Byredo Resmi Hadir di Jakarta Lewat Butik Perdana di Plaza Indonesia

Butik yang menyatukan wewangian, arsitektur, dan sensibilitas khas Skandinavia.

Foto: Courtesy of Byredo, Layout oleh Alyanda Khalesha


Byredo dikenal sebagai rumah wewangian dengan pendekatan kontemporer yang bersih dan intelektual. Meski kerap diasosiasikan dengan sensibilitas Prancis, Byredo sejatinya lahir di Stockholm pada 2006 melalui visi Ben Gorham.Berangkat dari latar belakang seni dan ketertarikan pada dunia visual, musik, serta estetika kontemporer, Ben membangun Byredo sebagai rumah wewangian dengan pendekatan yang berbeda.

Foto: Courtesy of Byredo

BACA JUGA: Byredo dan Ikea Akan Mengeluarkan Koleksi Lilin Aromaterapi Terbaru

Setiap aroma diposisikan sebagai narasi, bukan hanya komposisi bahan namun lewat karakter yang bersih, modern, dan intelektual lengkap dengan kedalaman emosional yang terasa subtil. Estetika Skandinavia yang menenangkan dan fungsional membentuk identitas visual Byredo sementara pendekatan storytelling yang kuat membuatnya relevan secara global. Dari parfum, brand ini berkembang ke body care, home fragrance, hingga lifestyle objects tanpa pernah meninggalkan DNA utamanya, yakni menjadikan wewangian sebagai bahasa personal, pengalaman sensorik, dan refleksi identitas modern yang intim, puitis, dan berkelas.

Foto: Courtesy of Byredo

Kini, Byredo membuka bab pertamanya di Indonesia melalui butik perdananya di Plaza Indonesia, yang akan buka pada tanggal 13 Februari ini. Berada di pusat Jakarta, ruang ini dirancang sebagai eksplorasi material, proporsi, dan cahaya. Fasad batu monumental yang dipadukan dengan kaca transparan membentuk batas yang tegas sekaligus terbuka, menghubungkan dinamika kota dengan interior yang lebih tenang dan terkurasi. Eau de Parfum menjadi pusat ruang, diikuti body care, dan hand collection untuk ritual sehari-hari, tak ketinggalan home candles turut membangun suasana serta eksplorasi area gifting.

Foto: Courtesy of Byredo

Presentasi parfum berpusat pada sebuah pulau granit yang bersifat arsitektural. Elemen ini memberi ritme pada interior dan menghadirkan aroma sebagai objek visual yang sejajar dengan material. Area lounge menawarkan suasana yang lebih intim lewat bingkai panel kayu berlapis lacquer warna burgundy. Sebuah wastafel granit khusus untuk hand collection menjadi arena untuk menjelajah ritual melalui elemen dasar, yaitu batu, air, dan sentuhan. Karpet anyaman dari Kasthall, brand asal Swedia menambahkan tekstur lembut yang menyempurnakan kenyamanan ruang.

Foto: Courtesy of Byredo

Untuk iklim tropis, Byredo menghadirkan lima aroma ikonik yang dikenal ringan dan mudah dikenakan. Blanche hadir dengan karakter soft dan clean. Bal d’Afrique memadukan citrus dan vetiver dengan keseimbangan yang hangat dan segar. Gypsy Water menawarkan nuansa woody aromatic yang ringan. Mojave Ghost terasa musky, transparan, dan modern. Sementara Rose of No Man’s Land menampilkan semilir aroma mawar yang tenang dan manis yang tidak terlalu berlebihan.

Dengan lantai terrazzo, palet krem dan putih yang netral, serta aksen burgundy yang berpadu sempurna, butik ini memosisikan diri sebagai ruang yang minimal namun sensorial. Pencahayaan tersembunyi menegaskan struktur dan skala sekaligus memperhalus transisi antar area. Plaza Indonesia kini menjadi rumah pertama Byredo di Indonesia, sebuah ruang untuk Anda menempatkan wewangian, material, dan arsitektur dalam dialog yang seimbang dan fungsional.

Created by Harper's Bazaar Indonesia for Byredo

BACA JUGA:

12 Parfum Wanita yang Meninggalkan Jejak dengan Aroma Tahan Lama

Pernah Dengar Tentang Manfaat Parfum Rambut?

(Edited by JM)