Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Low-Rise Jeans Benar-Benar Kembali. Begini Cara Memakainya

Siluet nostalgia yang kini tampil dengan sentuhan modern.

Low-Rise Jeans Benar-Benar Kembali. Begini Cara Memakainya
Foto: Courtesy of BAZAAR US

Saya tidak pernah berniat membela low-rise jeans, tetapi saya percaya siluet ini layak mendapat “permintaan maaf”. Lebih dari tren mana pun, bahkan skinny jeans yang juga kerap memicu perdebatan, jeans berpotongan pinggang rendah memiliki kekuatan untuk memecah pendapat dalam satu ruangan.

BACA JUGA: Ini Satu Item Esensial dari Uniqlo yang Wajib ada di Lemari Pakaian Anda

Namun begini: saya tumbuh di masa ketika momen-momen low-rise paling ikonis bermunculan, mulai dari sampul album Stripped milik Christina Aguilera dengan jeans bertali yang nyaris melekat di tulang pinggul, Destiny’s Child dengan celana hip-hugger serasi di TRL, Lindsay Lohan di Mean Girls, hingga begitu banyak ikon lainnya. (Sungguh, semua orang memakainya di awal 2000-an. Semua!)

Foto: Courtesy of BAZAAR US

Namun, saya tidak menyarankan untuk mengenakannya dengan cara yang sama seperti dulu. Low-rise jeans telah berevolusi.

Ketertarikan saya pada low-rise jeans bukan karena ingin memamerkan tulang pinggul. Justru, low-rise jeans terbaik untuk 2026 menghadirkan kesan santai yang tidak bisa diberikan oleh high-rise jeans. Saya juga merasa bahwa bentuk tubuh dengan torso lebih pendek lebih cocok dengan potongan pinggang rendah, karena dapat memberi ilusi tubuh lebih jenjang dan membuat proporsi keseluruhan busana terasa lebih seimbang.

Tentu, jika Anda menyukai ide untuk menampilkan tulang pinggul atau sedikit bagian perut, Anda berada di barisan yang tepat. Haim bersaudari menunjukkan caranya dengan gaya yang terasa grunge, namun tetap memiliki sentuhan glamor. Kita juga kerap melihat Bella Hadid dan Emily Ratajkowski menjajal siluet ini lewat berbagai tampilan street style terbaik mereka.

Foto: Courtesy of BAZAAR US

Intinya, Anda tidak seharusnya langsung menolak low-rise jeans hanya karena istilah ini mengingatkan pada Paris Hilton atau Britney Spears era 2000-an dengan denim super rendah. Atau karena terasa seperti tren yang hanya diperuntukkan bagi tipe tubuh tertentu. Siluet ini memiliki potensi yang jauh lebih luas dari itu.

Untuk membuktikannya, berikut tujuh cara segar dan mudah menata low-rise jeans di tahun 2026.

Minimalist Uniform

Dari kiri ke kanan: Mango Belted Wool-Blend Coat, Frame Cashmere Fleck Cardigan, Rag & Bone Saige Relaxed Straight Jeans, Toteme T-Lock Leather Satchel Bag, The Row Hudson Fur-Lined Suede Slide Mules.

Terkadang, padu padan paling sederhana justru menghasilkan tampilan yang paling menarik. Ambil contoh jeans lurus ini. Siluet low-rise yang dipadukan dengan kardigan boxy terasa nyaman dan kasual, sementara mantel oversized, tas T-Lock, dan clog slip-on yang sleek menyempurnakan tampilan secara elegan.

The New Prep

Dari kiri ke kanan: Longchamp Le Roseau East/West Leather Shoulder Bag, St. Agni Trench Coat, TWP Big Joe Striped Cotton Button-Front Shirt, 7 For All Mankind Low-Rise Straight-Leg Jeans, Prada Soft Penny Loafers.

Seimbangkan low-rise jeans yang santai dengan item bernuansa preppy, seperti kemeja bergaris dan sepatu loafers. Tambahkan trench coat yang jatuh ringan untuk menyatukan tampilan, sambil tetap menjaga kesan longgar dan rileks.

Off-Duty

Dari kiri ke kanan: Massimo Dutti Cropped Suede Jacket, Barbour Saima Knitted Jumper, Favorite Daughter Mikaela Low-Rise Slim Straight-Leg Jeans, Khaite Manhattan Leather Belt, Loeffler Randall Doria Kicked Heel Ankle Boots

Tampilan ini membawa semangat gaya “model off-duty”. Padukan low-rise jeans dengan sweter berwarna cerah, lalu sempurnakan dengan aksesori yang lebih refined seperti ikat pinggang dan sepatu bot.

Go Grunge

Dari kiri ke kanan: Still Here Coach Boxy Denim Jacket, Frank & Eileen Plaid Relaxed Fit Button-Up Shirt, Leset Classic Cardigan, Helmut Lang Low-Rise Drop Jeans, Superga Cotu Classic Sneakers.

Kemeja flanel mendapatkan sentuhan glamor untuk musim gugur 2025 dan tetap menjadi favorit untuk cuaca dingin. Tonjolkan nuansa grunge dengan memadukannya bersama low-rise jeans berpotongan longgar dan sneakers. Jadikan tampilan lebih personal dengan lapisan tak terduga, seperti kardigan pointelle dan jaket denim boxy sebagai penutup.

Smart Layers

Dari kanan ke kiri: Vince Oversize Leather Aviator Jacket, J.Crew Wide-Rib Cardigan, Saint Laurent Nico Low-Rise Jeans, Alex Mill Maria La Rosa Bio Cotton Ribbed Socks, Le Monde Beryl Suede Mary Jane Ballerina Flats.

Kardigan rib ini tampak sangat serasi dengan low-rise jeans karena bagian bawahnya memiliki belahan kecil yang membuat lapisan terlihat lebih rapi di atas denim. Tambahkan jaket kulit, lalu sempurnakan dengan kaus kaki rib dan ballet flats.

Mix Textures

Dari kiri ke kanan: Saint Laurent SL 557 Acetate Cat-Eye Sunglasses, Cos Fur-Effect Long Coat, Kule Arden Wool-Cashmere Cardigan, Agolde Low-Rise Boot Jeans, Tory Burch Cap-Toe Pumps.

Rahasia agar tampilan serba hitam tidak terasa membosankan adalah memadukan berbagai tekstur dan proporsi (serta sesekali menyelipkan sentuhan warna navy). Sebagai contoh, padukan kardigan cropped dengan low-rise jeans berpotongan bootcut, lalu sempurnakan dengan mantel shearling mewah dan sepatu hak balet berblok.

Western Flair

Dari kiri ke kanan: Agmes Sculpted Heart Studs, Mango Micro Houndstooth Wool Blazer, Isabel Marant Cubraly Ruffled Cotton Blouse, Frame Loose Jeans, Tory Burch Western Boots.

Suatu hari tren koboi mungkin akan memudar, tetapi hari itu jelas belum tiba. Rangkul gaya yang tak lekang waktu ini dengan blus ruffle dan jeans low-rise berpotongan wide-leg. Tambahkan sepatu boots suede bergaya western, lalu beri kontras dengan blazer bermotif houndstooth.

BACA JUGA:

7 Ide Padu Padan Celana Wide-Leg Untuk Sempurnakan Gaya

Cara Mencuci Celana Jeans agar Awet dan Tidak Pudar

(Penulis: Nicole Kliest; Artikel ini disadur dari: BAZAAR US; Alih bahasa: Syiffa Pettasere; Foto: Courtesy of BAZAAR US)