Cara Mengetahui Jenis Kulit Wajah yang Ternyata Bisa Saja Berubah!

Kulit wajah bisa berubah dari waktu ke waktu, tidak akan hanya terjebak dalam satu kondisi.

Courtesy of dolgachov@123RF.com


Siapa dari Anda yang masih kesulitan atau bahkan tidak mengetahui jenis kulit wajah sendiri? Jika ya, hal tersebut dapat sangat merugikan waktu Anda saat memilihnya di toko dan juga kesehatan kulit. Semuanya akan lebih mudah apa bila Anda telah mengetahui apa yang diinginkan. Anda juga pastinya akan kecewa jika pada akhirnya produk yang telah menghabiskan waktu Anda saat memilih itu, tidak cocok untuk digunakan dan menimbulkan masalah kulit wajah seperti kering, kemerahan, terbakar, atau yang lainnya.

Baca juga: Ini Manfaat Cokelat untuk Kecantikan Kulit dan Juga Rambut

Maka dari itu, mengetahui jenis kulit wajah Anda merupakan langkah utama saat memasuki dunia skincare, jangan menganggapnya remeh. Untuk mempelajarinya lebih dalam tentang jenis kulit, mari simak penjelasan Bazaar dari yang paling umum terlebih dahulu.

APA SAJA JENIS KULIT WAJAH?

Secara umum, walaupun banyak sekali jenis kulit yang ada di dunia ini, jenis kulit dapat dikatergorikan menjadi 5, menurut Dr. Leslie Baumann, seorang ahli demarlogi dan penulis buku The Skin Type Solution.

1. Dry skin

Jika Anda miliki kulit wajah kering, Anda memiliki jenis kulit yang mengandung paling sedikit minyak dibandingkan yang lainnya. Skin barrier pada kuling kering cenderung lebih tipis, dan lebih gampang untuk rusak yang pada akhirnya membuat kulit menjadi flaky. Dan ternyata tidak hanya kulit minyakan yang bisa terlihat kusam loh! Karena kulit kering memiliki peluang lebih banyak untuk mengalami kondisi flaky, yang artinya kulit mati yang mengelupas, ini akan menyebabkan hilangnya cahaya alami pada kulit dan tampak kusam.

2. Oily skin

Jenis kulit minyakan, cenderung memiliki tampilan wajah dengan pori-pori yang besar, komedo, dan jerawat, yang disebabkan oleh produksi minyak pada kulit. Dan kondisi kulit ini akan terlihat di seluruh bagian wajah Anda tidak hanya di satu area yang spesifik. Orang dengan kulit berminyak mungkin juga “sulit menemukan tabir surya yang tidak terasa lengket dan berat,” kata Leslie.

3. Combination skin

Minyakan di satu area spesifik? Mungkin inilah jenis kulit Anda. Menurut Felicia Lee, produser dan penulis dari Beauty Whitin (sebuah platform kecantikan), ia mengatakan bahwa ada 3 kombinasi kulit, "kombinasi kulit kering, kombinasi kulit minyakan, dan kombinasi kulit sensitif," ucapnya. Jika Anda merasa T-zone Anda lebih berminyak daripada bagian wajah lainnya, Anda bisa menggunakan produk yang cocok untuk kulit berminyak hanya pada area tersebut. Begitu juga sebaliknya.

4. Sensitive skin

Kulit sensitif sangat sulit untuk diikuti keinginannya, namun jika sudah mendapatkan produk yang nyaman mereka akan tenang seperti bayi yang sedang tidur. Cara kulit sensitif menyerap produk, biasanya lebih cepat, sehingga jika tidak cocok pada prosuk tersebut, wajah akan langsung bereaksi. Jenis kulit ini sangat berpengaruh dengan faktor internal, walaupun eksternal juga bisa mempengaruhi, seperti suhu lingkungan, bahan dalam produk kecantikan, dan juga sinar matahari. Ada beberapa orang dengan kondisi kulit ini, memiliki alergi melalui pemaparan sinar matahari yang terlalu lama.

5. Normal skin

Berbahagialah jika Anda memiliki kulit normal, karena semua orang menginginkannya. Memang kulit normal juga akan mengalami momen di mana kulitnya akan kering atau minyakan, namun semua itu tidak menjadi masalah. Kulit normal akan sangat gampang dalam membawa kondisi kulit menjadi stabil seperti semula kembali.

Courtesy of Bazaar US

APA YANG DAPAT MEMPENGARUHI KONDISI KULIT WAJAH?

Kondisi kulit wajah secara tidak disadari akan berubah dari waktu ke waktu. Dan itu semua dapat disebabkan oleh beberapa faktor internal ataupun eksternal yang berganti secara alami. Itulah yang menyebabkan banyak sekali produk perawatan wajah di luar sana, dan tidak satu produk cocok untuk semua jenis kulit (walaupun misalnya sama-sama berminyak), jadi jangan heran. Ketahuilah dan antisipasi saat Anda mengalami:

  • Perubahan suhu lingkungan

Hidup dan tinggal di Indonesia, membiasakan kulit wajah Anda dengan udara yang panas, sehingga kulit cenderung akan berminyak saat berpergian di luar. Namun, saat Anda tiba-tiba berencana untuk berlibur ke tempat yang lebih dingin (perubahan suhu), Anda juga harus memikirkan perubahan perawatan kulit agar tetap stabil.

  • Status kulit

Semua orang memiliki status kulit yang berbeda dan bisa berganti. Seperti kondisi skin barrier, produksi minyak, air, dan lainnya, itu semua dapat berubah walaupun tidak diberi perawatan sekalipun.

  • Konsumsi obat-obatan

Terkadang mengkonsumsi makanan yang salah saja sudah bisa membuat kondisi kulit, apalagi mengkonsumsi obat-obatan. Harus lebih berhati-hati dengan apa yang Anda konsumsi, jika tidak yakin sebaiknya pergilah ke dokter kulit.

  • Paparan polusi debu

Polusi dan debu tidak hanya membuat kulit kotor, "mereka juga dapat membuat kulit menjadi kering, flaky, sensitif, dan bahkan iritasi," kata seorang ahli dermatologi dan direktur medis Berkowits Hair and Skin Clinic, Dr. Anupriya Goel.

  • Perubahan hormonal

Seluruh wanita di dunia pasti pernah mengalami kondisi perubahan yang sebabkan oleh hormon karena menstruasi. Biasanya, 1-2 minggu sebelum menstruasi, ada yang mulai merasakan timbulnya jerawat kecil seperti bruntusan atau jerawat-jerawat merah. Tetapi yang dimaksud hormonal di sini tidak hanya menstruasi, bisa saja saat Anda menggunakan obat hormon atau diet.

  • Tambah usia

Saat usia bertambah, mulai dari umur 25 tahun, produksi minyak dan kolagen pada tubuh akan semakin menurun. Sehingga membuat kulit menjadi tidak kenyal dan elastis seperti dulu lagi. Oleh karena itu, Anda akan mulai melihat garis-garis halus pada kulit wajah.

BAGAIMANA CARA MENGETAHUI JENIS KULIT WAJAH?

Untuk mengetahui jenis kulit wajah Anda, ada beberapa cara yang dapat dilakukan secara pribadi tanpa harus pergi ke dokter:

Menggunakan kertas minyak dan tape test

Cobalah cuci wajah Anda lalu diamkan selama 1-2 jam tanpa menggunakan produk apapun. Setelah mendiamkannya selama waktu tersebut, ambil kertas minyak dan tempelkan paling sedikit 5 helai pada T-zone, pipi, dan juga dagu.

Hasilnya, jika kertas minyak sebagian besar terlihat basah, maka Anda miliki kulit berminyak. Kalau hanya di area T-zone, yang terlihat basah dan lainnya tidak, maka kemungkinan Anda miliki kulit kombinasi. Dan bila kertas minyak masih terlihat kering dan tidak begitu banyak bagian yang basah, maka Anda miliki kulit kering. Untuk kulit sensitif, sama dengan kulit kering, namun wajah Anda akan mulai terlihat merah dan gatal saat didiamkan selama 1-2 jam. Terakhir, jika kertas minyak Anda menempel sebentar di wajah lalu jatuh, maka Anda miliki kulit normal.

Sedangkan untuk tape test, ini berlaku jika Anda sedang tidak memiliki kertas minyak di rumah Anda. Setelah mencuci wajah, langsung tempelkan pada 5 area wajah yang sama.

Hasilnya, jika tape atau selotip menempel dan terlepas dengan mudah, maka Anda miliki kulit normal. Pada sisi lain, pemilik kulit berminyak akan sedikit sulit saat menempelkan atau tidak berdiam di satu area wajah. Dan jika saat mencabut selotip tersebut ada serpihan kulit yang ikut pada selotip, maka Anda miliki kulit kering atau sensitif. Kulit kombinasi akan mendapatkan kedua hasil dari berminyak dan kering.

Melihat dan mencubit

Hanya dengan melihat, sebenarnya Anda sudah bisa mendeteksi jenis kulit Anda. Lihatlah di depan kaca, dan benar-benar amati. Jika pori-pori pada wajah Anda sangat terlihat, dan saat dicubit mengeluarkan banyak minyak, maka sepertinya Anda miliki wajah minyakan. Namun, jika Anda berkaca dan tidak melihat ada kilau, pori-pori besar, dan saat dicubit kulit seakan seperti kerutan, maka Anda miliki kulit kering.

Melihat kondisi kulit seharian

Cara ini adalah yang paling sering dilakukan dan diamati oleh sebagian besar orang. Tampilan dan hasilnya akan mirip dengan menggunakan kertas minyak dan tape test, tetapi dilakukan lebih lama, terkena polusi, dan paparan sinar matahari. Jika saat terpapar sinar matahari kulit cepat kemerahan, maka Anda mempunyai kulit sensitif. Untuk kulit kering, saat terkena polusi dan debu akan terlihat kering, dan sebaliknya untuk kulit berminyak akan terlihat sangat berkilau. Kulit kombinasi akan terlihat kering dan berminyak pada area yang berbeda. Dan kulit normal akan dengan mudah berminyak dan kering hanya dengan mengelap wajah dengan tisu.

Baca juga:

Tak Hanya untuk Mengatasi Jerawat, Ini yang Perlu Anda Ketahui Tentang Salicylic Acid

Tahukah Anda Cara Efektif Menghilangkan Komedo di Dagu?

(Penulis: Gracia Sharon, Foto: Courtesy of dolgachov@123RF.com, Bazaar US)