Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

8 Rekomendasi Moisturizer yang Mengandung Salicylic Acid

Solusi untuk kulit berjerawat dan berminyak. 

8 Rekomendasi Moisturizer yang Mengandung Salicylic Acid
(Layout: Adzkia Asakiinah)

Dalam dunia skincare, salicylic acid merupakan bahan yang terkenal dengan kemampuannya dalam mengobati jerawat dan menyamarkan bekasnya. Selain itu, bahan ini juga dapat membersihkan komedo dan pori-pori kulit. Lalu, apa sebetulnya bahan ini dan apa saja manfaatnya? 

Apa itu Salicylic Acid?

Salicylic acid atau asam salisilat adalah salah satu bahan aktif dalam berbagai produk skincare yang umumnya diformulasikan untuk kulit berjerawat. Bahan yang tergolong sebagai asam beta hidroksi (BHA) ini bekerja sebagai eksfoliator yang memiliki efek pengelupasan kulit. Karena bisa membuat kulit mengelupas, penggunaan salicylic acid harus hati-hati dan harus sesuai dengan kebutuhan serta kondisi kulit Anda. Berasal dari pohon willow, salicylic acid merupakan bahan yang digunakan dalam produk skincare untuk membantu mengobati jerawat ringan hingga sedang. Selain itu, bahan ini juga dipercaya memiliki sifat antiinflamasi dan antibakteri. Salicylic acid dapat berbentuk sebagai krim, salep, gel atau losion, dan dapat dikombinasikan dengan perawatan jerawat lainnya.

Manfaat Utama Salicylic Acid

1. Membantu dalam mengangkat sel-sel kulit mati

Salah satu manfaat utama salicylic acid untuk kulit adalah dapat mengangkat penumpukan sel kulit mati di permukaan kulit. Bahan ini dapat menembus ke pori-pori paling dalam kulit untuk mengangkat sel-sel kulit yang sudah mati dan hanya akan menyumbat pori-pori. Karena itu, salicylic acid dapat membantu menghilangkan kotoran, bakteri dan sel-sel mati yang menumpuk di permukaan kulit sehingga pori-pori Anda tetap bersih dan bebas dari iritasi kulit. 

2. Mencegah dan mengobati jerawat

Jerawat dapat muncul karena pori-pori tersumbat oleh sel-sel kulit mati dan minyak. Salicylic acid dapat menghilangkan sel-sel tersebut dan minyak berlebih yang dapat membersihkan pori-pori dan mencegah munculnya jerawat. Bahan ini juga memiliki sifat anti-mikroba, sehingga dapat masuk ke dalam pori-pori dan memecahkan komedo terbuka dan tertutup. 

3. Meredakan kemerahan

Manfaat selanjutnya dari salicylic acid adalah fungsinya yang dapat mengurangi peradangan di kulit akibat jerawat. Karena efek antiradangnya, salicylic acid dapat meredakan kemerahan dan menenangkan kulit. Selain itu, bahan ini pun cukup lembut untuk kulit sensitif dan rentan terhadap kemerahan, seperti pemilik kondisi rosacea. 

4. Menyamarkan bekas jerawat 

Tidak hanya mampu mengatasi jerawat, salicylic acid pun dapat juga menyamarkan bekas jerawat yang susah hilang. Jika Anda memiliki hiperpigmentasi dan ada banyak bintik-bintik hitam di wajah, salicylic acid dapat memudarkannya secara efektif. Karena itu, warna kulit Anda akan lebih merata dan wajah pun terlihat lebih halus dan cerah, serta tentunya bebas dari bekas jerawat. 

5. Mencegah tanda-tanda penuaan

Karena salicylic acid dapat meminimalkan munculnya pori-pori dan merawat kulit dari minyak berlebih, ini dapat membuat kulit Anda terlihat lebih muda dan halus. Selain itu, salicylic acid pun dapat mencegah terjadinya hiperpigmentasi, meratakan tekstur kulit, dan membuat kulit lebih lembut layaknya kulit bayi. 

Apakah Moisturizer Salicylic Acid Boleh Dipakai Setiap Hari?

Ya, tentu bisa, tetapi ada banyak hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan salicylic acid setiap hari. Jika ingin menggunakan salicylic acid setiap hari, Anda harus perhatikan hal-hal berikut:

  • Mulai dengan konsentrasi rendah: Gunakan produk dengan kandungan salicylic acid rendah, sekitar 0.5 persen hingga 2 persen, terutama jika pertama kali menggunakan skincare dengan salicylic acid.
  • Frekuensi bertahap: Mulailah dengan menggunakan produk moisturizer salicylic acid dua hingga tiga kali seminggu. Jika kulit Anda tidak iritasi dan mentoleransi dengan baik, maka frekuensi dapat ditingkatkan secara bertahap menjadi setiap hari.
  • Perhatikan reaksi kulit: Jika kulit Anda memiliki tanda-tanda iritasi seperti kemerahan, gatal, dan pengelupasan, kurangi frekuensi penggunaan hingga hanya dua hingga tiga kali seminggu saja.
  • Sesuaikan dengan jenis kulit: Setiap orang memiliki kondisi kulit yang berbeda-beda, sehingga frekuensi penggunaan perlu disesuaikan dengan jenis kulit Anda. Jika Anda memiliki kulit berminyak atau berjerawat, salicylic acid umumnya aman dipakai setiap hari dalam kadar rendah. Sebaliknya, jika Anda memiliki kulit sensitif atau kering, penggunaan setiap hari berisiko menyebabkan iritasi. 

Cara Memilih Moisturizer yang Mengandung Salicylic Acid

1. Perhatikan konsentrasi kandungan

Salicylic acid tersedia dalam berbagai kadar, umumnya 0.5 persen hingga 2 persen untuk produksi perawatan kulit sehari-hari. Konsentrasi rendah ini umumnya cukup efektif untuk mengatasi jerawat ringan hingga sedang, serta dapat membersihkan pori-pori tanpa membuat kulit terlalu kering atau teriritasi. Jika Anda memiliki kulit berjerawat dan atau berminyak, sebaiknya memilih moisturizer yang mengandung 2 persen salicylic acid karena dianggap cukup efektif untuk mengatasi jerawat yang membandel dan membersihkan pori-pori secara mendalam. Namun, Anda harus menggunakan produk tersebut secara bertahap untuk mengurangi risiko iritasi sebelum menambahkannya ke skincare routine Anda. 

2. Pilih tekstur berdasarkan jenis kulit

Jika Anda memiliki kulit berminyak dan berjerawat, pilihlah moisturizer yang memiliki tekstur gel yang ringan, bebas minyak, dan bersifat nonkomedogenik agar tidak berisiko menyumbat pori-pori. Tekstur gel juga dapat membantu mengontrol kilap berlebih sehingga sangat ideal untuk jenis kulit berminyak. Namun, jika Anda memiliki kulit kering dan kasar, pilihlah moisturizer yang memiliki tekstur rich, namun tetap mengandung bahan eksfoliasi lembut untuk menghaluskan tekstur kulit.

3. Cari bahan pendamping yang menyeimbangkan

Salicylic acid bersifat mengeringkan, sehingga Anda harus memilih pelembap yang memiliki bahan tambahan untuk menjaga kesehatan kulit. Jika Anda ingin kulit lebih lembap dan terhidrasi, pilihlah yang juga mengandung hyaluronic acid, aloe vera, atau glycerin yang akan menjaga kelembapan kulit Anda. Selain itu, jika Anda ingin menguatkan skin barrier, kandungan ceramide sangat penting. Jika Anda ingin mengatasi kemerahan dan mengontrol minyak, niacinamide adalah pasangan terbaik BHA untuk membantu mengecilkan pori-pori, mengontrol sebum, dan meredakan kemerahan.

Moisturizer yang Mengandung Salicylic Acid

1. Kiehl’s Expertly Clear Blemish-Treating and Preventing Lotion

Courtesy of Kiehl's

Mengandung 1.2 persen salicylic acid (BHA), moisturizer ini berfungsi memberishkan pori-pori tersumbat dan mengurangi kemerahan. Karena itu, produk skincare ini dirancang khusus untuk kulit berjerawat karena fungsinya yang dapat mengatasi jerawat aktif, memudarkan bekas jerawat, serta mencegah timbulnya jerawat baru tanpa membuat kulit kering. Tidak hanya itu, ada juga 2 persen niacinamide yang dapat mengontrol minyak dan mencerahkan noda jerawat. 

2. Caudalie Vinopure Moisturizing Mattifying Fluid

Courtesy of Caudalie

Produk ini mengandung salicylic acid natural dari ekstrak Wintergreen yang berfungsi mengecilkan pori-pori dan menghaluskan tekstur kulit. Selain itu, produk skincare ini sangat efektif dalam mengontrol minyak berlebih sepanjang hari dan memberikan hasil akhir matte sehingga sangat cocok bagi Anda yang memiliki kulit berminyak. 

3. Naturium Encapsulated Salicylic Acid Moisturizer

Courtesy of Naturium

Pelembap ini dirancang khusus untuk menghidrasi sekaligus merawat kulit yang rentan berjerawat tanpa menyebabkan iritasi atau kulit kering yang berlebihan. Mengandung 0.75 persen salicylic acid, produk ini menggunakan teknologi enkapsulasi untuk melepaskan bahan aktif secara perlahan dalam kulit. Kandungan BHA-nya juga membuat produk ini cocok untuk penggunaan sehari-hari. 

4. Murad Clarifying Water Gel

Courtesy of Murad

Produk ini menggunakan teknologi Sustained-Release yang artinya bahan salicylic acid tidak dilepaskan sekaligus ke kulit, melainkan secara perlahan sepanjang hari. Memiliki tekstur gel yang sangat ringan, Murad Clarifying Water Gel membantu memberishkan pori-pori tanpa membuat kulit iritasi. Produk ini sangat cocok bagi Anda yang memiliki kulit berminyak dan ingin wajah terlihat lebih bersih dan segar. 

5. La Roche-Posay Effaclar Duo+ M

Courtesy of La-Roche Posay

Produk ini menggunakan kombinasi salicylic acid dan lipohydroxy acid (LHA) yang merupakan turunan salicylic acid dan memiliki molekul lebih besar sehingga eksfoliasinya lebih lambat dan jauh lebih lembut di permukaan kulit. Produk ini memiliki triple action, yaitu dapat menghilangkan jerawat, komedo, dan memudarkan bekas jerawat dengan cepat.

6. Dr. Jart+ Teatreatment Moisturizer

Courtesy of Dr. Jart+

Produk yang satu ini menggunakan campuran ekstrak daun tea tree, minyak tea tree, 4-Terpineol, serta salicylic acid yang dapat mengatasi pori-pori tersumbat dan juga mengangkat sel kulit mati. Memiliki tekstur krim-gel yang ringan, produk ini juga nonkomodogenik sehingga cocok bagi Anda yang memiliki kulit berjerawat dan sensitif. 

7. Aesop Control Anti-Blemish Gel

Courtesy of Aesop

Produk ini merupakan spot treatment, artinya dapat diaplikasikan langsung ke area yang bermasalah untuk mengeringkan jerawat dan tidak dipakai di seluruh wajah. Selain mengandung salicylic acid, produk ini juga mengandung niacinamide dan vitamin C yang dapat membantu mencerahkan bekas jerawat. Produk ini sangat efektif dalam mengeringkan jerawat dengan cepat tanpa membuat kulit di sekitarnya mengelupas. 

8. Laneige Mini Pore Blurring Tightener

Courtesy of Laneige

Produk ini merupakan produk hibrida antara skincare dan primer yang dirancang khusus untuk area wajah dengan pori-pori besar dan produksi minyak berlebih. Mengandung salicylic acid dibawah 0.5 persen, fungsi utama produk ini adalah untuk menjaga pori-pori Anda agar tidak tersumbat oleh sel kulit mati dan minyak berlebih. 

(Edited by JM)