Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Kabar Terbaru dari Festival Film Indonesia 2024

Dikepalai oleh Ario Bayu, komite FFI 2024-2026 mengusung tema “Merandai Cakrawala Sinema Indonesia.”

Kabar Terbaru dari Festival Film Indonesia 2024
Courtesy of Festival Film Indonesia

Akhir April ditandai dengan ditunjuknya susunan baru komite FFI periode 2024-2026. Adapun susunan terbarunya berupa: Ario Bayu sebagi Ketua Komite, Prilly Latuconsina sebagai Ketua Pelaksana, Budi Irawanto selaku Ketua Bidang Penjurian, Mandy Marahimin sebagai Ketua Seketariat, Gita Fara yang berperan sebagai Ketua Bidang Keuangan dan Pengembangan Usaha, Nazira C. Noer selaku Ketua Humas Acara, dan Michael Ratnadwijanti sebagai Ketua Humas Penjurian. 

BACA JUGA:  Ini 5 Duta Festival Film Indonesia 2023 yang Mengusung Tema Citra, Salah Satunya Christine Hakim

Selain itu diangkat pula tema baru bertajuk “Merandai Cakrawala Sinema Indonesia.” Melalui tema ini FFI 2024 dapat menjadi wadah untuk senantiasa menghidupkan kolaborasi yang setara dan membangun perfilman Indonesia yang menampilkan empat value berikut: Kreatif, inovatif, inklusif, dan produktif. 

Festival Film Indonesia 2024
Courtesy of Festival Film Indonesia

Komitmen serta tujuan FFI 2024 kian terlihat dalam ujaran Ario Bayu “Sinema Indonesia tak pernah berhenti pada titik tertentu, alih-alih terus menjelajahi kekayaan tematik, batas-batas artistik, dan kepelikan teknis yang ditawarkan oleh teknologi. Inilah sesungguhnya yang menjadi cakrawala atau horizon sinema Indonesia sekaligus konteks bagi mekarnya ekosistem perfilman Indonesia. Melalui tema “Merandai Cakrawala Sinema Indonesia” Komite ingin FFI 2024 menggerakkan arah sinema ke depan, sekaligus belajar dari sejarah masa lalu sinema kita, dan terbuka dengan semua kemungkinan potensi baru dalam perkembangannya saat ini.” 

Festival Film Indonesia 2024
Courtesy of Festival Film Indonesia

Tak berhenti di situ, FFI 2024 memperkenalkan sistem penjurian hybrid, yang menggabungkan penilaian melalui pemungutan suara (kuantitatif) dengan penilaian lewat diskusi (kualitatif). Alur penjurian ini dimulai dari tahap rekomendasi oleh asosiasi profesi perfilman, tahap nominasi oleh Akademi Citra, hingga tahap penentuan pemenang oleh Dewan Juri Akhir. Ini dibarengi dengan melibatkan publik memberikan preferensinya terhadap film Indonesia dengan bantuan teknologi internet.

Adapun harapan terhadap sistem baru ini untuk memperkuat dunia sinema Indonesia tertuang dalam perkataan Budi Irawanto. “Dengan demikian, sistem penjurian yang melibatkan asosiasi profesi dan Akademi Citra tersebut menjunjung prinsip demokrasi dan penghormatan terhadap profesionalisme serta dedikasi para insan film. Sementara itu, peran Dewan Juri Akhir dalam penentuan pemenang menempatkan film sebagai produk budaya yang dinilai secara kualitatif. Sedangkan keterlibatan publik bisa menumbuhkan partisipasi serta perluasan apresiasi terhadap film Indonesia.” 

Festival Film Indonesia 2024
Courtesy of Festival Film Indonesia

Untuk informasi terbaru lainnya Anda bisa melihat Instagram @fetivalfilmid dan situs resmi di festivalfilm.id

BACA JUGA: 
18 Momen Red Carpet Terbaik Malam Anugerah Piala Citra Festival Film Indonesia 2021
Ini Tampilan Fashion dari Malam Nominasi Piala Citra Festival Film Indonesia 2021 yang Didominasi Karya Desainer Indonesia

(Foto: Courtesy of Festival Film Indonesia)