Type Keyword(s) to Search
Harper's BAZAAR Indonesia

Runway Spring 2027 Ingin Anda Memamerkan Bra

Sepertinya semua brand melakukannya

Runway Spring 2027 Ingin Anda Memamerkan Bra
Foto: COURTESY OF BAZAAR US

Koleksi Spring 2027 Prada menjadikan rok sebagai pusat perhatian. Dari 63 tampilan yang dihadirkan, semuanya menampilkan rok sebagai elemen utama. Untuk membiarkan permainan draperi feminin tersebut tampil maksimal, Mrs. Prada dan Raf Simons menyederhanakan sejumlah tampilan hingga hanya menyisakan pakaian dalam. Tampilan pembuka, serta sejumlah tampilan setelahnya, dipadukan hanya dengan sebuah bra bergaya retro berbentuk balconette berbahan sutra dan dihiasi sisipan renda.

BACA JUGA: Semua Bintang yang Hadir di Front Row Milan Fashion Week Spring/Summer 2027

Foto: COURTESY OF BAZAAR US
Prada

Foto: COURTESY OF BAZAAR US
Fendi

Foto: COURTESY OF BAZAAR US
Etro

Sehari setelahnya, Fendi menghadirkan interpretasi serupa dengan nuansa yang berbeda. Dalam koleksi Maria Grazia Chiuri yang mengeksplorasi hubungan mode dengan tubuh melalui permainan antara bagian yang ditampilkan dan disamarkan, sebuah bralette berbahan satin dan renda dipadukan dengan tap pants. Tampilan tersebut kemudian dilengkapi stole, kaus kaki setinggi lutut bermotif fishnet, dan sepatu hak tinggi. Di Etro, para model mengenakan bralette mungil bersama setelan rok berbahan tweed dan tumpukan kalung. Sementara itu, Diesel dan MM6 Maison Margiela juga turut menghadirkan bra sebagai bagian dari tampilan utama di Milan Fashion Week.

Foto: COURTESY OF BAZAAR US
Diesel

Foto: COURTESY OF BAZAAR US
MM6 Maison Margiela

Fenomena exposed bra ini pun tidak hanya terlihat di Milan. Di London, gaun satin berdraperi McQueen memiliki potongan rendah yang memperlihatkan balconette bra berbahan renda. Erdem melapisinya di bawah blazer dan di atas kemeja tuksedo, sementara Chopova Lowena menghadirkan interpretasi yang lebih punk dengan mengenakan bra tanpa atasan untuk memberikan ruang lebih besar bagi rok sebagai pusat perhatian. New York pun tidak ketinggalan. Altuzarra memperlihatkan bra yang muncul dari balik gaun dan kemeja berkancing, sementara Khaite membuka pertunjukannya dengan Kaia Gerber yang mengenakan bra dan rok pensil kulit panjang.

Foto: COURTESY OF BAZAAR US
Erdem

Foto: COURTESY OF BAZAAR US
Chopova Lowena

Meski hadir dalam berbagai pendekatan, bra yang digunakan para desainer memiliki benang merah yang cukup jelas. Siluetnya banyak mengambil inspirasi dari balconette era 1930-an, dengan karakter feminin yang terasa klasik melalui material seperti satin dan renda, bahkan sesekali dihiasi kristal. Namun, elemen tersebut tidak dipadukan dengan busana bergaya periode yang sama. Sebaliknya, para desainer mempertemukannya dengan kemeja tuksedo, rok wrap modern, hingga celana tailoring yang didekonstruksi.

Foto: COURTESY OF BAZAAR US
Altuzarra

Foto: COURTESY OF BAZAAR US
Khaite

Sebagai salah satu pakaian yang memiliki makna simbolis sekaligus konstruksi teknis yang kompleks, bra memiliki hubungan erat dengan gagasan mengenai seksualitas dan batasan tubuh perempuan. Namun, pada saat yang sama, bra tetap merupakan bagian praktis dari keseharian bagi mereka yang memilih untuk mengenakannya. Memperlihatkan pakaian dalam memang semakin kehilangan kesan tabu pada 2026, tetapi keputusan untuk menampilkannya sebagai bagian dari busana tetap membawa unsur keberanian. Di runway Spring 2027, para desainer menjadikan bra bukan sekadar pakaian dalam yang sengaja terlihat, melainkan elemen utama untuk membentuk karakter sebuah tampilan.

BACA JUGA:

The Naked Shoe Adalah Naked Dress yang Baru

Jennifer Lopez Tampil Flirty dengan Tren Bra yang Sengaja Terlihat Jelang Milan Fashion Week

(Penulis: Camille Freestone; Artikel ini disadur dari: BAZAAR US; Alih bahasa: Devon Satrio; Foto: Courtesy of BAZAAR US)