Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Oranye Jadi Warna Favorit Tak Terduga untuk Musim Semi 2027

Di Paris Fashion Week, Balenciaga, Loewe, dan Miu Miu menghadirkan interpretasi baru untuk warna oranye yang selama ini dianggap tabu.

Oranye Jadi Warna Favorit Tak Terduga untuk Musim Semi 2027
Foto: Courtesy BAZAAR US

Beberapa musim terakhir menjadi periode yang penuh warna bagi dunia mode. Merah nyaris diperlakukan sebagai warna netral, sementara ungu muncul sebagai pasangan favoritnya. Biru langit bernuansa dingin terus menghiasi runway, disusul chartreuse yang tak terduga tetap menjadi favorit. Namun, musim ini para desainer tampaknya terpikat pada warna baru. Mulai dari Balenciaga hingga Matières Fécales, warna oranye hadir dalam koleksi mereka, membawa semburat energi segar yang menggugah di atas runway.

BACA JUGA: Rok Selutut Kembali Meramaikan Dunia Mode

Dalam peragaan Balenciaga di bawah arahan Pierpaolo Piccioli pekan lalu, gaun sifon dan busana malam tampil dalam nuansa sitrus. Warna serupa juga menghiasi Silhou bag terbaru dari rumah mode tersebut, yang dipadukan dengan kaus putih bernuansa couture dan celana jeans. Pierpaolo memang dikenal memiliki ketertarikan pada warna. Ia pernah menghadirkan magenta cerah dalam koleksi Valentino Fall 2022, yang kini dikenal sebagai Pink PP, pada 48 dari total 81 tampilan.

Dari karyanya untuk rumah mode Italia tersebut hingga koleksi terbarunya di Balenciaga, Pierpaolo konsisten mengeksplorasi warna-warna berani yang tak terduga, baik melalui busana ready-to-wear maupun aksesori. Sejak koleksi perdananya untuk Balenciaga pada Spring 2026, ia telah mengangkat nuansa seperti ungu dan chartreuse. Kini, lewat koleksi Spring 2027, Pierpaolo menetapkan oranye bernuansa tangerine sebagai salah satu tren warna musim ini.

Foto: Courtesy BAZAAR US

Beberapa hari sebelumnya, desainer Matières Fécales, Hannah Rose Dalton dan Steven Raj Bhaskaran, juga mengandalkan warna oranye untuk koleksi luaran berbahan satin dan gaun berdraperi. Dalam debutnya untuk Courrèges, Drew Henry, direktur kreatif baru rumah mode yang lekat dengan era Space Age 1960-an, menghadirkan celana berpotongan tailored dan mantel pendek bergaya robe dalam nuansa oranye kemerahan, lengkap dengan tas suede senada. Sementara itu, Loewe melalui Jack McCollough dan Lazaro Hernandez menawarkan rok oranye transparan dengan detail embellishment, dipadukan bersama jaket kulit hitam dan tas merah. Padu-padan kontras ini bisa menjadi inspirasi styling untuk musim semi mendatang.

Foto: Courtesy BAZAAR US

Sepanjang akhir pekan, tren oranye mencapai puncaknya lewat koleksi Hermès arahan Nadège Vanhée pada Sabtu, disusul Miu Miu, Akris, Valentino, dan Mugler pada Minggu. Vanhée mengeksplorasi warna ini melalui gaun kemeja, rok maxi, atasan bra, hingga tas. Sementara itu, Miu Miu menonjolkan gaun babydoll oranye, mulai dari desain berhiaskan kristal di bagian depan hingga tampilan berlapis busana renang. Di Mugler, Miguel Castro Freitas menghadirkan setelan satin berpotongan presisi dalam warna kuning dandelion, lengkap dengan sarung tangan dan ikat pinggang senada.

Menutup pekan mode, Matthieu Blazy dari Chanel turut mengadopsi tren oranye lewat setelan atasan dan rok dengan bordir floral serta kancing putih berlogo CC. Ia juga memperkenalkan tas berstruktur top-handle dengan efek kulit buaya dan tali rantai dekoratif, yang menjadi aksen kontras di balik jaket tweed merah. Tren ini turut merambah aksesori, terlihat dari koleksi Spring 2027 merek alas kaki Jude yang menghadirkan sepatu woven satin pumps dan sandal bertali klasik dalam palet warna menyerupai matahari terbenam.

Foto: Courtesy BAZAAR US

Oranye dikenal sebagai warna yang energik dan ceria, tetapi jarang dianggap sebagai warna yang “cantik”. Bahkan, warna ini terbilang sulit dipadukan ke dalam lemari pakaian sehari-hari. Namun, musim ini para desainer menginterpretasikannya melalui perspektif keindahan yang lebih klasik. Lihat saja gaun-gaun ethereal karya Pierpaolo untuk Balenciaga atau gaun mini berhias detail embellishment dari Mrs. Prada untuk Miu Miu. Keduanya menawarkan interpretasi feminitas yang lebih subtil sekaligus mengajak kita mempertanyakan kembali definisi “cantik”.

Foto: Courtesy BAZAAR US

Jika melihat tren secara lebih luas, dunia mode baru saja melewati beberapa musim yang didominasi palet netral ala quiet luxury. Pergeseran menuju busana dan aksesori yang lebih ekspresif dengan warna-warna mencolok pun terasa tinggal menunggu waktu. Namun, warna yang dipilih sering kali tak terduga sehingga membutuhkan kreativitas desainer untuk membuatnya lebih mudah diterima. Contohnya chartreuse musim lalu, yang sekilas terasa sulit dikenakan, tetapi mampu menciptakan tampilan menarik jika dipadukan dengan tepat. Kini, oranye menjadi warna terbaru yang mengikuti tren tersebut. Tak perlu khawatir, nuansa sitrus ini justru akan terlihat semakin cool saat dipadukan dengan blazer abu-abu arang yang sudah Anda miliki sejak beberapa tahun lalu.

BACA JUGA: 

Runway Spring 2027 Ingin Anda Memamerkan Bra

Semua Bintang yang Hadir di Front Row Milan Fashion Week Spring/Summer 2027

(Penulis: Jessica Minkoff; Artikel ini disadur dari: BAZAAR US; Alih bahasa: Kirana Anindya; Foto: Courtesy of BAZAAR US)