10 Flea Market Terbesar Eropa buat Pencinta Benda Antik

Pastikan isi dompet penuh karena flea market di Eropa berikut pasti membangkitkan hasrat berbelanja.



1. Braderie de Lille Flea Market, Prancis

Lille, pertama mari menuju kota cantik di Prancis ini. Berjarak tempuh satu jam dari kota Paris, Lille kerap menjadi tempat diselenggarakannya berbagai acara bertema kreatif. Termasuk di antaranya Braderie de Lille flea market.

Merupakan salah satu pasar lokal terbesar di Prancis, mengunjunginya Anda pasti akan menjinjing pulang 'harta karun.'Flea market ini melibatkan puluhan ribu kios yang menjual koleksi seni hingga dekorasi. Braiderie de Lille biasa diselenggarakan setiap akhir minggu, mulai dari jam 8 pagi hingga 6 sore.


2. Arezzo Flea Market, Italia

(Foto: Yulia Grogoryeva©123RF.com)

Memiliki jumlah penjual dan kios lebih sedikit dibandingkan flea market sebelumnya, bukan berarti Arezzo Flea Market kalah saing. Diselenggarakan setiap bulannya sejak tahun 1968, flea market ini merupakan event yang selalu dinantikan warga lokal maupun para turis.

Nikmati skenario indah serta nuansa historikal kawasan Piazza San Francesco sembari berbelanja koleksi barang antik. Seperti pasar lokal pada umumnya, Arezzo flea market juga jatuh pada hari Sabtu hingga Minggu.

3. Porta Portese, Roma

Mengingat kekayaan sejarah yang dimiliki kota Roma, tidak mengejutkan apabila kota ini memiliki begitu banyak ragam pilihan kerajinan tangan lokal. Mulai dari dress bergaya vintage, kamera tua hingga buku-buku antik lengkap tersedia di Porta Portese flea market.

Merupakan salah satu flea market terbesar di Eropa, Bazaar tidak menjamin Anda tidak tersesat saat berkunjung. Jangan panik terlebih dahulu. Untuk tersesat di antara kerumunan kios unik di sebuah kota cantik tentunya memberikan sensasi berlibur tidak terlupakan. Nantinya jalan pulang pasti akan ditemukan juga. Seperti kata pepatah, ada banyak jalan menuju Roma.


4. Encants de Barcelona, Spanyol

Telah berumur lebih dari 750 tahun, Encants de Barcelona merupakan salah satu flea market yang sarat akan nilai sejarah. Bukan sekadar berjualan, pasar lokal ini bahkan memiliki beberapa aktivitas lelang untuk koleksi seni antik.

Ini menjadikan Encants de Barcelona menjadi satu-satunya flea market di dunia yang menghadirkan kegiatan lelang. Diselenggarakan setiap Senin, Rabu dan Jumat, flea market ini kebanjiran lebih dari 100 ribu peserta setiap minggunya.



5. Rastro Flea Market, Spanyol

Masih bertempat di Spanyol. Tepatnya di sepanjang jalan Plaza de Cascorro dan Ribera de Curtidores, pasar lokal El Rastro de Madrid menjadi rekomendasi Bazaar selanjutnya. Diadakan setiap hari Minggu dan hari libur nasional, flea market ini selalu menjadi tujuan utama para turis.

Jangan lupa kenakan coat terbaik Anda saat mengelilingi flea market yang satu ini. Jangan sampai jatuh sakit karena udara dingin kota Madrid. Karena Bazaar yakin keunikan koleksi barang yang dijual di El Rastro de Madrid akan membuat Anda betah berlama-lama di kawasan berbelanjaoutdoor ini.


6. Portobello Road Flea Market, London

Miniatur Big Ben, kamera polaroid antik hingga boneka beruang Paddington menggemaskan akan Anda temukan di Portobello Road flea market, London. Lebih dari ribuan kios akan memuaskan hasrat berbelanja Anda.

Digelar regular di area Notting Hill, flea market ini diadakan setiap hari Sabtu. Bagi Anda yang sudah memiliki janji lainnya di hari tersebut, jangan berkecil hati terlebih dulu. Di pertengahan minggu pun Anda tetap dapat menemukan kios milik para penduduk lokal ini. Walaupun jumlah dan keragaman produknya tidak sebanyak di akhir minggu.


7. Munich’s Giant Flea Market, Jerman

Kata ‘giant’ yang terselip di antaranya jelas mendeskripsikan betapa besarnya flea market yang satu ini. Kali ini, giliran Munich Giant flea market. Pasar lokal ini merupakan yang terbesar di Jerman.

Diselenggarakan setiap musim semi menjelang, pasar ini dipenuhi dengan kekayaan ragam produk khas lokal. Flea market ini mengumpulkan lebih dari ribuan penjual setiap tahunnya. Yang dijual pun beragam, mulai dari souvenir, furnitur, produk elektronik hingga koleksi fashion.


8. Glasgow Flea Market, Skotlandia

Apabila Anda seorang pecinta seni, jangan lewatkan yang satu ini. Glashow flea market menjadi tujuan kita selanjutnya. Dikenal akan keunikannya menjual sejumlah barang antik berseni, pasar lokal ini sungguh layak dikunjungi.

Mengeksplorasi flea market berikut, Anda pasti membawa pulang sesuatu yang berharga. Jangan lihat harganya, tetapi nilai seni di baliknyalah yang lebih penting. Glasgow flea market jatuh di hari Minggu terakhir pada setiap bulan.



9. Vossenplein Flea Market, Belgia

Lebih dari satu abad, sejak awal Vossenplein flea market diselenggarakan di Brussels, Belgia. Tepatnya di tahun 1873, kemeriahan pasar lokal ini telah menghibur penduduk asli hingga para turis mancanegara.

Pilihan Bazaar tidak hanya dijatuhkan berdasarkan umur. Karena jauh lebih penting dari angka, kualitas koleksi barang yang ada di pasar ini menjadi alasan utamanya. Kekayaan craftmanship para penduduk lokal akan membuat Anda terpukau.


10. Ecseri Flea Market, Budapest, Hungaria

Ecseri Bolhapiac atau lebih dikenal dengan sebutan Ecseri flea market menjadi rekomendasi selanjutnya. Dibandingkan dengan rentetan flea market sebelumnya, destinasi berikut menawarkan harga yang lebih rendah.

Jangan salah kaprah. Harga boleh lebih rendah, kualitas barang jajaan jelas tidak kalah. Merefleksikan kreativitas penduduk lokal Hungaria, sejumlah ‘harta karun’ akan ditemukan. Mulai dari karya lukisan tua, perhiasan antik, kamera hingga mainan anak bernuansa vintage lengkap tersedia.


(Foto: Oleg Znamenskiy©123RF.com; Courtesy of Instagram @audressing, @andre_santoro_photography, @calacoru, @holidu, @codinagemma @hu.my_, @pentravel, @thatcafegirl, @glasgowmarkets, @jgdn)