13 Jenis Makanan Terbaik untuk Membakar Lemak di Dalam Tubuh

Anda dapat mengonsumsi makanan-makanan ini untuk menjaga metabolisme, kadar gula darah, dan juga untuk pembakaran lemak lebih banyak lagi.



Mungkin Anda tengah mencari tahu apa yang harus dikonsumsi untuk membakar lemak dalam tubuh Anda? Ketika Anda melakukan diet pada umumnya, Anda diharuskan untuk membakar lebih banyak kalori dibandingkan apa yang Anda konsumsi untuk menurunkan berat badan, tetapi ketika membakar lemak, riset menunjukkan bahwa mengonsumsi beberapa makanan ini bekerja lebih efektif.

Banyak makanan dan minuman yang terbukti mendorong metabolisme tubuh, menjaga keseimbangan kadar gula darah, dan membakar lemak berlebih.

Kami berbincang dengan pakar nutrisi dan olahraga dari aplikasi olahraga Freeletics, David Wiener, yang membagikan jenis makanan yang membakar lemak dan perlu Anda masukkan ke dalam diet Anda jika ingin mengurangi lemak dalam tubuh. Tentu, banyak keuntungan dari mengonsumsi makanan sehat dibandingkan mengurangi berat badan maupun membakar lemak – tetapi jika ini tujuan Anda, berikut adalah cara untuk melakukannya dengan aman dan tahan lama.


1. Kopi

Meski bukan termasuk kategori makanan, penggemar kopi akan senang mendengar bahwa pilihan minuman kafein mereka, yang juga terbukti meningkatkan mood serta meningkatkan performa fisik dan mental Anda, juga membawa manfaat lain: kopi dapat membantu Anda membakar lemak.

Riset menunjukkan bahwa kafein dapat membantu peningkatan sistem metabolisme Anda sebanyak 3 hingga 13 persen, tergantung pada setiap individu dan jumlah konsumsi kopi Anda. Sebuah studi juga menemukan bahwa orang dewasa yang mengonsumsi 100 miligram kafein setiap dua jam dalam durasi 12 jam, membakar 150 kalori lebih banyak.


2. Yoghurt greek tinggi lemak

Jenis yoghurt ini memiliki kandungan protein dua kali lebih banyak dibandingkan yoghurt lain. Riset menunjukkan bahwa produk susu yang kaya protein dapat mendorong pengurangan lemak karena kandungannya membutuhkan waktu lebih dalam untuk dicerna dan membuat Anda kenyang lebih lama. Anda juga membakar lebih banyak kalori dengan mencerna protein dibandingkan karbohidrat.


3. Cuka apel

Cuka apel dikenal dengan berbagai manfaat kesehatan, termasuk mengurangi nafsu makan dan mengurangi kadar gula darah. Selain itu, cuka apel mengandung asam asetat yang terbukti meningkatkan pembakaran lemak serta mengurangi penimbunan lemak pada hewan.


4. Nanas

Nanas memiliki satu komponen yang dinamakan bromelin, dan berfungsi dengan enzim lain untuk membantu tubuh memecahkan dan mencerna lemak. Selain itu, penelitian menemukan bahwa bromelin dapat mengurangi nafsu makan dan meningkatkan pembuangan lemak.


5. Kunyit

Kunyit dapat mengurangi peradangan dalam tubuh. Hal ini termasuk sel lemak yang dapat mengalami peradangan. Selain itu, kunyit juga mengandung senyawa aktif yaitu curcumin dan riset menunjukkan jika Anda mengonsumsi curcumin, Anda akan menambah berat badan lebih sedikit dan mengurangi persentase lemak tubuh.



6. Minyak kelapa

Lemak kerap dianggap jahat, tetapi melakukan diet dengan konsumsi banyak lemak alami dapat mendorong pengurangan berat badan, serta memiliki banyak manfaat kesehatan. Jika Anda mengonsumsi makanan yang kaya akan lemak alami, bebas gula, dan karbohidrat tambahan, serta pilihan protein yang cukup, Anda akan merasa kenyang lebih lama dan membantu menjaga gula darah – termasuk produksi insulin.

Tubuh kita dapat lebih mudah untuk membakar lemak tanpa membuat tubuh merasa lapar. Minyak kelapa adalah makanan yang mendorong metabolisme alami, dengan kandungan lemak jenuh yang dinamakan medium chain saturated fat sehingga ketika dikonsumsi, tubuh akan mencernanya dengan mudah dan cepat, menambah energi, serta meningkatkan metabolisme Anda.


7. Alpukat

Buah satu ini mengandung kadar lemak jenuh yang tinggi sehingga dapat membantu tubuh melepaskan kadar gula darah yang berlebih. Hal ini yang kemudian berdampak pada proses penghancuran lemak. Riset menunjukkan bahwa makanan yang mengurangi kadar gula darah mendorong tubuh untuk membakar lemak menjadi energi.




8. Buah Beri

Buah beri kaya akan antioksidan dan diketahui dapat membantu pembakaran lemak. Selain itu juga kaya serat dan air. Bluberi menjaga proses pembakaran dan penyimpanan lemak, mengurangi lemak pada perut sedangkan raspberry kaya akan serat yang membantu kerja usus dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama.


9. Telur

Telur memiliki kandungan protein yang tinggi serta rendah kalori, membuat jenis makanan ini pilihan yang tepat untuk membakar lemak. Selain itu, telur juga mengandung asam amino yang dinamakan leucine yang berfungsi untuk membakar lemak dan menjaga massa otot dalam tubuh.




10. Kacang almon

Riset terbaru menunjukkan bahwa dari berbagai manfaat kesehatan yang ada dalam jenis makanan ini, kacang almon juga bagi garis pinggang Anda. Sebuah studi terbaru yang dirilis dalam Journal of the American Heart Association, menunjukkan bahwa mengonsumsi 42 gram kacang almon dibandingkan dengan camilan karbohidrat tinggi dengan jumlah kalori yang sama tidak hanya mengurangi lemak jahat dan kolesterol, tetapi juga mengurangi lemak pada perut dan pinggang.


11. Kacang putih

Kacang putih, seperti kacang cannellini berperan untuk memperlambat proses penyerapan karbohidrat dengan menahan enzim-enzim yang diperlukan untuk proses pencernaan ini. Dengan demikian, Anda tidak akan mengalami kenaikan gula darah yang berlebihan sehingga berdampak pada pengurangan kadar lemak.


12. Cabai

Cabai kerap ditemukan dalam produk pelangsing, karena dapat menstimulasi proses metabolisme dan memiliki efek pembakaran. Anda juga dapat menambahkan bahan satu ini ada kulit Anda dalam bentuk minyak cabai berkualitas. Ini dapat meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi selulit, dan meningkatkan proses pembakaran lemak.


13. Salmon

Ikan salmon merupakan sumber makanan yang kaya akan protein berkualitas sehingga bermanfaat bagi pembakaran lemak karena tubuh perlu bekerja lebih keras dalam mencerna makanan ini. Selain itu, ikan salmon membuat Anda merasa kenyak lebih lama. Lalu, ikan salmon merupakan sumber makanan yang kaya akan asam omega 3, terbukti untuk mengurangi peradangan dan membantu proses pembakaran lemak. Riset menunjukkan bahwa konsumsi suplemen minyak ikan dapat mengurangi lemak perut serta hormon kortisol yang berkaitan dengan penyimpanan lemak.


(Penulis: David Wiener & Rosie Saunder; Alih Bahasa: Vanessa Masli; Disadur dari BAZAAR UK; Foto: Courtesy of BAZAAR UK).