Ini Dia Tren di Dunia Kuliner Paling Populer di Tahun 2019

Dirangkum dari industri kuliner dalam negeri sendiri.



Apa yang menjadi momen teristimewa Anda di tahun 2019? Tanpa terasa sebentar lagi kita akan memasuki tahun yang baru. Semangat serta antusiasme baru mulai meliputi diri, di mana resolusi baru mulai kembali disusun. Rekap akan apa yang terjadi di tahun sebelumnya pun menjadi momen yang berkesan.

Dari industri gaya hidup, lebih spesifik lagi dunia kuliner, tren yang melanda di tahun 2019 pun amat berkesan. Sebagian besar kalangan lebih menyadari akan gaya hidup sehat yang menjadi fokus utama. Selain itu, kepraktisan menjadi hal utama yang turut membawa pengaruh signifikan di industri kuliner. Segala transaksi sudah berbasis aplikasi, tanpa menggunakan uang tunai.

Belum lagi, kelebihan yang didapatkan dengan cashback dan bonus hidangan yang dihadirkan oleh sejumlah aplikasi kategori kuliner.

Merangkum tren di tahun 2019 yang membawa perubahan industri kuliner untuk menjadi selangkah lebih maju, simak bahasan Bazaar berikut ini.


1. Cashless


Cashless! Meminimalkan penggunaan uang tunai saat bertransaksi di kafe dan restoran membawa keuntungan tersendiri. Ragam aplikasi yang memudahkan pembayaran ini, di mana kita hanya bermodalkan smartphone terkini menjadi tren tersendiri dalam industri gaya hidup, terutama di tahun 2019. Semakin hari, aplikasi uang elektronik ini semakin beragam, seolah berlomba menawarkan keuntungan terbaik bagi para penggunanya. Tren ini juga melanda industri kuliner di tahun 2019 dan diprediksi akan terus berlanjut hingga tahun 2020 juga beberapa tahun setelahnya.


2. Aplikasi menguntungkan


Masih berbasis inovasi teknologi. Selain aplikasi uang elektronik, yang memudahkan transaksi ketika mengunjungi sebuah kafe dan restoran, turut hadir pula ragam aplikasi kuliner dengan konsep menarik lainnya. Beli satu, dapat satu! Belum lagi diskon dan potongan harga yang ditawarkan. Sesi makan bersama pasangan, sahabat, maupun keluarga pun terasa lebih ringan dan menguntungkan! Untuk itu sepiring hidangan penutup tambahan atau sebotol anggur merah berumur tua dapat dipesan di sesi akhir acara makan, tanpa perlu merasa terbebani.


3. Konsep makanan organik


Tahun 2019 juga menjadi masanya di mana gaya hidup sehat mulai diterapkan oleh semakin banyak kalangan. Kesadaran ini juga diikuti dengan pola makan sehat. Untuk itu, pilihan kuliner pun semakin memperhatikan konsep kuliner organik. Bahkan, beberapa di antaranya hanya menawarkan hidangan berbahan dasar sayuran tanpa daging sama sekali untuk memulai hidup sehat. Tren gaya hidup sehat ini terasa semakin besar pengaruhnya terhadap perkembangan industri kuliner dalam negeri. Terutama di tahun 2019.


4. Boba all the way!


Semakin ramainya label minuman berjenis boba di dalam industri kuliner dalam negeri juga menjadi tren di tahun 2019. Bahkan, beberapa label ini mengakibatkan antrean panjang saat hari pertama dibuka untuk publik! Berbagai konsep unik pun diusung oleh para pemain dalam industri kuliner dalam negeri. Ada yang terinspirasi dari permen masa kecil, ada pula yang mengusung minuman berwarna dan tokoh karikatur yang menggemaskan di setiap kemasan gelas minuman boba.


5. Kopi lokal terus bermunculan


Tidak kalah meramaikan tren industri kuliner di dalam negeri sendiri. Selain merk minuman boba, sejumlah label kopi lokal juga tidak berhenti bermunculan. Seperti yang selama ini dikenal dunia, biji kopi asal berbagai daerah di Indonesia memang memiliki kualitas premium. Para pebisnis kuliner ini pun tidak mengabaikan potensi ini begitu saja. Tidak kalah bersaing dengan sejumlah merk kopi franchise dari luar negeri. Tahun 2019 kedatangan sejumlah pemain baru dalam kategori kopi berkualitas.


7. Kemasan daur ulang


Kabar positif terus bermunculan di industri kuliner dalam negeri. Selain makanan sehat yang menjadi tren dan pilihan sebagian besar penikmat kuliner, ternyata perhatian pun juga diberikan terhadap lingkungan. Beberapa kafe dan restoran menyuguhkan hidangan dan minuman mereka dalam kemasan daur ulang yang ramah lingkungan. Hal ini meminimalkan sampah yang akan terbuang percuma. Sempat viral diberitakan, ada pula beberapa kedai kopi lokal yang membagikan kopi gratis dengan cara ditukar dengan sampah plastik.




(Foto: Courtesy of Instagram @ovo_id, @zomatogold, @kokumi_id, @saladstopid, @fore.coffee, @noplastic_day)