Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

15 Film Bertema Luar Angkasa Terbaik yang Wajib Anda Tonton

Dari klasik sci-fi hingga film berbasis kisah nyata, inilah rekomendasi terbaik berlatar luar angkasa

15 Film Bertema Luar Angkasa Terbaik yang Wajib Anda Tonton
Foto: COURTESY OF BAZAAR US

Luar angkasa tengah menjadi sorotan. Kru NASA Artemis II baru saja kembali ke Bumi hari ini setelah misi flyby bulan selama 10 hari. Ini merupakan penerbangan berawak pertama yang mengorbit bulan sejak 1972, dengan para astronaut—Victor Glover, Christina Koch, Jeremy Hansen, dan komandan Reid Wiseman—yang dengan cepat menarik perhatian publik dunia melalui aktivitas harian mereka, mulai dari menamai kawah di bulan dengan nama orang terkasih hingga berbagi rutinitas skincare dan bahkan kesulitan mereka menggunakan Microsoft Outlook. (Astronaut! Mereka sama seperti kita!) Bagi Anda yang ingin melanjutkan petualangan luar angkasa sedikit lebih lama, kami telah merangkum beberapa film terbaik berlatar luar angkasa (dengan catatan bahwa tetap ada Bumi sebagai titik keberangkatan). Dari petualangan sci-fi hingga kisah nyata, berikut pilihan kami.

BACA JUGA: The White Lotus Season 4: Panduan Lengkap tentang Apa yang Kita Ketahui Sejauh Ini

1. 2001: A Space Odyssey (1968)

Foto: COURTESY OF BAZAAR US

Kera purba yang terpesona oleh monolit halus yang tiba-tiba muncul di tengah mereka. Jutaan tahun kemudian, sebuah pesawat luar angkasa menjalankan misi jangka panjang menuju Jupiter dengan awak lima orang, ditemani superkomputer bersuara ramah bernama HAL. Apa arti monolit tersebut? Apa yang ditemukan oleh para awak? Karya agung Stanley Kubrick ini sering dianggap sebagai salah satu film terbaik sepanjang masa.

2. Apollo 13 (1995)

Foto: COURTESY OF BAZAAR US

Pada tahun 1970, setahun setelah Neil Armstrong mengucapkan “one small step for man, one giant leap for mankind” di bulan, misi Apollo 13 direncanakan untuk membawa kru lain ke permukaannya. Namun, serangkaian kerusakan teknis membuat kru berada dalam bahaya tidak bisa kembali ke Bumi. (Di sinilah kalimat terkenal “Houston, we have a problem” berasal.) Film epik nominasi Oscar karya Ron Howard ini, yang dibintangi Tom Hanks, Kevin Bacon, Bill Paxton, dan Ed Harris, menghidupkan kembali peristiwa dramatis tersebut.

3. Project Hail Mary (2026)

Foto: COURTESY OF BAZAAR US

Berdasarkan novel tahun 2021 karya Andy Weir dengan judul yang sama, adaptasi film yang dibintangi Ryan Gosling ini dengan cepat menjadi salah satu film dengan pendapatan tertinggi tahun ini. Ryan berperan sebagai Ryland Grace, seorang guru sains sekolah menengah yang terbangun di pesawat luar angkasa tanpa ingatan bagaimana ia bisa berada di sana. Ia kemudian menyadari bahwa dirinya menjalankan misi untuk menyelamatkan umat manusia—dan dalam prosesnya, menjalin persahabatan tak terduga dengan makhluk asing yang mengubah segalanya.

4. Contact (1997)

Foto: COURTESY OF BAZAAR US

Jodie Foster berperan sebagai dr. Ellie Arroway, seorang ilmuwan yang meneliti tanda-tanda kehidupan luar angkasa dalam film karya Robert Zemeckis ini, yang diadaptasi dari novel tahun 1979 dengan judul yang sama karya Carl Sagan. Ellie memecahkan pesan dari sistem bintang yang jauh, yang ternyata berisi instruksi untuk membangun sebuah pesawat. Film ini mengeksplorasi pertanyaan apakah sains dan kepercayaan dapat berjalan berdampingan.

5. Interstellar (2014)

Foto: COURTESY OF BAZAAR US

Film karya Christopher Nolan ini, yang ia tulis bersama saudaranya, berlatar masa depan dekat ketika ekosistem Bumi rusak, menyebabkan kekeringan dan kelaparan. Matthew McConaughey berperan sebagai Joseph Cooper, mantan pilot NASA yang menemukan pesan rahasia dalam pola debu di kamar putrinya. Petunjuk tersebut membawa Joseph—dan kemudian putrinya Murph (diperankan oleh Jessica Chastain dan Ellen Burstyn)—dalam perjalanan menembus wormhole untuk menemukan planet layak huni bagi kelangsungan umat manusia. (Ini film Christopher Nolan, jadi ceritanya jauh lebih kompleks dari ini—tapi kami tidak ingin membocorkan semuanya!)

6. High Life (2018)

Foto: COURTESY OF BAZAAR US

Dalam film karya sutradara Prancis Claire Denis ini, sebuah kapal berisi narapidana hukuman mati melakukan perjalanan menuju lubang hitam untuk menambang sumber daya. Sementara itu, Dibs, dokter kapal (diperankan dengan brilian oleh Juliette Binoche), melakukan eksperimen seksual terhadap para tahanan—termasuk karakter yang diperankan Robert Pattinson, André Benjamin, dan Mia Goth. Melalui lensa sci-fi, film ini mengeksplorasi makna menjadi manusia.

7. The Fifth Element (1997)

Foto: COURTESY OF BAZAAR US

Dalam film klasik karya Luc Besson ini, Bruce Willis berperan sebagai Corbin Dallas dan Milla Jovovich sebagai Leeloo, “elemen kelima” yang dapat menyelamatkan dunia dari kekuatan jahat besar. Film ini memiliki segalanya: invasi alien, adegan aksi, komedi yang kuat, kostum ikonis rancangan Jean Paul Gaultier, dan—ya—sebuah kisah cinta.

8. First Man (2018)

Foto: COURTESY OF BAZAAR US

Film karya Damien Chazelle ini, yang diadaptasi dari biografi Neil Armstrong berjudul First Man: The Life of Neil A. Armstrong, juga dibintangi Ryan Gosling sebagai manusia pertama yang berjalan di bulan. Film ini berfokus pada kehidupan Neil menjelang misi Apollo 11 yang bersejarah, termasuk menghadapi kehilangan putrinya yang meninggal akibat tumor otak. Deretan pemainnya termasuk Claire Foy, Kyle Chandler, dan Corey Stoll.

9. Armageddon (1998)

Foto: COURTESY OF BAZAAR US

Sebuah meteor raksasa menuju Bumi dan mengancam kehidupan seperti yang kita kenal. Sekelompok pekerja pengebor minyak, termasuk Bruce Willis, Ben Stiller, Steve Buscemi, dan Michael Clarke Duncan, dipilih untuk menjalankan misi tersebut. Tidak ada yang yakin mereka bisa berhasil, tetapi mereka membuktikan sebaliknya. Diane Warren menulis lagu ikonis “I Don’t Want to Miss a Thing,” yang dibawakan Aerosmith dan mendominasi radio serta televisi pada musim panas 1998.

10. Gravity (2013)

Foto: COURTESY OF BAZAAR US

Dalam film karya Alfonso Cuarón ini, Sandra Bullock berperan sebagai Dr. Ryan Stone, seorang insinyur di pesawat luar angkasa yang mengalami kerusakan setelah terkena puing dari ledakan di dekatnya. Dibintangi juga oleh George Clooney, Gravity pada akhirnya adalah kisah tentang ketahanan dan perjuangan untuk bertahan hidup.

11. A Trip to the Moon (1902)

Foto: COURTESY OF BAZAAR US

Salah satu karya penting dalam sejarah sinema, film ikonis Georges Méliès ini terinspirasi dari novel Jules Verne From the Earth to the Moon dan Around the Moon. Sekelompok astronom menaiki pesawat berbentuk peluru untuk menuju bulan. Setibanya di sana, mereka berhadapan dengan Selenites (makhluk penghuni bulan), dan pertempuran pun terjadi sebelum akhirnya mereka kembali ke Bumi.

12. Independence Day (1996)

Foto: COURTESY OF BAZAAR US

Alien menyerang Bumi beberapa hari sebelum Fourth of July. Bill Pullman berperan sebagai presiden, Will Smith sebagai marinir yang bertempur melawan makhluk tersebut, dan Jeff Goldblum sebagai ilmuwan yang menemukan virus komputer untuk melumpuhkan sistem pertahanan mereka. Sebuah film klasik. “Welcome to Earf!

13. Wall-E (2008)

Foto: COURTESY OF BAZAAR US

Di masa depan, Bumi menjadi tidak layak huni, kecuali bagi satu robot pengolah sampah dan sahabatnya, seekor kecoak. Suatu hari, EVE—robot dari kapal luar angkasa raksasa tempat manusia kini tinggal—datang ke Bumi. Keduanya bertemu dan jatuh… cinta? Wall-E mengikuti EVE kembali ke kapal tersebut, di mana berbagai kejadian terjadi dan para robot mengajarkan manusia—yang telah menjadi pasif karena ketergantungan pada teknologi—bahwa hidup harus dijalani. Siap-siap terharu.

14. Hidden Figures (2016)

Foto: COURTESY OF BAZAAR US

Berdasarkan buku karya Margot Lee Shetterly, Hidden Figures mengisahkan para perempuan kulit hitam yang bekerja sebagai insinyur dan matematikawan di Langley Research Center, Virginia, yang memberikan kontribusi penting bagi program luar angkasa sejak akhir 1950-an. Dibintangi Taraji P. Henson, Octavia Spencer, dan Janelle Monáe.

15. Solaris (1972)

Foto: COURTESY OF BAZAAR US

Dalam film karya Andrei Tarkovsky ini, para astronaut di stasiun luar angkasa yang mengorbit planet Solaris mengalami halusinasi aneh dan kejadian misterius lainnya. Film ini diadaptasi dari novel tahun 1961 karya Stanislaw Lem, dan juga menginspirasi versi tahun 2002 oleh Steven Soderbergh yang dibintangi George Clooney. Namun, versi 1972 tetap direkomendasikan untuk pengalaman yang lebih psikedelik.

BACA JUGA:

10 Drama True Crime TV Terbaik untuk Ditonton Sekarang, Gelap Namun Tak Henti Memikat

10 Serial TV yang Tak Sabar Kita Nantikan di Musim Semi Tahun Ini

(Penulis: Lalia Garcia-Furtado; Artikel ini disadur dari: BAZAAR US; Alih bahasa: Devon Satrio; Foto: Courtesy of BAZAAR US)