tetap terlihat dewasa sepenuhnya.
Cutoff Denim yang Terkurasi dengan Elegan
Celana cutoff denim terasa jauh lebih sophisticated saat dipadukan dengan elemen berpotongan tegas dan rapi. Kemeja Oxford berpotongan boxy menghadirkan sentuhan polished seketika, sementara belt dengan buckle sculptural memberi karakter kuat pada palet minimal yang effortless. Dipermanis dengan sandal flip-flop kulit berstruktur kokoh serta oversized tote yang cukup lapang untuk menemani hari kerja maupun pelarian akhir pekan, keseluruhan tampilannya menghadirkan harmoni sempurna antara kesan santai dan refined.
Kiri ke kanan: Levi’s Ribcage Women’s Shorts/Everlane The Short-Sleeve Boxy Oxford/B-Low the Belt Myra Nubuck Belt/Lie Studio The Eva Weekend Tote/TKEES TKEES Sandal in Sable
Khaki Andalan untuk Segala Kesempatan
Bermuda khaki berlipit tampil paling maksimal saat dikenakan dengan pendekatan sekelas tailoring. Agar tampilannya tidak terasa terlalu korporat, padukan dengan item cerdas seperti polo kasmir dan sneakers berprofil ramping. Bahkan fedora kanvas yang lebih santai tetap mempertahankan siluet terstrukturnya, memperkuat keseluruhan kesan polished yang elegan. Dan karena cuaca bisa berubah on a dime, sentuhan akhir berupa trench coat terasa seperti lapisan pamungkas yang begitu natural sekaligus sophisticated.
Kiri ke kanan: Gigi Burris Leigh Cotton Floppy Fedora/Matteau Long Macintosh Gabardine Coat/AYR The Cashmere Polo/Uniqlo Jersey Pleated Long Shorts/Dear Frances Balla Trainer.
Short-Short yang Chic dan Tetap Refined
Di runway Prada, short shorts hadir dalam jumlah melimpah, dan ketika garis hem jatuh setinggi ini, elemen berpotongan tajam menjadi sesuatu yang nyaris non-negotiable. Untuk menyeimbangkannya, padukan dengan kemeja button down merah poppy yang crisp serta kitten heels bergaya feminin yang anggun. Lalu hadirkan sedikit kontras melalui sentuhan kulit baik lewat jaket maupun tas crossbody berbahan supple leather agar keseluruhan tampilan tidak terasa terlalu manis atau overly delicate.
Kiri ke kanan: Alex Mill Jo Linen Shirt/Massimo Dutti Short Nappa Leather Jacket/Aritzia The Effortless Short™ Mini/Prada Open-Side Leather Pumps/Proenza Schouler Bond Leather Shoulder Bag.
Satin untuk Tampilan Siang Hari
Celana pendek satin terasa jauh lebih wearable untuk siang hari ketika dipadukan dengan elemen yang terstruktur. Slingback berujung runcing dan woven top-handle bag memberi sentuhan tegas yang memperhalus keseluruhan look, sementara windbreaker menghadirkan aksen sporty secukupnya untuk menyeimbangkan kilau satin yang mewah.
Kiri ke kanan: Cos Rounded Cotton Blouson Jacket/Comme Si Silk-Charmeuse Shirt/Comme Si Silk-Charmeuse Shorts/Manolo Blahnik Leather Slingback Flats/Reformation Emma Mini Bag.
Drawstring Shorts dengan Sentuhan Romantis
Celana pendek katun dengan detail drawstring pada dasarnya memiliki kesan sederhana. Namun, sentuhan renda halus membuat tampilannya terasa lebih romantis dengan nuansa bohemian yang lembut. Untuk menghadirkan aura pesisir yang chic, padukan dengan blazer putih berpotongan rapi, kaus garis bergaya mariner, serta kalung bermotif kerang sebagai aksen penutup. Alih-alih sandal, pilih woven loafer agar keseluruhan tampilan tetap santai tanpa terlihat terlalu feminin atau manis berlebihan.
Kiri ke kanan: J.Crew Gamine Blazer/Kule Cotton Stripe T-Shirt/Ulla Johnson Aran Cotton Drawstring Shorts/Chan Luu Shell Pendant Paracord Necklace/Andrea Gomez Carla Leather Loafers.
Sentuhan Sporty yang Modern
Skort menjadi item hibrida sempurna yang memadukan kesan polished dari rok dengan kenyamanan celana pendek. Untuk menonjolkan sisi sporty-nya, padukan dengan polo merah terang yang segar, lalu imbangi dengan elemen tak terduga seperti tas mesh dan scarf sutra bermotif geometris. Sebagai sentuhan akhir, clogs memberi karakter eklektik yang terasa modern dan stylish, alih-alih menyerupai tampilan olahraga semata.
Kiri ke kanan: Polo Ralph Lauren Classic Fit Short-Sleeve Polo/Favorite Daughter The Favorite Skort/Miu Miu Printed Silk Scarf/Tory Burch Small Handwoven Chain Mesh Tote/Ancient Greek Sandals Leather Platform Sandals.
Cargo yang Lebih Refined
Nuansa utilitarian terus mendominasi berbagai koleksi terbaru, termasuk lewat interpretasi yang lebih refined dari gaya cargo oleh Isabel Marant dan Chemena Kamali untuk Chloé. Kuncinya bukan melembutkan siluet sepenuhnya, melainkan menciptakan kontras yang terasa harmonis. Sentuhan merah muda melalui cardigan rajut menghadirkan sisi feminin yang subtil, sementara heels PVC transparan bergaya Cinderella-esque memberi kesan romantis modern. Hasil akhirnya adalah perpaduan sempurna antara utilitarian yang tegas dan feminitas yang elegan.
Kiri ke kanan: Mango Oversize Cotton Jacket/Jamie Haller Ribbed Stretch-Modal Tank/Doen Petra Cardigan/Banana Republic Cargo Short/Chloe Jelly Mules.
Leather untuk Musim Semi
Celana pendek berbahan kulit terasa sangat relevan untuk awal musim semi, menghadirkan struktur, tekstur, dan kesan mewah yang lebih kaya dibandingkan material ringan yang terkadang masih terasa terlalu dini untuk dikenakan di musim ini. Untuk menyeimbangkan tampilannya, padukan dengan knit ringan serta sandal strappy open-toe agar keseluruhan look tetap terasa selaras dengan suasana musim. Sebagai sentuhan akhir yang lebih modern dan urban, tambahkan kacamata aviator berukuran chunky serta tas bermotif snakeskin yang memberi karakter bold nan sophisticated.
Kiri ke kanan: Buck Mason Cashmere V-Neck/Marant Étoile Naline Coated Shorts/A.Emery Elmer Ankle Tie Sandals/Elisa Johnson Val Sunglasses/Khaite Kye Shoulder Bag.
BACA JUGA:
Celana Balon Kini Menjadi Pakaian Wajib, Berikut Cara Memakainya
Gaun Berenda Musim Semi Ini Sangat Romantis
(Penulis: Jalil Johnson; Artikel disadur dari BAZAAR US; Alih bahasa: Nadhifa Fatma; Foto: Courtesy of BAZAAR US)
- Tag:
- Styling
- Short pants
- Chic
