Musim semi hampir tiba dan rotasi sepatu untuk musim baru pun mulai jadi pertimbangan.
BACA JUGA: 14 Sneakers Kulit Warna Putih yang Dapat Dipadukan dengan Semua Gaya
Musim Spring/Summer 2026 ditandai oleh sejumlah debut besar creative director yang memberi arah baru bagi desain rumah mode—termasuk kategori alas kaki. Di runway, terlihat berbagai interpretasi baru dari siluet klasik hingga versi yang lebih orisinal: mulai dari espadrilles krem bergaya sneaker dari Miu Miu hingga pendekatan eveningwear Pierpaolo Piccioli untuk flip-flops Balenciaga yang dibuat dari material velvet.
Selain mengolah kembali siluet klasik, para desainer juga memperkenalkan kandidat sepatu It berikutnya. Koleksi womenswear debut Jonathan Anderson untuk Christian Dior menampilkan deretan gaya baru yang menarik perhatian, mulai dari mules satin dengan detail floral appliqué hingga slingbacks berujung persegi dengan pita di bagian vamp, serta kitten heels bertabur kristal. Pertanyaan tersulit musim ini mungkin hanya satu: pasangan mana yang akan Anda bawa pulang?
Inilah delapan tren sepatu yang siap menyegarkan koleksi Anda.
1. Sneakers Ramping
Sesuai namanya, sneakers ramping hadir dengan profil yang lebih sempit dan sol yang lebih tipis—memberikan kesan lebih grounded. Berbeda dari Dad sneakers chunky yang mendominasi musim-musim sebelumnya, gaya ini menawarkan versi yang lebih refined dari sepatu atletik bergaya retro. Yang terasa baru adalah cara para desainer menatanya. Miuccia Prada dan Raf Simons memadukan sneakers satin yang streamlined dengan gaun pesta di Prada, sementara Julian Klausner menampilkan trainers berwarna cerah untuk menghidupkan lemari pakaian bernuansa netral di Dries Van Noten.
2. Sandal Gladiator
Dengan kembalinya gaya 2010-an, sandal gladiator pun kembali mencuri perhatian. Versi Spring/Summer 2026 tampil lebih ramping dan datar, menjauh dari kesan bohemian. Di Khaite, tali kulit tebal melingkar hingga betis, sementara Michael Rider di Celine memperkenalkan gaya cage dengan detail charm yang ditambatkan pada ankle strap tipis. Ketimbang dipadukan dengan tampilan bergaya festival, para desainer menatanya bersama busana bernuansa eveningwear, menciptakan kontras dengan sentuhan downtown.
3. Espadrilles Krem
Musim ini, espadrille terasa lebih elevated, menjauh dari kesan coastal-crunchy. Miu Miu memadukan bagian atas bergaya sneaker dengan sol jute tradisional, sementara Celine menghadirkan versi high wedge yang tajam dengan ujung runcing. Meski sering diasosiasikan dengan liburan di tepi pantai, para desainer menunjukkan bahwa gaya ini dapat terlihat lebih polished. Coba padukan dengan celana putih bersiluet ramping atau bahkan mantel panjang.
4. Heels 9-to-5
Ini adalah jenis sepatu yang dapat dipakai seharian tanpa ingin segera melepasnya. Di runway, siluetnya terlihat lebih pas di kaki—bahkan beberapa membungkus kaki hampir menyerupai sarung tangan—dengan tinggi hak sedikit di atas kitten heel. Khaite memadukannya dengan jeans dan blazer kulit berstruktur, sementara Chanel menatanya bersama setelan bergaya ladies-who-lunch.
5. Clogs
Clogs telah lama dikaitkan dengan gaya bohemian, namun musim ini tampil dengan karakter yang lebih tajam. Di Bottega Veneta, versi anyaman intrecciato dipertegas dengan stud besar dan ujung runcing, sementara interpretasi Dario Vitale untuk Versace menghadirkan peep-toe dan hak tinggi yang menambahkan sentuhan allure. Alih-alih tampil pastoral, padukan gaya ini dengan material leather atau tailoring yang tajam untuk memberi kesan yang lebih tough.
6. Flip-Flops Fashion
Flip-flops sempat memicu perdebatan musim panas lalu, dan musim ini para desainer kembali menampilkannya di runway. Balenciaga menghadirkan versi platform dalam material velvet, mengubah sandal sederhana ini menjadi sesuatu yang mendekati eveningwear, sementara opsi kulit yang lebih kokoh memberi tampilan yang lebih polished untuk sehari-hari. Tak terbatas pada tampilan pantai, gunakan flip-flops ini sebagai aksen dalam tampilan yang lebih formal.
7. Heels Berhias
Di tengah dominasi sepatu yang serba praktis, masih ada ruang untuk sentuhan whimsical. Para desainer menghadirkan berbagai gaya berhias, mulai dari heels bertabur kristal dan detail chandelier hingga aplikasi dekoratif yang memberi nuansa playful. Tidak ada satu jenis hiasan yang benar-benar mendominasi, dan justru itulah yang membuat tren ini terasa menarik. Dari bulu hingga rhinestones dan aksen skulptural, detail-detail ini membuat sepatu terasa layaknya perhiasan.
8. Sepatu Derby
Dari Serge Gainsbourg di era ’70-an hingga Alexa Chung di tahun 2000-an, para figur stylish selalu mengandalkan sepatu lace-up berbahan kulit halus—dan musim semi ini gaya tersebut kembali hadir. (Kami sudah menduganya setelah melihatnya di koleksi debut Michael Rider untuk Celine.) Jika Anda menyukai ballet flats atau sneakerinas, siluet hibrida ini—yang menyerupai sepatu penari jazz—bisa menjadi pilihan alas kaki berikutnya untuk musim hangat.
BACA JUGA:
15 Model Sepatu Santai Wanita Terbaru yang Stylish & Nyaman
7 Micro Kitten Heels Terfavorit untuk Tampilan Feminin Tanpa Menyiksa Kaki
(Penulis: Jalil Johnson; Artikel disadur dari BAZAAR US; Alih bahasa: Karen Silitonga; Foto: Courtesy of BAZAAR US)
