Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

18 Parfum Paling Memikat Sepanjang Masa Pilihan Pakar Aroma

Dari YSL Beauty hingga Phlur, para pakar menilai parfum-parfum ini paling pas untuk date night dan kesempatan lainnya.

18 Parfum Paling Memikat Sepanjang Masa Pilihan Pakar Aroma
Courtesy of Bazaar US

Apa yang membuat sebuah parfum terasa seksi bagi semua orang? “Wewangian dari keluarga aroma narcotics karena sifatnya yang membuat ketagihan, adalah yang paling seksi,” ujar Kilian Hennessy, pendiri Kilian Paris kepada Bazaar. “Sebab pada akhirnya, perihal memikat, kita ingin menggunakan aroma yang memabukkan bagi pasangan.” Sang peracik parfum kemudian menyarankan untuk memilih aroma seperti sedap malam atau bunga jeruk, tetapi kami juga menyukai apa pun yang mengandung aroma musk, kayu, dan vanila.

BACA JUGA: Ini Alasan Mengapa Selebriti Merahasiakan Parfum yang Mereka Pakai

Sensualitas memang subjektif, tetapi Autumne West seorang national beauty director Nordstrom mengatakan bahwa kebanyakan pembeli cenderung memilih aroma yang membumi bernuansa kayu demi pesona seksi yang maksimal. “Saya perhatikan, ketika kebanyakan orang menyebut sebuah aroma ‘seksi’, hampir selalu aroma itu mengandung sentuhan vanila yang berpadu dengan sesuatu yang berkayu, pedas, atau kadang mawar,” jelasnya. “Biasanya keseimbangan antara manis dan kuatlah yang memunculkan nuansa moody dengan daya tarik ekstra. Pelanggan kami umumnya suka memadukan parfum favorit yang sudah mereka kenal dengan versi baru dari sebuah aroma klasik.”

Bagi yang ingin mendongkrak rasa percaya diri dengan cepat atau memikat kekasih (atau calon kekasih), Kilian menyebut titik terbaik untuk menyemprotkan parfum adalah “di semua bagian yang ingin dikecup”.

Berikut 18 aroma unggulan yang dianggap para profesional dan editor Bazaar sebagai wewangian paling seksi sepanjang masa:

1. YSL Beauty Libre Eau de Parfum Intense

Courtesy of Nordstrom

“Eau de parfum Libre dari YSL Beauty yang pekat dan memabukkan ini layak masuk dalam rotasi parfum untuk date night. Aromanya nyaris seperti afrodisiak, sekaligus pelengkap sempurna untuk busana apa pun. Libre Intense tidak hanya tahan lama dan memiliki jejak aroma (sillage) yang luar biasa, tetapi juga lebih membuat ketagihan saat dihirup dari dekat,” ujar Tiffany Dodson, beauty commerce editor.

Aroma utama: esens lavender, bunga jeruk, orchid accord, vanila yang hangat

2. Valentino Donna Born In Roma Intense Eau de Parfum

Courtesy of Nordstrom

“Valentino Donna Born in Roma populer bukan tanpa alasan melainkan karena memiliki nuansa seksi, kuat, dan sempurna bagi pencinta vanila. Aroma floral-ambar ini menyingkap sisi yang lebih gelap dari wewangian floral tradisional lewat melati, vanila, dan benzoin,” kata Jenna Rosenstein, beauty director.

Aroma utama: vanila, melati, ambar

3. Phlur Vanilla Skin Eau de Parfum

Courtesy of Amazon

“Saya tidak pernah menyukai aroma yang terlalu manis, tetapi ada sesuatu yang membuat saya ketagihan pada Vanilla Skin dari Phlur. Manisnya tidak membuat memuakkan, sekaligus terasa hangat dan nyaman berkat aroma kayu cashmere dan vanila, tentu saja. Aromanya makin menawan seiring waktu pemakaian, dan seolah meminta untuk dihirup dari dekat,” tutur Jenna.

Aroma utama: kristal gula, kayu cashmere, vanila

4. Glossier You Rêve Eau de Parfum

Courtesy of Glossier

“Dasar Ambrox khas Glossier You mendapat penyegaran yang bertenaga lewat aroma plum butter, cendana, dan almon panggang, sempurna bagi pencinta gourmand yang menyukai aroma halus yang menyatu dengan kulit,” kata Jenna.

Aroma utama: buttercream, plum butter, almon panggang, iris, cendana, ambrette, ambrox

5. Dolce&Gabbana Devotion Eau de Parfum

Courtesy of Dolce & Gabbana

“Hanya dengan tiga aroma sederhana yang populer, yakni kacang hazel, bunga jeruk, dan vanila, aroma gourmand yang cerah ini menghadirkan kesan menggugah selera yang kuat dan bertahan sepanjang siang dan malam,” ujar Jenna.

Aroma utama: jeruk manisan, bunga jeruk, vanila

6. Maison Francis Kurkdjian Oud Velvet Mood Extrait de Parfum

Courtesy of Nordstrom

“Karena Oud Velvet Mood berbentuk extrait de parfum, yakni parfum berkonsentrasi tinggi, maka beberapa semprotan saja sudah cukup untuk meninggalkan kesan yang membekas. Aroma yang tahan lama ini sempurna untuk date night, sebab memadukan kehangatan aroma kayu oud dengan aroma pedas yang bersemangat seperti kayu manis dan saffron, sehingga pasangan tetap terpikat sepanjang malam,” kata Tiffany.

Aroma utama: kayu manis, saffron, copaiba balm, kayu oud

7. Maison Margiela Paris Replica Jazz Club

Courtesy of Amazon

“Parfum berkayu ini sesuai dengan namanya: aromanya hangat dan berkabut, mengingatkan pada koktail mezcal dan asap cerutu. Awalnya saya membelinya untuk pacar saya yang sangat menyukai klub jazz, karena saya pikir ia mungkin ingin beraroma seperti salah satunya. Belakangan saya mulai memakainya juga karena terasa sedikit lebih tak terduga pada perempuan, dan menurut saya itu membuatnya semakin sensual.

“Ada sesuatu yang sangat seksi dari aroma yang mengingatkan pada sebuah tempat. Aroma ini membuat saya merasa mungkin saya bisa menjadi perempuan yang bertahan hingga pukul 3 pagi menonton pertunjukan jazz di ruang bawah tanah New York, lalu, ajaibnya, bangun tepat waktu untuk berangkat kerja keesokan paginya, dengan rambut acak-acakan yang sempurna dan aura misteri yang berempah,” tutur Tara Gonzalez, contributing fashion editor.

Aroma utama: lada merah muda, rum absolute, tobacco leaf absolute

8. Creed Aventus Fragrance

Courtesy of Amazon

“Creed Aventus terasa begitu halus dengan nada dasar oakmoss, musk, dan vanila, ditambah sentuhan melati, apel, dan bergamot. Aroma yang kompleks ini pedas namun tidak memberikan efek kejut berkat sentuhan buah, kuat tetapi mengundang, nyaris maskulin, lalu menyergap dengan kelembutan segar yang tak bisa ditiru. Parfum ini membuat ketagihan, sampai-sampai kita ingin terus menghirupnya pada siapa pun yang memakainya, atau memakainya sendiri,” jelas Autumne.

Aroma utama: lemon, lada merah muda, apel, bergamot, kismis hitam, nanas, melati, patchouli, birch, ambroxan, kayu cedar, oakmoss, musk

9. Diptyque Orphéon Eau de Parfum

Courtesy of Diptyque

“Pernahkah terbayang seperti apa aroma sebuah malam yang sensual? Diptyque mengemas suasana klub jazz yang berasap di larut malam lewat wewangian Orphéon, yang terinspirasi dari kehidupan malam yang semarak di kawasan Saint-Germain, Paris, pada 1960-an (tempat butik label itu berada pada masa itu). Aromanya berkayu berkat cedar dan patchouli, tetapi hangat berkat tonka bean, dan ditutup dengan sentuhan melati yang halus yang akan membuat kita merasa seksi dan hidup,” ujar Katie Intner, beauty market and commerce editor.

Aroma utama: buah juniper, cedar, tonka bean, melati

10. Guerlain L’Heure Bleue Eau de Parfum

Courtesy of Guerlain

“L’Heure Bleue, wewangian feminin pertama Guerlain dalam satu dekade cukup sukses memecah pendapat, tetapi saya pribadi merasa aromanya yang segar dan ringan, terinspirasi dari blue hour (senja saat langit membiru), benar-benar memikat. Tak hanya tahan lama, komposisi aromanya juga berubah seiring waktu, sehingga mudah membuat pasangan terus penasaran,” kata Tiffany.

11. Nette Thé Vanille Eau de Parfum

Courtesy of Sephora

“Terkadang aroma paling seksi yang bisa dikenakan seseorang adalah yang nyaris tak terasa, dan itulah yang dihadirkan parfum gourmand ini. Aroma kapulaga, bunga magnolia, dan vanila berpadu menjadi racikan hangat yang beraroma seperti kulit sendiri, hanya saja lebih baik, begitu aromanya mengendap,” ujar Tiffany.

Aroma utama: vanila, teh hijau, salt accord

12. Byredo Mojave Ghost Eau de Parfum

Courtesy of Bergdorf Goodman

“Parfum ini seperti lagu viral di TikTok yang tak bisa lepas dari kepala, dalam arti yang baik. Aroma berkayu dan floral dari ambrette, magnolia, kayu cedar, dan violet sangat memabukkan, dan cocok dipakai sepanjang tahun,” kata Tiffany.

Aroma utama: ambrette, naseberry, magnolia, cendana, violet, kayu cedar, musk, vetiver

13. Fenty Beauty Eau de Parfum

Courtesy of Fenty Beauty

“Eau de Parfum Fenty milik Rihanna memadukan pedas dan manis dalam takaran yang sama. Cukup satu semprotan paling tipis dari aroma musk dan ambar ini untuk meninggalkan kesan mendalam yang membuat wanginya bertahan dalam ingatan. (Siapa yang tidak ingin merasa, dan beraroma, seperti Rihanna setiap saat?) Saya menyukainya untuk date night,” tutur Bianca Betancourt, contributing culture editor.

Aroma utama: musk, Bulgarian rose absolute, patchouli, jeruk tangerine, magnolia

14. Dior J’Adore Eau de Parfum

Courtesy of Dior

“J’Adore adalah andalan saya untuk pesta mode dan malam-malam ketika saya hanya ingin merasa benar-benar nyaman dengan diri sendiri,” ujar Rosa Sanchez, senior news editor.

Aroma utama: ylang-ylang, mawar Damaskus, melati

15. Chanel Coco Mademoiselle Eau de Parfum

Courtesy of Chanel

“Coco Mademoiselle adalah aroma santai tapi seksi yang saya pakai setiap hari. Bahkan ketika hanya mengenakan jeans dan kaus, saya selalu memakainya sebelum keluar rumah, dan aroma ini membuat saya merasa lebih berkelas dan siap menjalani hari,” kata Rosa.

Aroma utama: jeruk, patchouli, mawar Turki

16. Tom Ford Beauty Tobacco Vanille Eau de Parfum

Courtesy of Bluemercury

“Saya jatuh cinta pada aroma Tobacco Vanille dari Tom Ford yang memabukkan karena salah satu teman saya yang paling chic dan seksi menyemprotkannya habis-habisan, dan aroma itu terasa magis padanya. Saya tidak yakin bisa membawakannya dengan percaya diri yang sama, tetapi saya memang menyukai kehangatan pedas parfum ini, terutama pada musim dingin, dan aromanya juga luar biasa dalam bentuk lilin,” ujar GM.

Aroma utama: daun tembakau, vanila, jahe

17. Kilian Paris Love Don’t Be Shy Eau de Parfum

Courtesy of Neiman Marcus

“Parfum ini adalah salah satu aroma pertama yang saya ciptakan saat meluncurkan Kilian Paris 15 tahun lalu, dan hingga sekarang tetap menjadi salah satu produk terlaris saya. Ada alasan mengapa Love, Don’t Be Shy begitu tak tertahankan: ia adalah mimpi gourmand yang lezat. Marshmallow, vanila, dan bunga jeruk berpadu menciptakan aroma yang mengingatkan pada hidangan penutup surgawi. Saya sungguh ingin parfum ini membuat pemakainya beraroma seperti sesuatu yang ingin langsung digigit,” kata Kilian.

Aroma utama: neroli, bunga jeruk, mawar, marshmallow

18. Aerin Amber Musk Eau de Parfum

Courtesy of Nordstrom

“Pilihan parfum seksi saya adalah Aerin Amber Musk. Aromanya seperti ketika suami saya memakai sweater kasmir, lalu tiga hari kemudian saya mengangkatnya dan wangi kolonyenya masih tertinggal. Aroma ini hangat, sederhana, ringan, dan tidak mendominasi. Rasanya seperti berpelukan di hari yang dingin bersama orang yang kita cintai,” tutur Jenna.

Aroma utama: rose centifolia, ambar, musk

Bagaimana Cara Memakainya?

Para pakar menyarankan teknik layering, yakni melapisi beberapa wewangian untuk memperpanjang daya tahan aroma sekaligus menciptakan pengalaman olfaktori yang benar-benar baru. Menurut pendiri Bond No. 9, Laurice Rahmé, “aroma ambar, patchouli, dan vanila berpadu dengan baik saat dilapis, dan bertahan selama berjam-jam.” Ia menambahkan bahwa wewangian floral termasuk yang paling laris di labelnya, terutama sekitar 14 Februari. “Untuk Hari Valentine, kami menjual banyak parfum beraroma mawar, seperti Nolita dan Gold Coast,” jelas Laurice.

Apa pun strategi pemakaiannya, kombinasi yang tepat pada akhirnya bergantung pada apa yang membuat kita merasa paling nyaman. “Layering itu soal selera pribadi. Tidak ada aturan dalam dunia wewangian, tetapi aromanya harus cocok bagi pemakainya dan memberikan rasa senang,” lanjut Kilian. “Melapisi produk dari lini yang sama adalah cara efektif untuk membuat aroma bertahan lebih lama.”

Autumne setuju, dan menambahkan bahwa penyesuaian aroma seperti ini juga cara mudah untuk mengangkat parfum khas ke level yang lebih tinggi pada kesempatan istimewa. “Layering adalah cara yang bagus untuk membedakan aroma kita, terutama jika kita menyukai aroma klasik,” ujarnya. Ia menyarankan untuk memulai dengan losion atau krim beraroma, lalu menutupnya dengan parfum, cologne, atau eau de toilette pendampingnya agar aroma lebih tahan lama.

BACA JUGA: 

15 Parfum Favorit Selebritas yang Layak Masuk Koleksi Anda

12 Parfum Paling Ikonik Sepanjang Masa

(Penulis: Tiffany Dodson Davis; Artikel ini disadur dari: BAZAAR US; Alih bahasa: Bunga A Hara; Foto: Courtesy of BAZAAR US)