Aksi Peduli Lingkungan Breitling Surfers Squad di Bali

Ocean Conservancy, mitra Breitling sejak tahun lalu, turut hadir pada hari spesial ini.



Tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini, sampah plastik adalah penyebab nomor satu dari pencemaran laut dan menurunnya angka satwa liar yang hidup di dalam air.




Untuk menaruh atensi lebih dalam lagi pada isu tersebut, Breitling pun berinisiatif mengajak tiga anggota Surfers Squad miliknya yang terdiri dari Kelly Slater, Stephanie Gilmore, dan Sally Fitzgibbons dan juga mitra lamanya, Ocean Conservancy, untuk mengadakan agenda beach clean-up.




Kali ini, Pantai Mertasari yang terletak di daerah Sanur, Denpasar tersebut dipilih menjadi pantai untuk dibersihkan. Konon katanya, pantai ini sudah sering menjadi lokasi aksi clean-up di Bali, baik oleh komunitas lokal, pemerintah, hingga perusahaan sekalipun. Namun, nyatanya sampah tersebut tak kunjung habis.




Selaku peselancar yang sudah memiliki reputasi mendunia, Kelly Slater tentu memiliki suara yang pasti didengar oleh banyak orang. “Saya percaya bahwa saya berbicara atas nama seluruh anggota Surfers Squad, saya selalu mengatakan bahwa pada dasarnya, pantai adalah kantor kami. Apa yang kita lihat di sini, dan juga lautan di seluruh dunia merupakan hal yang mengejutkan. Saya ingin berterima kasih kepada Breitling dan Ocean Conservancy untuk perjuangan mereka dalam melawan polusi plastik. Semua orang dapat berkontribusi untuk menjadikan lingkungan sekitar kita lebih baik. Hal ini dianjurkan untuk diri kita sendiri, dan juga untuk generasi masa depan,” ucapnya dengan serius.




Diramaikan oleh 100 orang tamu dari Breitling, dan ratusan relawan lainnya, hanya dalam waktu 30 menit, aktivitas bersih-bersih ini berhasil mengangkut sampah plastik sebanyak 532,94 kg.

Setelah seluruh hasil pemungutan sampah dikumpulkan, ternyata puntung rokok berada di puncak penyumbang sampah di pantai.



Tidak berhenti di sini, agenda beach clean-up ini adalah bagian dari acara peluncuran jam tangan Superocean Heritage Ocean Conservancy Limited Edition



Diproduksi dalam jumlah terbatas, jam tangan ini juga menandakan jalinan kemitraan produsen jam tangan mewah asal Swiss tersebut dengan Ocean Conservancy. Resmi menjadi partner di tahun lalu, Breitling dan Ocean Conservancy selalu menjaga komitmen mereka, yaitu menjaga laut tetap sehat dan pantai selalu bersih; dan program beach clean-up adalah salah satu caranya.



Sebagai atribut terhadap isu yang berdampak besar pada bumi ini, Breitling juga mulai menggunakan plastik daur ulang untuk beberapa tali arlojinya, dan berjanji mulai awal tahun 2020 akan menggunakan bahan daur ulang sebagai tempat jam tangan.



Meski dampaknya mungkin tidak signifikan, namun masih merupakan upaya yang berharga.


(Foto: Courtesy of Breitling, Instagram)