10 Cara Terbaik Menghilangkan Bulu Wajah

Lima ahli beri tahu cara terbaik untuk menghilangkan bulu di wajah.

Courtesy of Bazaar US


Bicara tentang cara menghilangkan bulu wajah terbaik, Anda mungkin pernah mendengar atau pernah menerapkan metode yang biasa digunakan, yaitu waxing dan tweezing. Tetapi,sebenarnya ada lebih dari 10 cara yang direkomendasi oleh para ahli untuk membuat kulit Anda tetap lembut.

BACA JUGA: 10 Rekomendasi Penjepit Bulu Mata Terbaik untuk Anda Coba

Dari membentuk alis hingga menghilangkan bulu di atas bibir, bacalah panduan lengkap tentang menghilangkan bulu wajah yang mengganggu. Cara-cara ini merupakan rekomendasi para profesional.

1. Waxing

Seni waxing, melibatkan pengaplikasian wax keras atau lunak untuk menghilangkan bulu wajah. Gina Petak, Education Manager di European Wax Center, mengatakan kepada Bazaar bahwa waxing dibuat untuk menempel pada bulu tubuh agar menghilangkan bulu secara menyeluruh, hingga ke akarnya. Tindakan ini membantu menghindari tumbuhnya bulu kasar dari waktu ke waktu. Serta menjaga kulit terasa lebih halus lebih lama.

Apa yang diharapkan ketika pergi ke tempat profesional?

Seorang spesialis, pertama-tama, akan melakukan skin prep dengan membersihkan riasan, minyak, atau lotion yang dapat menghalau wax menempel dengan benar. Selanjutnya, wax hangat dioleskan pada area pilihan, baik itu alis, dagu, atau bibir atas.

Setelah mendingin, lilin akan mengeras sehingga dapat diusap dengan lembut, bersama dengan bulu-bulu yang tersisa. Serta untuk membantu menenangkan kulit yang terkena wax, mereka akan mengoleskan calming serum atau lotion untuk meminimalkan kemerahan, dan potensi iritasi.

Courtesy of Bazaar US

Gina merekomendasikan bulu Anda tumbuh sepanjang 0,5 sentimeter sebelum appointment. Sehingga wax memiliki pegangan yang cukup. Ia juga merekomendasikan eksfoliasi wajah Anda sehari sebelum treatment dan minggu-minggu berikutnya, guna mengangkat sel kulit mati dan membuat wax lebih mudah menempel.

Segera setelah waxing, para profesional mengatakan untuk menghindari aktivitas yang mampu mengiritasi kulit (seperti berenang), penggunaan scrub kulit yang keras, serta hindari terkena air hangat.

2. Sugaring

Courtesy of Bazaar US

Aman untuk sebagian besar jenis kulit, sugaring dianggap sebagai versi waxing yang lebih lembut. Meskipun masih dapat menyebabkan kemerahan, iritasi, atau gatal-gatal. Orang dengan kulit sensitif mungkin mengalami benjolan atau ruam.

Mirip dengan waxing, sugaring adalah metode menghilangkan bulu dengan menggunakan pasta yang terbuat dari lemon, air, dan gula. Kemudian dipanaskan hingga memiliki konsistensi seperti gula-gula untuk menghilangkan bulu tubuh hingga ke akarnya.

Apa yang diharapkan ketika pergi ke tempat profesional?

Menurut ahli kecantikan berlisensi, Courtney Rashidi, ada dua perbedaan utama antara waxing dan sugaring.

Wax biasanya diaplikasikan searah dengan pertumbuhan bulu, lalu ditarik ke arah berlawanan.

Namun, dalam sugaring, zat tersebut ditempatkan ke arah yang berlawanan dengan pertumbuhan bulu, dan penghilangan dilakukan ke arah yang sama dengan pertumbuhan bulu alami Anda. Selain itu, pasta gula tidak menempel pada kulit seperti halnya wax, sehingga tidak menyebabkan iritasi kulit atau kerusakan folikel bulu.

Seperti halnya waxing, Courtney merekomendasikan eksfoliasi dan melembabkan kulit beberapa hari sebelum appointment. Sehingga pasta gula dapat mencabut bulu tepat dari akarnya.

Coba untuk rileks juga: Para ahli mengatakan semakin tegang Anda selama proses tersebut, semakin menyakitkan rasanya.

Jika Anda khawatir dengan rasa sakit, Courtney merekomendasikan untuk mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas sekitar satu jam sebelum janji temu Anda. Terkait perawatan setelahnya, para ahli menyarankan untuk menghindari olahraga, lotion beraroma, dan panas matahari langsung hingga 24 jam kedepan untuk mencegah iritasi.

3. Threading

Threading adalah teknik penghilangan bulu kuno yang melibatkan penggunaan benang untuk menarik dan menghilangkan bulu dengan cepat. Dua benang panjang dipelintir serempak untuk mencabut bulu dengan gerakan lebih cepat daripada tweezing.

Manfaat lain dari threading? Ketepatannya.

Courtney menambahkan bahwa threading sangat ideal untuk mereka yang memiliki kulit sensitif atau rentan berjerawat. Karena kecepatan benang yang bergerak di sepanjang kulit mengurangi kemungkinan iritasi dan bulu ingrown.

Jika ini pertama kalinya Anda melakukan threading untuk menghilangkan bulu di wajah, maka perlu diperhatikan bahwa sensasi yang ditimbulkannya mungkin terasa agak tajam di kulit. Mungkin perlu waktu untuk membiasakan diri. Namun, hasil dari metode ini bisa bertahan hingga empat minggu.

4. Dermaplaning

Courtesy of Bazaar US

Dermaplaning adalah perawatan wajah yang dirancang untuk mencukur lapisan kulit teratas dan bulu halus dengan lembut. Sehingga dapat menghaluskan dan mencerahkan wajah.

Hal ini dapat dilakukan in-office oleh ahli kecantikan berlisensi dengan pisau bedah, atau bahkan di rumah dengan perangkat dermaplaning yang tepat. Menurut pendiri Dermaflash, Dara Levy, jika dilakukan di rumah, biasanya memakan waktu tidak lebih dari sepuluh menit.

Cara melakukan dermaplane di rumah.

Sebelum menggunakan perangkat dermaplaning, Dara merekomendasikan untuk membersihkan wajah. Lalu menepuk-nepuknya hingga kering, untuk memungkinkan eksfoliasi lebih dalam. Selanjutnya, dengan tangan Anda, pegang kulitnya dengan kuat sementara tangan yang lain menggerakkan perangkat ke bawah dengan gerakan pendek dan presisi.

Tidak perlu mengkhawatirkan apakah ini aman atau tidak untuk mengaplikasikan perawatan kulit. Anda tidak akan kesulitan menggunakan sebagian besar serum, pelembap, atau masker langsung setelahnya. Bahkan mungkin akan merasa riasan Anda lebih merekat dengan halus.

Meskipun secara teknis tidak ada downtime, Dara menyarankan untuk menunggu setidaknya 24 jam sebelum menggunakan retinol untuk meminimalkan kemungkinan iritasi.

5. Tweezing

Pencabutan melibatkan penggunaan pinset untuk mencabut bulu dari permukaan. Meskipun mudah dilakukan, ada beberapa cara yang tepat untuk Anda aplikasikan guna mendapatkan hasil maksimal dari cabutan pinset.

Courtney merekomendasikan untuk memastikan kulit Anda bersih, sehingga bisa mendapatkan cengkeraman terbaik di setiap bulu. Ia juga sangat menyarankan untuk mensterilkan penjepit Anda untuk mengurangi kemungkinan perpindahan bakteri.

Courtesy of Bazaar US

Saat mencabut, para ahli menyarankan untuk menjepit setiap bulu sedekat mungkin dengan kulit, untuk memastikan seluruh folikel tertarik hingga ke akarnya. Jika Anda menempatkan pinsetnya di ujung folikel bulu, maka akan meningkatkan kemungkinan rusaknya bulu saat mencabutnya.

6. Coil Removers

Coil removers mungkin tampak seperti alat penghilang bulu yang rumit, namun sebenarnya cukup mudah digunakan.

Anggap saja sebagai kombinasi antara pinset dan threading. Courtney mengatakan untuk membengkokkan coil removers menjadi bentuk ‘U’ dengan memutar setiap pegangannya ke dalam (mirip dengan gerakan squeezing) saat menerapkannya ke kulit Anda.

Courtesy of Bazaar US

Seperti halnya threading, para ahli menyarankan untuk melakukan eksfoliasi wajah sebelum menggunakan coil remover. Ini guna mengurangi risiko bulu ingrown.

Coil Remover paling baik digunakan untuk menghilangkan titik-titik bulu di bibir atas, dagu, dan pipi. Karena alat ini tidak ideal untuk menargetkan bulu tertentu, para profesional tidak menyarankan penggunaan alat ini pada alis Anda.

7. Krim Hair Removal

Krim hair removal, juga dikenal sebagai depilatory. Terdiri campuran bahan yang mampu melarutkan bulu hingga ke akarnya, menurut dokter kulit, Morgan Rabach.

Jeannette Graf, dokter kulit sekaligus asisten profesor klinis dermatologi di Fakultas Kedokteran Mount Sinai, menambahkan bahwa krim ini bekerja dengan merusak struktur protein pada bulu. Sehingga bulu dapat mudah hilang ketika diusap bersamaan dengan krim ini.

Courtesy of Bazaar US

Jeannette memperingatkan bahwa berdasarkan jenis kulit dan merek yang Anda pilih, krim penghilang bulu dapat mengiritasi kulit atau menyebabkan reaksi dermatologis lainnya yang merugikan.

“Saya akan mencoba produk terkenal seperti Nair dengan ulasan bagus terlebih dahulu. Tetapi khasiat krim penghilang bulu yang sebenarnya sangat bergantung pada jenis kulit orang tersebut,” jelasnya.

Morgan merekomendasikan untuk mencoba sedikit hair removal pilihan Anda di lengan, guna melihat apakah ada reaksi. Jika tidak ada, ia menyarankan untuk menunggu sekitar satu hari, lalu mengoleskan krim langsung ke wajah Anda.

8. Krim resep dokter

Satu-satunya krim resep yang disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS untuk menghilangkan bulu adalah Vaniqa. Morgan menjelaskan bahwa krim ini menghentikan pertumbuhan bulu pada tahap awal produksi.

Dokter kulit juga mengatakan bahwa krim hanya bekerja jika Anda terus menerus menggunakannya. “Jika tidak, bulu akan tumbuh kembali,” paparnya.

Jeannette mengatakan Vaniqa itu untuk orang dengan kulit yang sangat sensitif dan sebagian besar memiliki kebutuhan khusus. Seperti misalnya jika Anda memiliki bulu kasar. Sebaliknya, katanya, krim penghilang bulu yang dijual bebas biasanya lebih umum dan “one size fits all.”

9. Laser Hair Removal

Pilihan populer lainnya untuk perawatan profesional dan di rumah adalah laser hair removal.

“Karena penggunaan laser menawarkan perawatan yang lebih tepat sasaran, laser mengurangi potensi iritasi atau benjolan yang mungkin terkait dengan pencukuran atau waxing,” kata dokter kulit, Marisa Garshick, sebelumnya kepada Bazaar.

Perlu diperhatikan bahwa siklus bulu di wajah lebih pendek daripada bulu di tubuh. Jadi perawatannya dilakukan setiap empat minggu, bukan delapan minggu.

Orang dengan kulit lebih gelap hanya dianjurkan pergi ke klinik yang menyediakan laser hair removal dengan perangkat yang memberikan gelombang panjang dan frekuensi yang tepat di warna kulit mereka. Morgan merekomendasikan untuk menghindari retinol, eksfoliasi, dan paparan sinar matahari langsung. Setidaknya seminggu sebelum janji temu Anda, serta memakai tabir surya sesudahnya.

10.Elektrolisis

Untuk solusi penghilangan bulu yang lebih permanen, para ahli merekomendasikan elektrolisis.

Dengan mengalirkan arus listrik melalui folikel untuk menghilangkan bulu dan menghentikan pertumbuhan bulu baru. “Banyak orang menyukai elektrolisis karena ini adalah pengobatan permanen yang aman menargetkan area sensitif namun tetap tepat,” jelas Jeannette.

Informasi tambahan: Elektrolisis adalah proses yang agak panjang dan memerlukan komitmen untuk menyelesaikannya hingga akhir. Dokter kulit mengatakan sesi bulanan dapat berlangsung antara 15 menit hingga satu jam. Untuk penghilangan total butuh tambahan antara 10 dan 30 sesi, tergantung pada ukuran dan jumlah bulu yang ingin dihilangkan.

BACA JUGA:
Ini Penyebab dan Cara untuk Mengatasi Bulu Mata Rontok
Cara Tepat Menghilangkan Garis Tawa

(Penulis: Audrey Noble; Artikel ini disadur dari Bazaar US; Alih Bahasa: Angel Lawas; Foto: Courtesy of Bazaar US)