Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Taylor Swift Kembali Tampil dengan Rambut Keriting khas Era Debutnya

BRB memainkan lagu “Teardrops On My Guitar”.

Taylor Swift Kembali Tampil dengan Rambut Keriting khas Era Debutnya
Courtesy of BAZAAR US

Penampilan terbaru Taylor Swift membuat kita bernostalgia.

BACA JUGA:

Semua Momen Bergaya Klasik yang Mungkin Terlewatkan dari Video Musik "Opalite" Taylor Swift

Jika Anda bertanya pada Swiftie mana pun (atau pada sang artis sendiri), masing-masing dari 12 album Taylor memiliki warna khasnya sendiri dan setidaknya untuk paruh awal diskografinya, juga gaya rambut yang berbeda untuk melengkapinya. Dalam cuplikan behind-the-scenes terbaru yang merayakan “Opalite” yang berhasil meraih posisi No. 1 di tangga lagu Hot 100, sang superstar menghadirkan kembali nuansa warna sekaligus tampilan dari album debut self-titled miliknya.

Dalam video utama dari unggahan Instagram-nya, Taylor Swift terlihat mendengarkan kembali lagunya di studio bersama para produser Max Martin dan Shellback, sambil ikut bernyanyi ketika rekaman tersebut melantunkan lirik, “You had to make your own sunshine.” Cuplikan manis itu langsung menarik perhatian para penggemar yang gemar memburu Easter egg. Mereka mencatat bahwa rambut keriting alaminya yang terkesan effortless dan lived-in terlihat seperti “era debut” (tidak tertukar dengan keriting khas era Fearless atau Speak Now yang biasanya tampak sedikit lebih rapi dan terstruktur.

Taylor Swift era debut
Courtesy of BAZAAR US

Keterkaitan itu terasa begitu disengaja, terutama karena rambut keriting tersebut dipadukan dengan sweater cozy dalam warna yang identik dengan album tersebut: sea foam green. Mengenakan koleksi dari The Row, jumper yang kini telah terjual habis itu dirancang dari bahan kasmir dengan lengan raglan dan siluet crewneck tebal. Taylor kemudian memadukannya dengan riasan minimal dan beberapa kalung tipis. Sulit untuk melihat item ini tanpa langsung teringat ke masa lalu, tepatnya ke gaun teal yang ia kenakan pada 2007 di ACM New Artists’ Show Party for a Cause atau gaun “Teardrops On My Guitar” yang kemudian ia pakai saat memenangkan kategori Breakthrough Video of the Year untuk “Tim McGraw” di ajang Country Music Awards.

Kalau Anda berpikir warna hanyalah sekadar warna, ingatlah betapa terkonsepnya setiap detail dalam dunia Taylor. Saat latihan untuk bagian pertama The Eras Tour, Taylor mengecat setiap kukunya dengan warna berbeda untuk merepresentasikan 10 album yang telah ia rilis saat itu (rasanya sudah sulit membayangkan masa sebelum The Tortured Poets Department dan The Life of a Showgirl, namun begitulah adanya).

Apakah ini berarti kita akan mendapatkan rilisan ulang edisi anniversary? Atau mungkin lagu-lagu vault yang selama ini tersimpan rapat sejak Taylor Swift membeli kembali master rekamannya? Hanya waktu yang bisa menjawab.

BACA JUGA:

Taylor Swift Jadi Perempuan Termuda yang Pernah Masuk Songwriters Hall of Fame

Saat Tak Ada yang Menyadari, Taylor Swift Diam-Diam Hadir di After-Party Grammy

(Penulis: Sophie Wang; Artikel ini disadur dari: BAZAAR US; Alih bahasa: Alleia Anata; Foto: Courtesy of BAZAAR US)