Koper Monogram telah menjadi salah satu simbol paling dikenal dari Louis Vuitton. Namun di Bangkok, 96 koper tersebut menjalankan peran yang berbeda. Disusun menjadi instalasi monumental bernama Trunkscape, karya ini menjadi pembuka perjalanan baru Visionary Journeys di LV The Place Bangkok. Sejak pertama kali dibuka pada Februari 2024, destinasi Louis Vuitton ini telah mempertemukan dunia seni, budaya, kuliner, dan ritel dalam satu ruang.
BACA JUGA: Louis Vuitton Merayakan Tujuh Tahun Artycapucines di Art Basel Paris 2026
Pada Oktober 2026 lalu, sejumlah pembaruan kembali memperkaya pengalaman tersebut, termasuk perluasan pameran dengan tata ruang yang dirancang bersama Shohei Shigematsu, mitra arsitektur Oma.
Di dalam Visionary Journeys, sejarah panjang maison diceritakan melalui berbagai ruang tematik. Ruang Origins menampilkan arsip dan koper bersejarah yang memperlihatkan semangat inovasi Louis Vuitton sejak awal berdiri. Salah satu koleksinya adalah koper khusus perlengkapan piknik dari 1909 dan koper perpustakaan dari 1932. Ada pula ruang Asnières yang untuk pertama kalinya diperkenalkan di Bangkok, membawa kisah rumah keluarga dan atelier Louis Vuitton di Prancis yang berdiri sejak 1859. Sementara itu, ruang Workshop memperlihatkan ketelitian para perajin dalam proses penciptaan produk. Perjalanan ini turut mencakup kolaborasi artistik bersama Stephen Sprouse, Takashi Murakami, Yayoi Kusama, dan Virgil Abloh, serta berbagai kreasi busana dari direktur artistik Maison.
Trunkscape kini juga memiliki peran baru sebagai ruang dialog seni kontemporer. Bekerja sama dengan Bangkok Art Biennale, Louis Vuitton menghadirkan program bertajuk The Future of Travel: Between Memory and Imagination yang mengundang tiga seniman Thailand, Nakrob Moonmanas, Nitcha Tothong, dan Taiki Sakpisit. Melalui karya yang bergantian ditampilkan sepanjang tahun, ketiganya menginterpretasikan hubungan antara perjalanan, ingatan, dan imajinasi. Sebagai pembuka, Nakrob Moonmanas menghadirkan instalasi video yang memadukan referensi seni klasik Barat, budaya visual Thailand, serta citra historis. Karyanya ditampilkan mulai Oktober 2026 hingga akhir Februari 2027.
Tidak hanya ruang instalasi yang mengalami pembaruan, Le Café Louis Vuitton kini juga diperluas hingga lantai dua, melengkapi lokasi sebelumnya di lantai dasar. Di bawah arahan Chef Christophe Grilo dan bersama para chef lokal yang tergabung dalam Louis Vuitton Culinary Community, menu yang dihadirkan mempertemukan kreasi khas maison dengan kekayaan kuliner Thailand.
Babak baru LV The Place Bangkok juga ditandai dengan dibukanya kembali gerai Louis Vuitton dengan pengalaman berbelanja yang diperbarui. Salah satu koleksi eksklusif yang diperkenalkan adalah Neverfull BB LV&I dalam tiga pilihan warna, yakni Monogram, Monogram Dune, dan Monogram Eclipse. Model ini tersedia secara eksklusif di gerai LV The Place Bangkok untuk kawasan Asia Selatan. Sentuhan personal turut menjadi bagian dari koleksi tersebut melalui pilihan tali, kantong interior, dan keybell.
BACA JUGA:
Art Deco dan Kreasi Kontemporer Louis Vuitton
Louis Vuitton Hadirkan Kembali Trophy Trunk untuk Ballon d’Or 2026
(Foto: Courtesy of Louis Vuitton; Edited by JM; Layout: Keisha Prayitno)
