Menjadi Indonesia Lewat Seni

Untuk pertama kalinya Plaza Indonesia menggelar pameran seni.



Ada berbagai cara untuk merayakan dan memaknai kemerdekaan, seperti yang dilakukan Plaza Indonesia yang menggelar Fine Art Exhibition: Menjadi Indonesia. Tema yang bisa merefleksikan pandangan kita sebagai bangsa Indonesia, sekaligus menggugah perasaan nasionalisme kita. Berlangsung di Function Hall, Plaza Indonesia Level 2, pameran ini akan berlangsung hingga 27 Agustus mendatang.

Sebanyak 45 seniman dari Jakarta, Yogyakarta, dan Bali, mengikutsertakan karya seni mereka yang memiliki pandangan tentang Indonesia dan kehidupan berbangsa. Uniknya pameran ini juga menghadirkan seniman lintas generasi.


Holobis Kuntul Baris, 2017, Djoko Pekik



Konflik di Era Peradaban, Anti Kekerasan, 2017, Heri Dono


Lukisan Djoko Pekik yang bertajuk Holobis Kuntul Baris akan menyambut para pengunjung yang memasuki area pameran. Selain itu ada pula nama Heri Dono, Nasirun, Eddo Pillu, Lugas Syllabus, Indra Doddi, Putu Sutawijaya, Noor Ibrahim, dan masih banyak lagi. Totalnya 68 karya seni yang telah dikurasi oleh Suwarno Wisetrotomo sebagai kurator.


Kerja...Kerja...Kerja, 2017, Nasirun


]

Perenungan, 2016, Putu Sutawijaya


Green Note, 2016, Indra Dodi


Selain pameran, Fine Art Exhibition: Menjadi Indonesia juga memiliki beberapa sub-program yang tak kalah istimewanya. Seperti Meditation in the Art Space bersama Suhaila Nordin, founder dari Niat Living Bali. Lalu ada juga Art Talk bersama dengan Charmie Hamami selaku Christie's Deputy Chairman South East Asia, Esti Nurjadin dari D Gallerie, dan Suwarno Wisetrotomo sebagai art curator.


(Foto: Daniar Cikita)