Sejumlah Mitos Tentang Percintaan yang Paling Ditakuti

Mana yang Anda percayai?



Ada-ada saja fakta miring seputar percintaan. Entah darimana asalnya, yang jelas semuanya pasti merupakan hasil dari pemikiran berlebihan manusia itu sendiri. Dan kebanyakan dari mitos seputar asmara datangnya dari dunia belahan Timur.

Salah satunya, negeri sendiri. Pasti dalam hidup setidaknya sekali Anda pernah mengalami ditegur seorang senior dalam keluarga karena duduk menghalangi pintu. Konon katanya, jodoh Anda akan terhambat dan tidak akan pernah datang dalam hidup.

Rasanya sedikit geli. Jika saja hubungan dan takdir jodoh dapat disederhanakan seperti itu. Tetapi kembali lagi. Apa yang Anda percayai, sembilan puluh sembilan persen dapat menjadi kenyataan.

Lucu, memang. Tetapi itulah kekuatan pikiran seorang manusia. Jadi berhati-hatilah dalam soal berpikir akan perspektif hidup. Karena tidak menutup kemungkinan, ujungnya akan menjadi kenyataan.

Ingin menjadi seseorang yang berkarakter positif atau negatif? Keputusan ada di tangan sendiri.

Seperti itu juga sederhananya dalam soal percintaan. Bazaar harap para pembaca kali ini cukup dewasa untuk menyikapi segala hal miring yang beredar mengenai sebuah hubungan.

Karena, di dunia nyata untuk mempertahankan sebuah hubungan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Untuk mendapatkan seorang jodoh, tidak sesederhana dengan cara hanya tidak menghalangi akses pintu.

Dibutuhkan dua sosok dewasa yang membuat berhasilnya sebuah hubungan asmara. Jika salah langkah. Atau, kita imajinasikan salah satu yang terburuk. Anda menjalin hubungan dengan seseorang yang sudah berumur cukup matang. Namun, sosoknya sama sekali tidak dewasa.

Tentunya Anda akan lelah sendiri. Serta, pada akhirnya lebih baik single bukan? Berikut hanya sekadar bacaan hiburan bagi Anda seputar mitos salah seputar hubungan asmara.

Semoga Anda bukan salah satu yang memercayainya. Atau, jika benar pun. Setelah ini, mungkin saatnya Anda berpikir dengan lebih menggunakan logika.


1. Jodoh hanya terdiri satu orang



Terlalu banyak diracuni kisah dongeng sewaktu kecil, menjadikan sebagian besar dari kita masih berpikir seorang puteri hanya ditakdirkan untuk seorang pangeran. Vice versa. Saat dewasa kita pun tersentak dengan kenyataan. Bahwa jodoh itu pilihan. Tidak terbukti yang namanya jodoh hanya terdiri dari satu orang. Karena hidup terus bergulir.

Dan, Anda tidak akan pernah tahu siapa yang akan dijumpai ke depannya. Untuk itu, dibutuhkan sebuah komitmen dan kesetiaan dalam sebuah hubungan. Ketika Anda sudah menjatuhkan pilihan ke seseorang. Tetaplah setia. Jangan mencari alasan berpindah hati, saat Anda menemukan orang yang lebih daripadanya kelak.


2. Sering menyebut kata putus, maka akan segera terkabul



Ucapan adalah doa. Jangan bermain api. Walaupun tidak terbukti secara logika. Mitos yang satu ini nyatanya sering menjadi kenyataan. Seberat apapun permasalahan yang sedang Anda alami dengan pasangan, biasakan untuk tidak menyebut kata putus dengan gampangnya.

Kebiasaan buruk ini juga menandakan Anda sebagai pribadi yang belum cukup dewasa untuk menjalin sebuah hubungan. Jika tidak ingin berubah. Mungkin dalam waktu dekat Anda segera diputuskan oleh pasangan. Ouch!


3. Menghadiahi parfum kepada pasangan akan mengakibatkan putusnya hubungan



Berikut ini juga merupakan salah satu mitos terklise seputar hubungan. Mungkin segalanya berawal dari candaan ringan seseorang karena keberatan budget harus menghadiahi parfum mewah kepada pasangan.

Entah. Jelasnya ini tidak masuk akal sama sekali. Menghadiahi parfum kepada pasangan akan membuatnya semakin harum dan Anda pun semakin betah berada di dekatnya. Bukan malah putus. Hati-hati dengan yang Anda percayai.


4. Memakai baju hitam di hari Valentine berpengaruh kepada retaknya hubungan



Kalau benar seperti ini aturannya, para pria dijamin protes. Menggelitik harus melihat mereka memakai warna merah muda saat hari Valentine tiba. Dimana isi lemari pakaian kebanyakan pria terdiri dari warna netral.

Poor guys. Jadilah pribadi yang fleksibel dan dewasa. Jangan pernah memprotes pasangan yang mengenakan atasan berwarna hitam saat hari Valentine atau waktu perayaan apapun. Jika Anda benar menyayangi pasangan Anda. Terima dia apa adanya. Cinta itu sederhana.


5. Duduk di depan pintu menyebabkan berat jodoh



Lebih tepatnya, mengakibatkan orang lain jadi kesusahan masuk ke ruangan. Mitos yang sempat Bazaar bahas sebelumnya ini tersebar di kalangan warga Asia. Akses masuk ke pintu dihubungkan dengan terhalangnya datangnya jodoh ke kehidupan Anda.

Hingga saat ini, mitos ini masih dipercayai sebagai besar kalangan . Di jaman modern seperti ini, tampaknya tetap saja resiko kehilangan jodoh menjadi bahan pertimbangan utama. Walaupun nyatanya, tidak ada fakta yang membuktikan.


6. Ketidak cocokan karakter rasi bintang



Belum pendekatan sudah mundur terlebih dahulu. Setelah diselediki, ternyata kata astrologi karakter zodiak Anda dan calon pasangan tidak sejalan. Konyol. Kembali lagi, cinta perlu usaha.

Tidak ada seorang pun di dunia ini yang terlahir dengan kecocokan seratus persen penuh. Jika Anda pernah menjadi korban mitos yang satu ini. Bersyukurlan. Karena calon pasangan tersebut sama sekali belum dewasa. Beruntung di Anda, karena belum sampai tahap menjalin hubungan.



7. Tidak menghabiskan makanan, maka akan mendapatkan pasangan dengan wajah tidak mulus



Bisa jadi mitos berikut ini berawal dari kekesalan seseorang terhadap kawan yang memiliki kebiasaan buruk tidak pernah menghabiskan makanan. Sampai akhirnya tercetuslah sebuah ide usil kreatif untuk menegurnya dengan bercanda sekaligus sedikit menakuti.

Yang jelas, sebagian besar orang memilih untuk menghabiskan semua makanannya demi mendapatkan pasangan yang berparas menawan. Daripada nantinya mendapatkan pasangan dengan kulit berjerawat. Sungguh, tidak masuk akal.

Katanya cinta tidak memandang rupa?

Just for fun.


(Foto: Courtesy of Instagram @couple, @couplegoals, @_x.editxx_, @andyheart, @viamarit, @eatoutguide)