Ketika menggunakan makeup, powder menjadi langkah penting untuk mengunci tampilan agar lebih tahan lama. Dengan berkembangnya dunia kecantikan, kini tersedia berbagai jenis powder di pasaran, namun yang paling umum digunakan adalah loose powder dan setting powder.
Meski sering dianggap serupa, loose powder dan setting powder memiliki fungsi yang berbeda dan digunakan sesuai kebutuhan, bukan untuk saling menggantikan. Tak heran jika banyak orang masih bingung menentukan mana yang paling sesuai dengan kebutuhan kulit dan gaya makeup masing-masing.
Memahami perbedaan antara loose powder dan setting powder menjadi langkah penting untuk mendapatkan hasil akhir makeup yang lebih optimal, tahan lama, dan sesuai dengan ekspektasi.
Perbedaan Loose Powder Dan Setting Powder
Loose powder dan setting powder adalah dua produk makeup dengan tekstur dan fungsi yang berbeda.
Loose powder, atau bedak tabur, memiliki tekstur bubuk yang halus dan ringan. Biasanya dikemas dalam pot dengan sifter agar bubuknya tidak mudah tumpah saat digunakan. Partikel-partikel kecil pada loose powder membuatnya efektif menyerap minyak berlebih, memberikan hasil akhir yang halus dan natural, serta memudahkan touch-up tanpa membuat kulit terasa berat.
Dengan teksturnya yang ringan, loose powder sangat cocok bagi Anda yang menginginkan tampilan makeup natural dan tidak terlalu tebal. Produk ini juga ideal untuk kulit berminyak atau kombinasi, karena mampu mengontrol minyak di wajah sepanjang hari tanpa membuat kulit terasa berat.
Di sisi lain, setting powder bisa hadir dalam bentuk bedak tabur maupun pressed powder, namun fungsinya berbeda dengan loose powder. Setting powder berperan untuk mengunci foundation dan base makeup lainnya, sehingga tampilan makeup lebih tahan lama. Teksturnya cenderung lebih padat dan membantu agar makeup tidak mudah bergeser. Selain itu, setting powder juga dapat mengurangi kilap di wajah dan membuat kompleksi tampak lebih halus tanpa menonjolkan garis halus atau kerutan.
Tips Menggunakan Loose Powder dan Setting Powder:
Loose Powder:
Sebelum mengaplikasikan loose powder, pastikan kulit sudah dipersiapkan dengan baik. Mulailah dengan pelembap yang sesuai dengan jenis kulit, lalu aplikasikan base makeup seperti foundation dan concealer. Langkah ini penting agar loose powder menempel dengan rata dan hasilnya terlihat halus serta tahan lama. Untuk penggunaan loose powder, teknik aplikasi sangat berpengaruh pada hasil akhir. Gunakan powder puff untuk menepuk bubuk secara merata di wajah. Cara ini membantu loose powder menempel dengan baik, menjaga tekstur makeup tetap ringan, halus, dan natural, tanpa membuat wajah terlihat tebal.
Setelah itu, gunakan brush untuk membaurkan setting powder dan menyapu kelebihan bubuk. Teknik ini menciptakan finish makeup yang seamless dan natural, sekaligus memastikan makeup tetap rapi sepanjang hari.
Setting Powder:
Sama seperti loose powder, sebelum menggunakan setting powder, pastikan kulit sudah dipersiapkan dengan pelembap yang sesuai jenis kulit. Aplikasikan foundation dan concealer terlebih dahulu agar setting powder menempel dengan rata dan memberikan hasil akhir yang halus.
Gunakan setting powder secara strategis di area wajah yang biasanya cepat berminyak, seperti dahi, bawah mata, dan hidung. Penempatan yang tepat membantu makeup lebih tahan lama dan membuat wajah tetap terlihat matte sepanjang hari.
Untuk hasil maksimal, gunakan brush tebal dengan bulu padat (dense brush) saat mengaplikasikan setting powder. Teknik ini membuat powder tersebar merata, menyerap minyak berlebih, dan menciptakan finish yang halus, sehingga makeup tetap rapi dan tahan lama.
(Penulis: Emily Naima; Foto: Courtesy of Freepik; Edited by SS)
